Staf Kelurahan Kutabumi Ditemukan Tewas Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat

Kamis, 20 Maret 2025 - 09:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: wasiat yang ditulis oleh Jamhuri. (Dok. Istimewa)

Foto: wasiat yang ditulis oleh Jamhuri. (Dok. Istimewa)

Metrosiar – Seorang staf Kelurahan Kutabumi, Kabupaten Tangerang, ditemukan tewas di kediamannya pada Kamis (13/3). Korban diduga mengakhiri hidupnya sendiri dan meninggalkan sepucuk surat wasiat.

Di kediaman korban, juga ditemui surat wasiat yang berbunyi permohonan maaf Jamhuri kepada istri dan anaknya. “Untuk istri dan anak-anak, bapak minta maaf. Ibu, Agung, Rama, Hamna, bapak sayang kalian semua. Bapak nyesel ngusir Ibu sama Mas dari rumah. Maafin bapak, bapak enggak kuat hidup sendiri,” dikutip dari foto yang telah beredar, Rabu (19/3/2025).

Dalam surat wasiatnya, Jamhuri juga menasihati anak-anaknya agar menyayangi istrinya.

“Buat Mas Rama tolong jaga Ibu, sayangi Ibu, jangan buat Ibu sampai menangis. Jangan lupa salat, tinggalin perbuatan yang bikin rugi diri sendiri dan orang lain. Sekali lagi maafin bapak.”

Baca juga:  Jalan Aceh Tamiang seperti 'Agar agar' Pasca-Banjir, AHY: Kerusakan Parah dan Prioritas Alat Berat

Pada paragraf terakhir isi surat, korban juga menulis sebuah pernyataan.

“Untuk Pak Lurah Ados, terima kasih saran dan masukan untuk mengusir istri saya dari rumah. Ternyata tidak menyelesaikan masalah, malah tambah masalah memperkeruh keadaan dan bertambah besar masalah yang saya hadapi.

Saat dikonfirmasi Lurah Kutabumi Hamdan yang biasa disapa Ados tidak membantah adanya surat wasiat yang ditulis oleh Jamhuri, anak buahnya yang ditemui meninggal dunia dalam kondisi tergantung di dalam rumah.

Beliau (Jamhuri) di rumah sendiri saja. Terkadang suka nginap di Kantor Kelurahan. Jadi, mungkin banyak hal. Tidak tertampung. Jadi, tidak ada kata-kata dari saya udah cerai saja atau pisah saja. Makanya saya kaget tuh setelah membaca isi surat wasiatnya,” kata Ados.

Baca juga:  5 Pilihan Model Baju Couple untuk Lamaran 2025 Elegan dan Serasi

Masyarakat diimbau untuk lebih peka terhadap kondisi psikologis orang-orang terdekat dan tidak ragu mencari bantuan profesional jika mengalami tekanan mental.(*)

PERHATIAN:

Artikel ini menyinggung tentang bunuh diri.

Informasi dalam artikel ini tidak bertujuan untuk menginspirasi siapa pun melakukan tindakan serupa.

Jika Anda, teman, kerabat, atau keluarga memiliki kecenderungan bunuh diri, segera hubungi bantuan profesional melalui psikolog, psikiater, atau dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau rumah sakit terdekat.

Layanan dari Kementerian Kesehatan dapat dihubungi di nomor 119 ext 8 atau healing119.id.

Editor : Ahmad

Sumber Berita: Media Siber

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah
Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 23:26 WIB

Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Rabu, 22 April 2026 - 13:31 WIB

Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB