Kabupaten Tangerang, Metrosiar – Kodim 0510/Tigaraksa bersama Polresta Tangerang dan Satpol PP menegaskan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan serta ancaman bencana selama Ramadhan 1447 H. Komitmen itu ditegaskan dalam rapat koordinasi Forkopimda Kabupaten Tangerang yang digelar di Gedung Serba Guna Kadu Agung, Selasa (10/2/2026).
Rapat dipimpin Bupati Tangerang H. Drs. Maesyal Rasyid, M.Si., dan diikuti sekitar 100 pejabat serta tokoh masyarakat. Seluruh unsur menyatukan langkah demi memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

Dandim 0510/Tigaraksa Letkol Inf. Yudo Setyono menyatakan kesiapan jajaran Kodim dalam mengantisipasi potensi banjir serta menjaga stabilitas keamanan wilayah. Pengawasan kegiatan masyarakat, seperti pembagian takjil dan sahur on the road, juga akan diperketat guna mencegah kericuhan.
Kodim akan bersinergi dengan Polresta Tangerang dan Satpol PP dalam pengamanan tempat ibadah, fasilitas umum, serta titik-titik rawan kriminalitas.
Wakapolresta Tangerang Kombes Pol Christian Aer, S.H., S.I.K., menegaskan pelaksanaan Operasi Keselamatan, Pekat, dan Ketupat Maung 2026. Operasi ini menitikberatkan pada deteksi dini gangguan keamanan, pengaturan lalu lintas, patroli wilayah rawan kriminalitas, serta koordinasi lintas instansi.
Di sektor ekonomi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan memastikan ketersediaan bahan pokok, LPG, dan BBM dalam kondisi aman. Dinas Pertanian mencatat surplus pangan, meski tetap mewaspadai potensi kenaikan harga cabai dan minyak goreng. Sementara itu, Satpol PP fokus pada penegakan perda dan perkada, termasuk penertiban warung remang-remang serta tempat hiburan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Bupati Tangerang H. Drs. Maesyal Rasyid, M.Si., menekankan agar seluruh OPD, camat, dan jajaran Kodim memprioritaskan pengamanan masyarakat, penanganan sampah, pelaksanaan pasar murah, serta menjaga kebersihan wilayah.
“Surat edaran MUI akan disosialisasikan untuk menjaga toleransi, dan penertiban tempat hiburan dilakukan sebelum Ramadhan dan Idul Fitri,” ujarnya.
Rapat ditutup dalam suasana aman dan kondusif. Seluruh langkah pengamanan diharapkan mampu menghadirkan rasa tenang dan kenyamanan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang selama bulan suci Ramadhan.









