Target Nol Persen Kemiskinan Ekstrem pada 2026, Banyuwangi Jadi Contoh Sukses

Sabtu, 19 April 2025 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial berfoto bersama dengan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat meninjau program pengentasan kemiskinan. (Foto: Antara)

Menteri Sosial berfoto bersama dengan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat meninjau program pengentasan kemiskinan. (Foto: Antara)

Metrosiar – Pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem di Indonesia turun hingga nol persen pada 2026. Sementara itu, angka kemiskinan nasional diharapkan turun di bawah lima persen pada 2029.

Hal ini disampaikan Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam kunjungan kerjanya di Pendopo Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (18/4).

Menurut Saifullah Yusuf, saat ini tingkat kemiskinan nasional berada di angka 8,57 persen. Tiga provinsi dengan jumlah penduduk miskin tertinggi adalah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Baca juga:  Percepat Pemulihan Pascabencana, BNPB Salurkan Dana Tunggu Hunian Rp8,7 Miliar Lewat Skema Jemput Bola

Untuk mencapai target penurunan tersebut, pemerintah terus menggenjot sejumlah program strategis, termasuk Sekolah Rakyat yang digagas oleh Kementerian Sosial sebagai bentuk pemerataan akses pendidikan.

“Melalui program Sekolah Rakyat, kami berharap bisa berkontribusi besar dalam menekan angka kemiskinan,” ujarnya, dikutip dari Antara.

Saifullah Yusuf juga mengapresiasi upaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang dinilai berhasil menurunkan angka kemiskinan di bawah rata-rata nasional. Program-program pengentasan kemiskinan yang dijalankan dinilai efektif dan patut menjadi contoh.

Baca juga:  Perguruan Pencak Silat Garuda Jisai Resmi Masuk di IPSI Kec Mekar Baru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebutkan pengentasan kemiskinan di daerahnya merupakan hasil kerja bersama.

Seluruh elemen masyarakat terlibat aktif, baik melalui program jangka panjang maupun pendek.

Berdasarkan data ANTARA, tingkat kemiskinan di Banyuwangi menurun dari 7,34 persen pada 2023 menjadi 6,54 persen pada 2024. Adapun angka kemiskinan ekstrem juga turun dari 0,43 persen menjadi 0,29 persen di periode yang sama.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Antara

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!
Minggu Kasih Tigaraksa Bikin Heboh, Kehadiran Polisi Jadi Sorotan
Kartini Belum Usai! Srikandi Banten Siapkan Perayaan Spektakuler Penuh Kejutan
TNI Perketat Keamanan di Wilayah PT Freeport Indonesia Usai Gangguan KKB
Muscab PKB Tiga Daerah: Nama Lama Mendominasi, Siapa yang Akan Terpilih?
Sampah Jadi Uang! Warga RW 12 Kutabumi Siap Jalankan Program Bank Sampah
Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Berita ini 17 kali dibaca
Pemerintah menargetkan penurunan kemiskinan ekstrem menjadi nol persen pada 2026 dan kemiskinan nasional di bawah lima persen pada 2029. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan hal tersebut saat kunjungan kerja ke Banyuwangi, Jawa Timur. Ia mengapresiasi keberhasilan Banyuwangi menurunkan angka kemiskinan melalui program terpadu, termasuk Sekolah Rakyat yang diinisiasi Kementerian Sosial. Angka kemiskinan di Banyuwangi tercatat turun dari 7,34 persen pada 2023 menjadi 6,54 persen pada 2024, sedangkan kemiskinan ekstrem menurun dari 0,43 persen menjadi 0,29 persen.

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 23:31 WIB

Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!

Minggu, 26 April 2026 - 21:09 WIB

Minggu Kasih Tigaraksa Bikin Heboh, Kehadiran Polisi Jadi Sorotan

Minggu, 26 April 2026 - 18:56 WIB

Kartini Belum Usai! Srikandi Banten Siapkan Perayaan Spektakuler Penuh Kejutan

Minggu, 26 April 2026 - 14:12 WIB

TNI Perketat Keamanan di Wilayah PT Freeport Indonesia Usai Gangguan KKB

Minggu, 26 April 2026 - 11:40 WIB

Muscab PKB Tiga Daerah: Nama Lama Mendominasi, Siapa yang Akan Terpilih?

Berita Terbaru

Kondisi rangkaian KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line mengalami kerusakan parah akibat tabrakan di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan sejumlah korban.

Peristiwa & Bencana

Tragis! Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur Bertambah

Selasa, 28 Apr 2026 - 07:39 WIB

Puluhan buah durian hasil panen tersusun rapi di teras rumah warga sebelum dipasarkan, menunjukkan melimpahnya hasil panen durian

Advertorial

Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!

Senin, 27 Apr 2026 - 23:31 WIB

Foto Ilustrasi/Gemini

Hukum & Kriminal

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:28 WIB