Camat Turun Tangan! Kisah Haru di Balik Rumah Roboh yang Bangkitkan Solidaritas Warga

Avatar photo

Sabtu, 21 Maret 2026 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Kemiri turun langsung bantu korban rumah roboh di Tangerang, dorong solusi gotong royong di tengah kendala administrasi(FJK)

Camat Kemiri turun langsung bantu korban rumah roboh di Tangerang, dorong solusi gotong royong di tengah kendala administrasi(FJK)

Tangerang, Metrosiar – Suasana hangat menyelimuti kediaman Bapak Usman pasca insiden ambruknya hunian miliknya. Camat Kemiri, Rudi Hadikarsono, tampak hadir langsung di lokasi untuk meninjau keadaan. Momen ini menjadi sorotan lantaran sang pimpinan wilayah terlihat begitu karib dan menyatu dengan penduduk setempat, menunjukkan sisi humanis seorang pejabat publik yang tak berjarak dengan rakyatnya. Jumat pagi (20/04/26).

 

Langkah taktis segera diambil oleh otoritas kecamatan setelah menghimpun informasi dari warga melalui relawan, Tim Kampung Siaga Bencana (KSB), serta jajaran perangkat desa. Rudi memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesigapan para sukarelawan yang dengan cepat memberikan bantuan awal di titik bencana.

 

“Pertama-tama, saya menghaturkan terima kasih kepada barisan relawan yang telah bertindak responsif. Di ambang perayaan Hari Raya ini, kami dari jajaran pemerintah kecamatan beserta staf desa meluangkan waktu menyambangi rumah Bapak Usman guna memantau situasi sekaligus merumuskan jalan keluar yang paling tepat. Cita-cita kami adalah agar seluruh masyarakat di wilayah ini bisa mengecap kehidupan yang terhormat dengan kediaman yang representatif,” tutur Rudi.

 

Baca juga:  Camat Pasar Kemis akan menertibkan PKL Pasar Kutabumi

Di sisi lain, Kepala Desa Kemiri, Suhud, memaparkan bahwa posisi bangunan yang nahas tersebut berdiri di atas lahan milik desa. Hal inilah yang selama ini menjadi ganjalan administratif dalam mengusulkan skema bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) kepada pemerintah pusat maupun daerah.

 

“Khusus untuk kawasan RT 13 ini, sebagian memang merupakan aset tanah desa. Sebetulnya usulan renovasi sudah kami layangkan sejak lama, namun terbentur oleh regulasi status kepemilikan tanah. Kendati demikian, warga kami tetap memiliki hak yang sama untuk mendapatkan hunian yang sehat. Kami akan terus bersinergi dengan pihak kecamatan serta instansi terkait demi menemukan solusi yang berkeadilan,” urai Suhud.

 

Pihak pemerintah desa juga menegaskan komitmennya untuk bertanggung jawab penuh terhadap kesejahteraan warganya. Suhud berjanji akan mengerahkan upaya optimal agar keluarga yang terdampak musibah ini segera memperoleh santunan dan bantuan pembangunan yang dibutuhkan.

 

Menyikapi kendala administratif tersebut, Camat Kemiri memberikan angin segar dengan menjajaki opsi bantuan di luar dana APBD. Mengingat status lahan yang spesifik, ia berencana menggalang kekuatan sosial agar perbaikan rumah Bapak Usman tetap bisa terlaksana tanpa melanggar aturan anggaran formal.

Baca juga:  Viral: Sikap Arogansi Dedi Mulyadi Terhadap Wartawan, Disemprot JWI Tangerang

 

“Untuk lokasi yang menempati tanah kas desa, kami akan menjalin komunikasi dengan para dermawan dan donatur agar proses pembangunan kembali dapat dilakukan secara komunal atau gotong royong. Sementara untuk alokasi bedah rumah dari anggaran resmi kecamatan, sudah kami petakan di beberapa titik lain dan akan segera dieksekusi pasca Lebaran nanti,” imbuh sang camat.

 

Rudi juga menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat kolektivitas dalam meringankan beban sesama. Ia meyakini bahwa musibah ini merupakan momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan solidaritas antarwarga di Kecamatan Kemiri.

 

Dukungan pun mengalir dari elemen pemuda dan organisasi kemasyarakatan, salah satunya Ketua GRIB PAC Kemiri. Ia memuji langkah konkret dan empati yang ditunjukkan oleh camat dan kepala desa. Sementara itu, Bapak Usman selaku korban membenarkan bahwa perhatian dari pihak pemerintah dan relawan telah ia rasakan secara langsung, yang memberikan setitik harapan di tengah cobaan yang menimpanya.

Sumber Berita: Forum jurnalis Kemiri

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

170 Paket Sembako Dibagikan, Aksi Sosial Polda Banten di Karian Curi Perhatian
Ribuan Tenaga Bersatu di Jalur Ekstrem, Ini Pesan Kapolda Banten!
Jembatan Vital di Ciomas Disulap, Aksi Ditsamapta Polda Banten Jadi Sorotan
Terungkap di Hari Ketiga, Remaja yang Tenggelam di Sungai Ciujung Ditemukan 5 Kilometer dari Lokasi Awal
Jalan Lebar Preman Menuju Kekuasaan
Ditemukan di Dasar Samudra Atlantik Dunia Yang Hilang
Terungkap! Dua Pelaku Penganiayaan Anggota Brimob Kembali Dibekuk Polda Banten
Aksi Ditsamapta Polda Banten di Jembatan Merah Putih Tuai Apresiasi Warga
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 22:12 WIB

170 Paket Sembako Dibagikan, Aksi Sosial Polda Banten di Karian Curi Perhatian

Senin, 8 Juni 2026 - 21:04 WIB

Ribuan Tenaga Bersatu di Jalur Ekstrem, Ini Pesan Kapolda Banten!

Senin, 8 Juni 2026 - 20:32 WIB

Jembatan Vital di Ciomas Disulap, Aksi Ditsamapta Polda Banten Jadi Sorotan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:16 WIB

Terungkap di Hari Ketiga, Remaja yang Tenggelam di Sungai Ciujung Ditemukan 5 Kilometer dari Lokasi Awal

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:16 WIB

Jalan Lebar Preman Menuju Kekuasaan

Berita Terbaru

Foto : Karikatur Preman

Politik & Pemerintahan

Jalan Lebar Preman Menuju Kekuasaan

Jumat, 5 Jun 2026 - 16:16 WIB