Metrosiar- Turunnya target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada APBD Perubahan Kabupaten Ngada tahun anggaran 2025 mendapat sorotan dari Fraksi PDIP.
Fraksi dari partai yang berlambang Banteng ini menilai pemerintah tidak maksimal dalam memanfaatkan semua sumber daya yang ada demi peningkatan Pendapatan Daerah.
Sorotan ini disampaikan juru bicara Fraksi, Leonardus Talo dalam Pemandangan Umum terhadap Pengantar Nota Keuangan atas Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Ngada tahun anggaran 2025, Rabu (27/8/25) di Bajawa.
Leo Talo menyebutkan, pendapatan daerah yang ditetapkan pada rancangan anggaran perubahan tahun 2025 yang terdiri dari PAD, Pendapatan Transfer dan Lain-Lain Pendapatan yang sah sebesar Rp 913.132.854.716,73, jika dibandingkan dengan target APBD induk tahun 2025, target PAD pada APBD Perubahan mengalami penurunan sebesar Rp 56.065.952.131,17 dari pendapatan yang ditetapkan sebesar Rp 969.198.806.847,90.
Lebih lanjut kata Leo Talo, Fraksi menilai bahwa hingga saat ini pemerintah masih sangat tinggi ketergantungan Fiskal Daerah pada Pemerintah Pusat.
Fraksi meminta pemerintah agar mampu mengoptimalkan kinerja Perangkat Daerah dalam menggali, menemukan sumber baru serta mengelola berbagai sumber pendapatan daerah guna meningkatkan PAD, tukasnya.
Fraksi juga tambah Leo Talo, mengharapkan kiranya dalam melakukan penganggaran pendapatan daerah pada Anggaran Perubahan, perlu mempertimbangkan rasionalisasi target pendapatan, sehingga pada akhirnya bisa tercapai dengan prinsip money follows program, dalam perencanaan dan penganggarannya, terang dia.
Meski menyoroti turunnya PAD, Fraksi memberi apresiasi kepada pemerintah atas sikap reaktif terhadap perubahan pendapatan dan berharap agar Pemda terus memanfaatkan potensi unggulan yang dapat meningkatkan PAD yang bersumber dari penyesuaian penerimaan pendapatan Dana JKN Kapitasi pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan sumber pendapatan lain yang sah, pungkas Leo Talo.
Dia menjelaskan, secara umum jika dibandingkan dengan target pada APBD murni tahun 2025, target PAD pada APBD Perubahan mengalami peningkatan.
Namun, ungkap Leo Talo, jika dilihat secara rinci, masih terjadi koreksi kurang dan koreksi tambah pada beberapa jenis komponen PAD sebagai dampak dari perubahan Pemerintah Pusat dan tindak lanjut atas evaluasi pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Editor : Frans Dhena
Sumber Berita: Metrosiar










