Tak Ada Waktu Buang! Sarang Tawon Vespa yang Mengancam Warga Klebet Dieliminasi Tim Gabungan Malam Ini

Avatar photo

Senin, 15 Desember 2025 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang – Metrosiar Sinergi yang kuat ditunjukkan oleh tim gabungan dalam menanggapi laporan gangguan keamanan lingkungan di Desa Klebet, tepatnya di kampung Santri Tegal Rt/Rw 003/002 desa Klebet Kecamatan Kemikabu Tangeran. Sebuah sarang tawon Vespa yang dianggap membahayakan keselamatan warga berhasil dievakuasi dengan cepat melalui kerja sama taktis antara Unit Damkar Mauk, Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), dan Satpol PP Kecamatan Kemiri. Senin malam, (15/12/25).

 

Keberadaan sarang tawon tersebut awalnya dilaporkan oleh warga yang merasa khawatir akan potensi serangan sengatan, terutama bagi anak-anak yang sering bermain di sekitar lokasi. Laporan tersebut direspons dengan koordinasi lintas sektor yang memastikan bahwa penanganan harus dilakukan segera pada malam hari guna meminimalisir risiko.

 

Setibanya di lokasi, tim gabungan langsung melakukan pembagian tugas secara presisi. Personel Unit Damkar Mauk bertindak sebagai eksekutor utama dengan perlengkapan pelindung diri (APD) lengkap, sementara anggota Redkar membantu menyiapkan peralatan teknis dan jalur evakuasi yang aman bagi warga sekitar.

Baca juga:  Warga Ciputat Resah, Tumpukan Sampah Kolong Flyover Terjadi Akibat Penutupan Akses TPA

 

Di sisi lain, anggota Satpol PP Kecamatan Kemiri berperan penting dalam mengamankan area sekitar lokasi penanganan. Pensterilan area dilakukan agar tidak ada warga yang mendekat selama proses evakuasi berlangsung, mengingat tawon cenderung menjadi sangat agresif saat sarangnya diganggu.

 

Berkat koordinasi yang matang, proses eksekusi sarang tawon tersebut berjalan sangat singkat dan efisien. Tim hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk melumpuhkan koloni tawon dan melepaskan sarangnya dari dinding bangunan tanpa menyebabkan kerusakan pada struktur rumah warga.

 

Ditempat Lokasi ketua Redkar Kecamatan Kemiri Jay menyampaikan” Setelah mendapatkan laporan dari warga kami segera berkoordinasi dengan tim gabungan, mengenai evakuasi sarang tawon tersebut, diketahui bahwa kerja sama ketiga pihak berjalan dengan sigap dan profesional. Unit Damkar Mauk berperan sebagai ujung tombak dengan keahlian dan peralatan khusus, sementara relawan Redkar memberikan dukungan penuh dengan semangat kerelawanan dan pengetahuan tentang kebencanaan non-api. Satpol PP bertugas mengamankan lokasi dan memastikan keamanan proses evakuasi. Keberhasilan operasi ini juga mendapatkan apresiasi dari warga yang merasa lega dan terhindar dari ancaman sarang tawon berbahaya” Ucapnya kepada awak media.

Baca juga:  Pemilihan Ketua RW 05 Kutabaru Pasar Kemis Tangerang Berjalan Lancar dan Damai

 

Pihak Unit Damkar Mauk mengapresiasi peran aktif Redkar dan Satpol PP Kemiri dalam operasi ini. Menurutnya, keberadaan relawan dan aparat kecamatan sangat membantu mempercepat alur informasi dan pengamanan lapangan, sehingga petugas pemadam dapat fokus sepenuhnya pada teknik evakuasi.

 

Pasca evakuasi, tim gabungan juga menyisir area sekitar untuk memastikan tidak ada sisa-sisa koloni yang tertinggal. Kecepatan dan ketepatan penanganan ini mengundang decak kagum dari masyarakat Desa Klebet yang sejak awal merasa cemas dengan keberadaan serangga berbisa tersebut.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anis Matta: “Partai Politik Kalau Hanya Ikut Arus, Kita Bukan Pemimpin!”
Pesan Menyentuh Kapolres Cilegon di Hari Donor Darah Sedunia, Ajak Warga Selamatkan Nyawa
Rapimnas LMP 2026 Bongkar Arah Baru Organisasi
Anis Matta Yakin Gelora Tembus Senayan 2029, Ini Strateginya
Posyandu Pasar Kemis Dibidik Jadi yang Terbaik di Banten, Tim Kabupaten Turun Langsung!
Gelar Perkara Tuntas, Polda Banten Hentikan Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen
Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
Bulan Muharram Bulannya Allah Ini Amalan dan Keutamannya
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 11:51 WIB

Anis Matta: “Partai Politik Kalau Hanya Ikut Arus, Kita Bukan Pemimpin!”

Senin, 15 Juni 2026 - 11:21 WIB

Pesan Menyentuh Kapolres Cilegon di Hari Donor Darah Sedunia, Ajak Warga Selamatkan Nyawa

Senin, 15 Juni 2026 - 10:15 WIB

Rapimnas LMP 2026 Bongkar Arah Baru Organisasi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:21 WIB

Posyandu Pasar Kemis Dibidik Jadi yang Terbaik di Banten, Tim Kabupaten Turun Langsung!

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:18 WIB

Gelar Perkara Tuntas, Polda Banten Hentikan Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen

Berita Terbaru

Emas mulai naik di awal pekan, Investor mulai semangat lagi mengamankan emas sebagai Safe Haven sebelum harga emas semakin naik tinggi.

Bisnis & Investasi

Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven

Senin, 15 Jun 2026 - 12:37 WIB

Politik & Pemerintahan

Anis Matta: “Partai Politik Kalau Hanya Ikut Arus, Kita Bukan Pemimpin!”

Senin, 15 Jun 2026 - 11:51 WIB

Jajaran pengurus pusat dan daerah Laskar Merah Putih berfoto bersama usai pelaksanaan Rapimnas 2026 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Sabtu (13/6/2026).

Nusantara

Rapimnas LMP 2026 Bongkar Arah Baru Organisasi

Senin, 15 Jun 2026 - 10:15 WIB

Suasana penyampaian keterangan kepada awak media usai rapat paripurna DPRD DKI Jakarta terkait pengesahan Peraturan Daerah tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN), di Gedung DPRD DKI Jakarta.

Hukum & Kriminal

137 Wilayah Jakarta Rawan Narkoba, DPRD Sahkan Perda Baru!

Senin, 15 Jun 2026 - 07:14 WIB