Gempa Ngada Makin Meluas: 2.905 Rumah Terdampak, 1.333 Warga Mengungsi di 27 Posko

Avatar photo

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa Ngada Makin Meluas: 2.905 Rumah Terdampak, 1.333 Warga Mengungsi di 27 Posko. (Foto: Istimewa)

Gempa Ngada Makin Meluas: 2.905 Rumah Terdampak, 1.333 Warga Mengungsi di 27 Posko. (Foto: Istimewa)

Bajawa.Metrosiar- Dampak gempa bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus terdata. Hingga pembaruan pukul 18.00 WITA, Senin (17/8/2026), sebanyak 2.905 rumah penduduk tercatat terdampak gempa yang tersebar di 12 kecamatan.

Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngada, dari ribuan rumah yang terdampak tersebut, terdapat 640 kepala keluarga (KK) yang harus mengungsi karena rumah mengalami kerusakan berat.

Warga terdampak saat ini tersebar di sejumlah titik pengungsian. BPBD mencatat terdapat 27 posko pengungsian dengan total 1.333 jiwa.

Posko pengungsian tersebut tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Desa Tadho Induk sebanyak 10 posko, Desa Tadho Tengah 3 posko, Desa Tadho Timur 4 posko, Desa Sambinasi 2 posko, Desa Sambinasi Barat 2 posko, Desa Sambinasi Tengah 1 posko, serta Desa Golo Ite 5 posko.

Selain rumah warga, gempa juga berdampak pada satu perkampungan, yakni Kampung Dhokoudou/Tololela di Desa Manubhara.

 

12 Ruas Jalan Terdampak

Dampak gempa juga mengganggu jalur transportasi. BPBD mencatat sedikitnya 12 ruas/infrastruktur jalan mengalami kerusakan atau retakan.

Sejumlah titik yang dilaporkan terdampak antara lain: ruas Laja–Boba (Wolongizu), jalan menuju pekuburan umum Rakalaba, jalan masuk Dusun Tukuwaruwaja, ruas Ledhi–Soa, Waepana–Riung (Wulabhara), jalan menuju Desa Wate, jalan terbelah menuju Kampung Madur–Warunembu, jalan poros Desa Wue, infrastruktur jalan Desa Wolomeze, jalan raya di sekitar Jembatan Benteng Tawa 5, ruas menuju SDN Riumnisi dan SMP Satap 2 Riumnisi, serta retakan jalan setapak menuju Wongawea.

Baca juga:  Kepedulian Kades Patramanggala Tidak Memandang Batas Wilayah 

Kerusakan infrastruktur tersebut menjadi perhatian karena berpotensi menghambat mobilitas warga maupun distribusi bantuan ke wilayah terdampak.

Puluhan Fasilitas Umum Ikut Terdampak

Gempa juga berdampak pada berbagai fasilitas pelayanan publik.

Data BPBD mencatat 56 kantor pemerintahan, 42 fasilitas kesehatan, 6 fasilitas keswan, serta 86 fasilitas pendidikan mengalami dampak.

Selain itu, terdapat dua lokasi fasilitas air minum dan jaringan perpipaan, 36 tempat peribadatan, serta satu fasilitas irigasi yang turut terdampak.

Untuk fasilitas umum lainnya, tercatat 7 jembatan dan 13 gedung mengalami kerusakan. Beberapa di antaranya adalah plat duiker Desa Wolomeze 2, dua unit jembatan Desa Wolomeze 2, Jembatan Riomnisi Desa Benteng Tawa 5, Jembatan Alowuan Desa Ria 1, Jembatan Desa Kota Raja, serta Jembatan Kekosuwan Desa Ria 1.

 

36 Orang Menjadi Korban, Dua Meninggal Dunia

Dampak paling serius tercatat pada korban jiwa. Hingga pembaruan data pukul 18.00 WITA, terdapat 36 orang korban.

Rinciannya, 19 orang mengalami luka ringan, 1 orang luka sedang, 14 orang luka berat, dan 2 orang meninggal dunia.

