Aturan Terbaru 2025: Begini Cara dan Syarat Mengurus Sertifikat Tanah yang Hilang di BPN

Avatar photo

Kamis, 10 April 2025 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (freepik.com)

Ilustrasi (freepik.com)

Metrosiar – Bagi masyarakat yang kehilangan sertifikat tanah, tak perlu khawatir.

Proses penggantian dokumen penting tersebut kini bisa dilakukan dengan prosedur yang telah diatur oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan berlaku mulai tahun 2025.

Sertifikat pengganti hanya bisa diterbitkan atas nama pemegang hak tanah yang tercantum dalam sertifikat yang hilang.

Berdasarkan informasi dari situs resmi Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN per 10 April 2025, permohonan penggantian sertifikat tanah yang hilang bisa diajukan ke Kantor Pertanahan setempat.

Namun, proses penggantiannya membutuhkan waktu sekitar 40 hari kerja sejak semua dokumen dinyatakan lengkap.

Syarat Administratif yang Harus Disiapkan

Pemohon wajib melengkapi sejumlah dokumen, antara lain:

Formulir permohonan yang ditandatangani di atas meterai

Surat kuasa bila permohonan dikuasakan

Baca juga:  Canangkan Gerakan 10 Juta Bendera Merah Putih, Pj Sekda Ngada Ingatkan ASN Jadi Pelopor

Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga pemohon (dan kuasa bila ada), diverifikasi oleh petugas

Fotokopi sertifikat tanah (jika masih ada)

Surat pernyataan kehilangan bermaterai dari pemilik tanah

Surat laporan kehilangan dari kepolisian

Selain itu, pemohon juga diwajibkan menyiapkan beberapa dokumen pendukung tambahan seperti:

1. Surat keterangan dari lurah yang membenarkan keberadaan tanah sesuai sertifikat

2. Bukti pengumuman kehilangan di surat kabar nasional dan Lembaran Berita Negara masing-masing dua kali selama dua bulan

3. Fotokopi KTP dan bukti kewarganegaraan yang dilegalisasi

4. Bukti lunas Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun terakhir

5. Dokumen terkait peruntukan tanah jika terjadi perubahan fungsi lahan

Tahapan Pengajuan Sertifikat Pengganti

Setelah dokumen lengkap, berikut proses yang harus dilalui:

1. Pemohon mengajukan permohonan ke BPN

Baca juga:  PLTSa akan Dilelang akhir Tahun, PLN Siapkan Proyek di Berbagai Kota

2. Pengambilan sumpah oleh Kepala Kantor Pertanahan setempat

3. Pengumuman berita acara sumpah di media massa untuk jangka waktu maksimal satu tahun guna mengantisipasi adanya keberatan pihak lain

4. Pemeriksaan lokasi oleh petugas BPN termasuk pengukuran ulang tanah

5. Penerbitan sertifikat pengganti jika tidak ada sengketa dan seluruh proses berjalan lancar. Umumnya, sertifikat baru diterbitkan dalam waktu sekitar tiga bulan

Biaya yang Dikenakan

Pengurusan sertifikat pengganti memerlukan biaya sekitar Rp 350.000. Rinciannya:

Rp 200.000 untuk pengambilan sumpah

Rp 100.000 untuk salinan Surat Ukur

Rp 50.000 untuk pendaftaran ulang

Masyarakat diimbau segera mengurus penggantian sertifikat yang hilang dan melakukan pemblokiran atas dokumen lama guna mencegah penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.(*)

Editor : Ahmad

Sumber Berita: Media Siber

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reshuffle Birokrasi Ngada! Ray Bena Lantik 11 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis Masih Kosong
PG-PAUD STKIP Citra Bakti Gandeng Monash University Australia, Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional
FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku
Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea
Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Berita ini 261 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 11:51 WIB

PG-PAUD STKIP Citra Bakti Gandeng Monash University Australia, Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:10 WIB

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik

Berita Terbaru