Simalungun, Metrosiar – Peran perempuan dalam membangun institusi kepolisian yang modern, profesional, inklusif, dan humanis menjadi salah satu sorotan dalam The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 yang akan berlangsung di Bali.
Forum kepolisian bertaraf internasional tersebut menjadi momentum bagi Polri untuk memperkuat kerja sama dengan kepolisian dari berbagai negara, sekaligus mendorong kesetaraan kesempatan dan penguatan kepemimpinan perempuan di lingkungan kepolisian.
Hal itu disampaikan Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi awak media pada Minggu, 20 September 2026, sekitar pukul 10.50 WIB.
Menurutnya, penyampaian informasi mengenai forum internasional tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat. Hal itu sejalan dengan semangat Polres Simalungun Polda Sumatera Utara yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat.
“Di tengah dinamika kepolisian dunia, kolaborasi menjadi kunci dalam menghadirkan keamanan yang semakin adaptif dan humanis. Hal ini menjadi bagian penting dalam The 63rd International Association of Women Police Annual Training Conference 2026,” ujar AKP Verry Purba.
Ia menjelaskan, konferensi yang akan digelar di Bali itu menjadi ruang bagi para pemangku kepentingan kepolisian dari berbagai negara untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, serta praktik terbaik dalam membangun institusi kepolisian yang semakin profesional dan responsif terhadap perkembangan zaman.
“Forum internasional ini menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, serta praktik terbaik dalam membangun kepolisian yang profesional dan responsif terhadap perkembangan zaman,” ucap AKP Verry Purba.
Dalam kesempatan tersebut, AKP Verry Purba juga mengutip pernyataan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang menekankan pentingnya peran perempuan dalam institusi kepolisian, baik melalui kesetaraan kesempatan maupun penguatan kapasitas kepemimpinan.
“Kapolri menyampaikan pentingnya peran perempuan dalam institusi kepolisian, di mana kesetaraan kesempatan, peningkatan kapasitas, serta kepemimpinan perempuan menjadi bagian dari upaya membangun organisasi kepolisian yang semakin inklusif dan profesional,” ungkap AKP Verry Purba menyampaikan pandangan Kapolri.
Menurutnya, IAWP ke-63 juga menjadi momentum bagi Polri untuk memperkuat jejaring kerja sama internasional antarkepolisian dunia. Pertukaran pengalaman dan pembukaan ruang kolaborasi dinilai penting dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan di tengah dinamika global yang terus berkembang.
“Melalui forum ini, Polri terus memperkuat kerja sama internasional, bertukar pengalaman, dan membuka ruang kolaborasi untuk menghadapi berbagai tantangan keamanan secara bersama-sama,” kata AKP Verry Purba.
Lebih lanjut, AKP Verry Purba menegaskan bahwa keamanan yang dibangun Polri tidak hanya berkaitan dengan upaya menjaga ketertiban, tetapi juga mencakup pembangunan kepercayaan publik, kemitraan lintas sektor, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Keamanan bukan hanya tentang menjaga ketertiban, tetapi juga tentang membangun kepercayaan, kemitraan, dan pelayanan bagi masyarakat,” tegas AKP Verry Purba menyampaikan pesan inti dari penyelenggaraan konferensi tersebut.
Ia menambahkan, penyelenggaraan IAWP Annual Training Conference ke-63 di Bali menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia. Forum tersebut diselenggarakan secara bergiliran di berbagai negara dan menjadi wadah bagi para perwira polisi wanita dari berbagai belahan dunia untuk bertukar pikiran serta pengalaman.
“Polri siap menyukseskan pelaksanaan acara IndonesiaIAWP63 di Bali, sebagai bentuk komitmen Indonesia dalam mendukung terselenggaranya forum kepolisian internasional yang membahas isu-isu strategis, termasuk penguatan peran perempuan dalam kepolisian,” ungkap AKP Verry Purba menutup keterangannya.
Ia berharap penyelenggaraan forum internasional tersebut dapat semakin memperkuat semangat inklusivitas dan profesionalisme di seluruh jajaran Polri, termasuk Polres Simalungun. Dengan demikian, pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan dengan mengedepankan prinsip kesetaraan, kemitraan, dan kepercayaan publik.
Melalui forum tersebut, masyarakat Kabupaten Simalungun diharapkan dapat memahami peran strategis Polri dalam kerja sama kepolisian di tingkat internasional, sekaligus mendukung upaya membangun institusi kepolisian yang semakin modern, inklusif, dan responsif terhadap berbagai tantangan keamanan global maupun lokal.