Dua korban meninggal dunia yang tercatat dalam laporan tersebut yakni Wellem Sepa (79), warga Tado Timur, dan Geraldus Watu (10), warga Langkosambi Barat.

Baca juga:  Kabinet Merah Putih Bahas Energi Terbarukan dan Perumahan di Istana Bersama Prabowo

Sementara itu, korban luka sedang dan luka berat masih mendapatkan penanganan dari petugas kesehatan.

 

Kebutuhan Mendesak Mulai Dipetakan

Di tengah situasi darurat, kebutuhan warga terdampak juga terus dipetakan. BPBD mencatat sejumlah kebutuhan mendesak, di antaranya 100 unit tenda keluarga, 50 unit tenda pleton, 500 unit velbed, 1.000 paket makanan, 500 set perlengkapan tidur, 100 set penerangan, peralatan pemurnian air, 250 galon air, serta 500 paket obat-obatan.

Upaya penanganan juga terus dilakukan dengan pendistribusian bantuan ke sejumlah wilayah terdampak, termasuk Riung, Riung Barat, Aimere, Desa Naru, Bowali, Turekisa, Langkosambi, hingga sejumlah posko pelayanan kesehatan.

Bantuan yang disalurkan berupa beras, telur, minyak goreng, mie instan, gula, terpal dan kebutuhan dasar lainnya.

BPBD menegaskan data tersebut masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui sesuai kondisi di lapangan.

Dengan jumlah rumah terdampak yang mencapai ribuan, ratusan KK mengungsi, puluhan korban luka, serta kerusakan pada jalan dan fasilitas publik, penanganan pascagempa di Kabupaten Ngada membutuhkan koordinasi cepat dan dukungan logistik yang berkelanjutan.*

Data: BPBD Kabupaten Ngada, pembaruan 18.00 WITA, 17 Agustus 2026.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerak Cepat Taspen untuk Korban Gempa Ngada, 5 Genset dan 300 Paket Sembako Disalurkan
NasDem Ngada Tancap Gas! 2 Ton Beras dan Ratusan Paket Bantuan Diserbu ke 15 Titik Korban Gempa
Kapolda Banten Bacakan Pancasila, Ada Pesan Kuat dari Gubernur
Semarak HUT RI ke 81 Kadus Sukemi Bontot Sukses Gelar Lomba dan Pertandingan Sepak Bola di Desa Kemiri
Bupati Ngada Turun Langsung ke Lokasi Gempa, Bantuan Darurat Diserahkan untuk Warga Bowali
800 Peserta Hadiri Penurunan Bendera HUT RI ke-81 di Pasar Kemis
Upacara HUT RI ke-81 di Pasar Kemis, Pesan Camat Jadi Sorotan
Sisir Pelosok Riung, Rinus Ndiwal Turun Langsung Bawa Bantuan untuk Warga Korban Gempa
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Gerak Cepat Taspen untuk Korban Gempa Ngada, 5 Genset dan 300 Paket Sembako Disalurkan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:40 WIB

NasDem Ngada Tancap Gas! 2 Ton Beras dan Ratusan Paket Bantuan Diserbu ke 15 Titik Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:10 WIB

Kapolda Banten Bacakan Pancasila, Ada Pesan Kuat dari Gubernur

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:44 WIB

Semarak HUT RI ke 81 Kadus Sukemi Bontot Sukses Gelar Lomba dan Pertandingan Sepak Bola di Desa Kemiri

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:23 WIB

800 Peserta Hadiri Penurunan Bendera HUT RI ke-81 di Pasar Kemis

Berita Terbaru

Politik & Pemerintahan

Kapolda Banten Bacakan Pancasila, Ada Pesan Kuat dari Gubernur

Selasa, 18 Agu 2026 - 13:10 WIB

Hukum & Kriminal

12 Hektare Lahan Ganja Dimusnahkan Jelang HUT ke-81 RI

Selasa, 18 Agu 2026 - 12:50 WIB