Polda Banten Minta Warga Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem, Ada Apa?

Avatar photo

Kamis, 4 Desember 2025 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta BMKG menunjukkan Banten masuk zona waspada cuaca ekstrem pada 4 Desember 2025, dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.

Peta BMKG menunjukkan Banten masuk zona waspada cuaca ekstrem pada 4 Desember 2025, dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.

Serang, Metrosiar – Polda Banten mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan setelah BMKG merilis prakiraan cuaca ekstrem pada Kamis (04/12) pukul 09.30 WIB. Sejumlah wilayah di Provinsi Banten diperkirakan diguyur hujan ringan hingga lebat, disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Plt. Kabidhumas Polda Banten AKBP Meryadi menegaskan bahwa dinamika cuaca hari ini perlu menjadi perhatian seluruh masyarakat.

“BMKG memperbarui prakiraan cuaca Banten. Pagi hari didominasi berawan dengan hujan ringan di beberapa kecamatan seperti Cilegon, Pulomerak, Kramatwatu, Bojonegara, Ciomas, Padarincang, serta sejumlah wilayah di Pandeglang, Lebak, dan Tangerang,” jelasnya.

Memasuki siang hari, potensi hujan meningkat menjadi hujan lebat di Jiput, Mandalawangi, Kaduhejo, Pandeglang, hingga Carita. Sementara hujan sedang diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Serang, Kota Serang, Cilegon, serta Tangerang Raya.

Pada malam hari, hujan ringan masih berpeluang turun di wilayah Malingping, Panggarangan, Bayah, Cibeber, Rajeg, Kosambi, Teluknaga, hingga Sukadiri. Dini hari, hujan ringan juga berpotensi terjadi di Sumur, Cimanggu, dan Cikeusik.

Baca juga:  Gerindra Lepas 100 Bus Mudik Gratis 'Pulang Basamo 2025', 5.000 Pemudik Berangkat ke Sumatera Barat
Data prakiraan cuaca BMKG untuk wilayah Banten menunjukkan dominasi hujan ringan–sedang selama 4–8 Desember 2025 di seluruh kabupaten/kota.

BMKG mencatat suhu udara berkisar 22–31°C, kelembapan 60–95 persen, serta angin dari tenggara–barat daya berkecepatan 5–35 km/jam.

Selain itu, terdapat peringatan dini gelombang sedang setinggi 1,25–2,50 meter di Selat Sunda Barat Pandeglang, Perairan Selatan Pandeglang, dan Perairan Selatan Lebak.

AKBP Meryadi mengingatkan masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir, longsor, dan pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Kami mengimbau masyarakat terus memantau informasi resmi BMKG. Pengendara motor sebaiknya menghindari perjalanan saat hujan lebat. Cabut peralatan listrik ketika terjadi petir, dan jangan berteduh di bawah pohon,” tegasnya.

 

Imbauan Polda Banten Menghadapi Cuaca Ekstrem

  • Persiapan
  • Pantau informasi cuaca terbaru dari BMKG.
  • Siapkan tas darurat berisi obat, senter, dokumen penting, dan kebutuhan pokok.
  • Pastikan rumah aman, termasuk saluran air, atap, dan instalasi listrik.
Baca juga:  God Bless Siap Guncang GBK Jelang Laga Penentu Timnas Indonesia vs China

 

Saat Cuaca Ekstrem

  • Tetap di dalam rumah kecuali untuk kepentingan mendesak.
  • Jauhi area dekat jendela atau pintu yang berpotensi diterjang angin kencang.
  • Matikan listrik dan gas bila terjadi banjir atau risiko bahaya.

 

Setelah Cuaca Ekstrem

  • Periksa kondisi rumah dan lingkungan sekitar.
  • Bantu tetangga yang membutuhkan pertolongan.
  • Ikuti instruksi petugas dan informasi dari BMKG serta pemerintah daerah.

 

Polda Banten juga menurunkan personel di dua Posko Siaga Bencana yang dilengkapi peralatan Search and Rescue (SAR).

Di akhir keterangannya, AKBP Meryadi menegaskan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas.

“Cuaca bisa berubah cepat. Tunda aktivitas luar rumah yang tidak mendesak saat cuaca buruk. Polda Banten terus memantau perkembangan cuaca bersama BMKG dan instansi terkait agar masyarakat menerima informasi yang akurat dan terkini,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif
Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria
15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September
Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital
Data Kerusakan Gempa Riung Barat Diuji, Warga Minta Kriteria Penilaian Dibuka Terang
Tanggap Darurat Usai, Ngada Kebut Huntara dan Bangkitkan Ekonomi Warga Pascagempa
Tanggap Darurat Usai, Polres Ngada Tegaskan Pelayanan Warga Tak Boleh Berhenti
PAUD HI Ngada Diperkuat, Satu PAUD Disiapkan Jadi Percontohan Layanan Anak Terpadu
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 00:36 WIB

Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif

Sabtu, 19 September 2026 - 06:59 WIB

Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria

Jumat, 18 September 2026 - 11:51 WIB

15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September

Kamis, 17 September 2026 - 09:51 WIB

Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital

Kamis, 17 September 2026 - 06:39 WIB

Data Kerusakan Gempa Riung Barat Diuji, Warga Minta Kriteria Penilaian Dibuka Terang

Berita Terbaru

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid (ketiga dari kanan) bersama para pihak terkait menunjukkan kebersamaan usai tercapainya kesepakatan damai dalam penyelesaian persoalan di Kecamatan Rajeg.

Pemerintahan

Sempat Memanas, Perselisihan GKPI Rajeg Kini Berakhir Damai

Senin, 21 Sep 2026 - 23:17 WIB

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., menyampaikan dukungan terhadap penyelenggaraan The 63rd International Association of Women Police (IAWP) Annual Training Conference 2026 di Bali.

TNI POLRI

Peran Perempuan Jadi Sorotan di Forum Kepolisian Dunia Bali

Senin, 21 Sep 2026 - 02:14 WIB

Pendidikan

Belum Tersentuh MBG, Ratusan Santri di Serang Dapat Makan Gratis

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:27 WIB

Peristiwa & Bencana

Enam Bulan Kekeringan, Warga Kampung Cerocoh Akhirnya Dapat Bantuan Air Bersih

Minggu, 20 Sep 2026 - 14:27 WIB