Metrosiar – Konklaf Vatikan secara resmi mengumumkan terpilihnya Paus Leo XIV sebagai pemimpin baru Gereja Katolik, menggantikan Paus Fransiskus.
Pemilihan yang berlangsung tertutup ini langsung menyita perhatian dunia, dengan berbagai denominasi Kristen menyatakan dukungan dan harapan besar bagi kepemimpinan Paus yang baru.
Profil Singkat Paus Leo XIV
Paus Leo XIV, yang sebelumnya menjabat sebagai Kardinal Joseph DeMarco dari Chicago, AS, dikenal sebagai tokoh yang konsisten memperjuangkan dialog antaragama dan keadilan sosial.
Pemilihan nama “Leo” diyakini merujuk pada warisan Paus Leo XIII (1878-1903), yang terkenal dengan ajaran sosial Gerejanya.
Reaksi Cepat dari Berbagai Pihak
1. Dari Vatikan:
Dalam pernyataan resminya, Vatikan menekankan komitmen Paus Leo XIV untuk mempromosikan persatuan Kristen dan perdamaian global.
2. Gereja Ortodoks:
Patriark Ekumenis Bartholomew menyebut pemilihan ini sebagai “momen bersejarah”, sementara Uskup Agung Elpidophoros (Ortodoks Yunani Amerika) berharap Paus baru bisa “memperdalam rekonsiliasi Timur-Barat”.
3. Komunitas Lutheran & Anglikan:
- Federasi Lutheran Sedunia menyatakan siap bekerja sama dalam isu kemanusiaan.
- Pemimpin Anglikan Anthony Poggo menyebut Paus Leo XIV sebagai “tokoh pemersatu”.
4. Dari Wilayah Konflik:
Pastor Youssef Asaad dari Gaza berharap Paus baru akan “memprioritaskan perdamaian di Timur Tengah”, mengikuti jejak Paus Fransiskus.
Analisis: Mengapa Pemilihan Ini Penting?
- Isu Ekumenisme: Paus Leo XIV dianggap bisa memperkuat hubungan dengan gereja-gereja non-Katolik.
- Keadilan Sosial: Latar belakangnya di AS membuat isu kemiskinan dan perubahan iklim diperkirakan menjadi fokus.
- Perdamaian Global: Terutama di wilayah seperti Ukraina, Gaza, dan Afrika.
Apa Selanjutnya?
Misa pelantikan resmi akan digelar di Basilika Santo Petrus minggu depan, (18/5) dengan dihadiri berbagai pemimpin agama dunia. Pantau terus perkembangan terkini melalui laman resmi Vatikan.
Update Terkini:
- 12.00 WIB: Paus Leo XIV menyampaikan pesan perdamaian pertamanya via X @Pontifex.
- 14.00 WIB: Presiden AS Donald Trump kirim ucapan selamat resmi.(*)
Editor : Wodo Ndaya Coya
Sumber Berita: vaticannews










