Metrosiar – Bupati Flores Timur, Anton Doni Dihen, beserta Wakil Bupati, Ignas Boli Uran, tiba di Bandara Gewayantana, Larantuka, usai menghadiri retret di Magelang, pada Minggu, 2 Maret 2025 sore WITA.
Prosesi Adat dalam Penyambutan
Setibanya di Larantuka, keduanya disambut dengan ritual adat khas Lamaholot, yaitu Mudakeputu dan Tiwatobi.
Upacara ini merupakan bagian dari tradisi masyarakat setempat yang mengandung nilai spiritual dan penghormatan mendalam.
Kehadiran Pejabat dan Masyarakat
Acara penyambutan berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme.
Ketua Asosiasi Kepala Desa (Askades) Flores Timur, Paulus Sony Sang Tukan, turut hadir bersama jajaran pejabat daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat yang menyambut pemimpin baru mereka dengan penuh harapan.
Agenda Setelah Penyambutan
Setelah prosesi adat, acara dilanjutkan dengan penyambutan resmi yang berlangsung secara protokoler. Setelah itu, rombongan bersiap untuk bertolak ke Adonara guna menghadiri agenda berikutnya.
Penilaian Ketua Askades terhadap Kepemimpinan Baru
Ketua Askades Flores Timur, Paulus Sony Sang Tukan, menilai Bupati Anton Doni Dihen dan Wakil Bupati Ignas Uran sebagai pemimpin yang memiliki sikap rendah hati serta mengutamakan kebersamaan.
Ia menekankan keduanya mencerminkan nilai toleransi dan budaya masyarakat Flores Timur.
“Kami melihat sosok pemimpin yang low profile, yang sungguh mencerminkan masyarakat Flores Timur yang toleran, kekeluargaan, dan berbudaya,” ungkapnya melalui pesan WhatsApp, dikutip dari Pena Bicara.
Komitmen Askades dalam Pembangunan Daerah
Paulus Sony Sang Tukan juga menegaskan Askades siap bersinergi dengan pemerintah daerah demi kemajuan Flores Timur.
“Tentu kami mendukung berbagai kebijakan pemerintah yang bersinergi dengan desa. Kepala desa adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan,” tambahnya.
Harapan Masyarakat
Masyarakat Flores Timur menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan baru ini. Mereka menginginkan adanya perubahan positif yang tetap menjaga nilai-nilai budaya serta memperkuat persatuan untuk membangun daerah menuju masa depan yang lebih baik. (Toney/Jurnalis Warga*)
Editor : Nedu Wodo Mezhe
Sumber Berita: Pena Bicara









