Satgas Pangan Beberkan Alasan Stok Beras Premium Menipis di Ritel, Ungkap Faktor ini

Avatar photo

Kamis, 28 Agustus 2025 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi - Satgas Pangan ungkap alasan stok beras premium di ritel menipis. Produsen takut distribusi karena khawatir hasil uji lab tak sesuai standar. (AI Generated/Metrosiar)

Foto Ilustrasi - Satgas Pangan ungkap alasan stok beras premium di ritel menipis. Produsen takut distribusi karena khawatir hasil uji lab tak sesuai standar. (AI Generated/Metrosiar)

Metrosiar – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri mengonfirmasi adanya penurunan stok beras premium di sejumlah toko ritel dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi ini bukan karena penarikan produk oleh pihak ritel, melainkan karena kekhawatiran dari para produsen.

Kepala Satgas Pangan Polri, Brigjen Pol. Helfi Assegaf, menjelaskan produsen beras premium enggan mengirimkan pasokan baru ke ritel.

Mereka khawatir ditindak hukum jika hasil uji laboratorium tidak sesuai dengan standar beras premium yang ditetapkan pemerintah.

“Memang ada penurunan (stok beras). Otomatis karena informasinya mereka melakukan penarikan. Bukan penarikan, tetapi menghabiskan stok yang ada di ritel dan tidak mengisi kembali,” ujar Helfi di kantor Ombudsman Jakarta, Selasa (26/8/25).

Baca juga:  Kawasan Indutri Cikande Serang Banten Terpapar Nuklir Berbahaya,

Menurutnya, ketakutan tersebut seharusnya tidak perlu terjadi jika produsen jujur dalam mencantumkan informasi pada label kemasan sesuai kondisi fisik beras.

“Saya kira kalau sesuai dengan apa yang ditempel di label, tidak ada masalah. Perizinan lengkap, komposisi benar, ya harusnya aman. Ketakutan muncul karena menjual produk yang tidak sesuai standar,” tegasnya.

Baca juga:  Kasus DBD Merebak di Kemiri, Aktivis Gerakan Kawan Minta Pemerintah Segera Lakukan Fogging

Helfi menambahkan, produsen masih bisa menjual beras secara curah, asalkan tetap mematuhi aturan dan standar mutu.

Satgas Pangan akan menindak tegas apabila ditemukan pelanggaran atau kecurangan dalam distribusi.

“Kami sudah sampaikan supaya produsen dan distributor menjual beras yang sesuai standar, baik dari komposisi maupun harga. Kalau tidak, tentu ada langkah hukum,” jelasnya.

Satgas Pangan memastikan akan terus melakukan pengawasan di lapangan agar distribusi beras tetap lancar dan sesuai ketentuan pemerintah.*

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Heboh Pembangunan Koperasi Merah Putih di Buntu Sugi, Harga Jadi Penentu Nasib!
Suasana Santai Tapi Serius! Pendamping Desa Enrekang Fokus Bahas Dana Desa 2026
Bangli di Pasar Kemis Dibongkar, Jalan dan Saluran Air Akhirnya Dinormalisasi
Resmi! Norman Ginting Duduki Kursi Puncak METI, Ini Fakta Pentingnya
KTP-el Masuk Penjara! Dukcapil Ngada–Nagekeo Sapu Bersih Warga Binaan
“Siaga! Debit Sungai Mata Allo Naik Drastis Dalam Hitungan Jam”
Ulang Tahun ke-57 Kapolri, Polda Banten Sampaikan Doa dan Harapan Ini
Pesta Gol! Makmur Jaya Jr Tampil Menggila di Belajen Cup 1
Berita ini 19 kali dibaca
Satgas Pangan Polri mengungkap penyebab stok beras premium di ritel mulai menipis. Produsen enggan mengirim pasokan karena khawatir hasil uji laboratorium tidak sesuai standar pemerintah. Padahal, jika label dan komposisi beras sesuai aturan, distribusi seharusnya tetap aman tanpa risiko hukum.

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:34 WIB

Heboh Pembangunan Koperasi Merah Putih di Buntu Sugi, Harga Jadi Penentu Nasib!

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:08 WIB

Suasana Santai Tapi Serius! Pendamping Desa Enrekang Fokus Bahas Dana Desa 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:56 WIB

Bangli di Pasar Kemis Dibongkar, Jalan dan Saluran Air Akhirnya Dinormalisasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:18 WIB

Resmi! Norman Ginting Duduki Kursi Puncak METI, Ini Fakta Pentingnya

Rabu, 6 Mei 2026 - 07:31 WIB

KTP-el Masuk Penjara! Dukcapil Ngada–Nagekeo Sapu Bersih Warga Binaan

Berita Terbaru

Proses pembangunan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Buntu Sugi, Jalan Poros Makassar–Toraja, masih berlangsung dan mulai menjadi perhatian warga.

Politik & Pemerintahan

Heboh Pembangunan Koperasi Merah Putih di Buntu Sugi, Harga Jadi Penentu Nasib!

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:34 WIB

Suasana rapat koordinasi Tenaga Pendamping Profesional Desa Kabupaten Enrekang terkait evaluasi dan konsolidasi percepatan pencairan Dana Desa Tahun 2026 di Cafe Mr. Coffeid.

Politik & Pemerintahan

Suasana Santai Tapi Serius! Pendamping Desa Enrekang Fokus Bahas Dana Desa 2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:08 WIB

Personel gabungan TNI, Satpol PP, dan instansi terkait bersiaga saat proses pembongkaran bangunan liar di kawasan Jalan Raya Puri Jaya, Pasar Kemis.

Politik & Pemerintahan

Bangli di Pasar Kemis Dibongkar, Jalan dan Saluran Air Akhirnya Dinormalisasi

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:56 WIB