Jokowi Diperiksa Bareskrim Terkait Tudingan Ijazah Palsu: Ini Fakta Lengkapnya

Avatar photo

Selasa, 20 Mei 2025 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Instagram.com/@jokowi)

Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Instagram.com/@jokowi)

Metrosiar – Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi, memenuhi panggilan Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan terkait laporan dugaan ijazah palsu. Pemeriksaan dilaksanakan di Mabes Polri, Jakarta, pada Selasa (20/5/25).

Jokowi Hadir Sebagai Terlapor

Menurut Yakup Hasibuan, pengacara Jokowi, mantan Presiden tersebut diperiksa dalam kapasitasnya sebagai terlapor atas pengaduan yang diajukan oleh Tim Pembela Ulama & Aktivis (TPUA) pimpinan Eggi Sudjana pada 9 April 2025.

“Jadi hari ini Pak Jokowi itu hadir sebagai pihak yang diadukan atau pihak yang dilaporkan,” jelas Yakup di depan awak media di Mabes Polri.

Baca juga:  Musda XI Golkar Ngada Jadi Momentum Kebangkitan, Kader Rapatkan Barisan Menuju Kemenangan Politik

Beda Kasus dengan Laporan Jokowi di Polda Metro Jaya

Yakup menegaskan bahwa kasus di Bareskrim berbeda dengan laporan yang diajukan Jokowi sendiri di Polda Metro Jaya. Di Bareskrim, Jokowi dilaporkan terkait dugaan penggunaan ijazah palsu.

“Jadi laporannya itu dugaan adanya penggunaan ijazah palsu. Jadi dugaan pemalsuan atau penggunaan ijazah palsu, itu yang objek laporan pengaduan mereka,” ujar Yakup.

Sementara itu, di Polda Metro Jaya, Jokowi justru berstatus sebagai pelapor. Pada 30 April 2025, ia melaporkan sejumlah pihak terkait tuduhan pencemaran nama baik atau fitnah.

Baca juga:  Membela Kebenaran di Era Post-Truth: Jokowi, Ijazah, dan Hak atas Nama Baik

“Di Polda itu Pak Jokowi sebagai pelapor atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik atau fitnah. Di sini (Bareskrim) Pak Jokowi diadukan sebagai terlapor,” terang Yakup.

Jokowi Siap Kooperatif dengan Proses Hukum

Yakup memastikan bahwa kliennya akan selalu kooperatif dalam proses penyelidikan, baik di Bareskrim maupun Polda Metro Jaya.

“Dari awal kami sampaikan, kami tentunya siap jika kapanpun di tahap manapun, mau di penyelidikan atau ketika mungkin naik penyidikan atau di persidangan nanti,” tegas Yakup.

“Dibutuhkan dokumen atau keterangan apapun kami siap. Karena tidak ada yang ditutupi,” tambahnya.(*)

Editor : Konrad

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengurus PW FRN Banten Silaturahmi ke Polres Cilegon, Jalin Sinergi Kemitraan Media
100 Bendera Merah Putih Dibagikan, Aksi Polsek Pasar Kemis Tuai Apresiasi
Ajak UNDHI Kolaborasi Bupati Tangerang Perluas Jangkauan Beasiswa Tangerang Gemilang
Dari Dapur SPPG, Bantuan Bergerak: Relawan Trikora-Ngedukelu Turun Langsung Bantu Warga Korban Gempa
Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke 67 Gelar Studi Audit Organisasi di Polresta Tangerang
Sambut HUT RI ke 81 Polresta Tangerang Bagikan Bendera Merah Putih ke Pengendara di Cikupa
Karel Maku Bawa Bantuan Darurat ke Tiwotoda-Hobo: Saat Warga Diguncang Gempa, Wakil Rakyat Turun Tangan
Peringati Hari Pramuka, Kapolresta Tangerang Sebut Pramuka Kawah Candradimuka Karakter Gen-Z
Berita ini 15 kali dibaca
Kasus ini menambah daftar sorotan publik terhadap Jokowi pasca-masa jabatannya. Proses hukum di Bareskrim dan Polda Metro Jaya akan menjadi ujian transparansi bagi mantan Presiden tersebut.

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Pengurus PW FRN Banten Silaturahmi ke Polres Cilegon, Jalin Sinergi Kemitraan Media

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:54 WIB

100 Bendera Merah Putih Dibagikan, Aksi Polsek Pasar Kemis Tuai Apresiasi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Ajak UNDHI Kolaborasi Bupati Tangerang Perluas Jangkauan Beasiswa Tangerang Gemilang

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:56 WIB

Dari Dapur SPPG, Bantuan Bergerak: Relawan Trikora-Ngedukelu Turun Langsung Bantu Warga Korban Gempa

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:31 WIB

Sambut HUT RI ke 81 Polresta Tangerang Bagikan Bendera Merah Putih ke Pengendara di Cikupa

Berita Terbaru

Sejarah & Budaya

Bukan Sekadar Lomba, Warga Grand Sutera Bikin Lingkungan Makin Asri

Sabtu, 15 Agu 2026 - 18:45 WIB