PFN Garap Film Animasi “Pelangi di Mars” dengan Teknologi XR, Siap Ramaikan Industri Film Indonesia hingga Dunia

Avatar photo

Jumat, 15 Agustus 2025 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelangi di Mars jadi film animasi PFN yang kemungkinan baru akan tayang pada 2026 mendatang. (Instagram/pelangidimars)

Pelangi di Mars jadi film animasi PFN yang kemungkinan baru akan tayang pada 2026 mendatang. (Instagram/pelangidimars)

Metrosiar – Produksi Film Negara (PFN), perusahaan BUMN yang bergerak di bidang perfilman, tengah mempersiapkan gebrakan baru di industri film animasi Indonesia.

Lewat proyek ambisius bertajuk “Pelangi di Mars”, PFN siap menghadirkan kisah epik antara robot dan manusia di luar angkasa dengan sentuhan teknologi Extended Reality (XR).

Film ini digarap oleh sutradara Upie Guava, sosok yang dikenal kreatif dan inovatif di dunia sinema.

“Pelangi di Mars” menghadirkan lima karakter robot Sulil, Kimchi, Batik, Petya, dan Yohan serta empat karakter manusia Banyu, Pelangi, Pratiwi, dan Mirna yang akan membawa penonton menjelajah petualangan intergalaksi penuh warna.

Persiapan Produksi Sejak 2022

Persiapan panjang film ini dimulai sejak 2022, dengan fokus utama pada riset teknologi.

Menurut keterangan dari DossguavaXR Studio, proses ini memakan waktu dua tahun riset dan satu tahun uji coba demi menyempurnakan teknologi XR yang digunakan. Produksi intensif baru benar-benar dimulai pada 2024.

Baca juga:  Seru! Kids Coloring Competition Hadir di Pakons Prime Hotel, Total Hadiah Rp2 Juta

PFN mengungkapkan “Pelangi di Mars” kemungkinan baru tayang pada 2026, meski jadwal rilis pastinya belum diumumkan.

Di Tengah Sorotan Film Animasi Indonesia

Kabar produksi “Pelangi di Mars” datang di saat industri film animasi Indonesia sedang menjadi sorotan.

Publik tengah ramai membicarakan “Merah Putih: One For All”, film animasi dengan biaya produksi Rp6,7 miliar yang menuai kritik terkait kualitas visual dan eksekusi ceritanya.

Bahkan sejumlah publik figur ikut angkat bicara. Namun, Ketua PFN Riefian Fajarsyah atau yang dikenal sebagai Ifan Seventeen, mengatakan film tersebut bukan bagian dari proyek PFN dan tidak menggunakan dana pemerintah.

“Perlu diingat, film ini tidak menggunakan anggaran dana dari pemerintah sedikitpun dan ini bukan filmnya PFN,” ujar Ifan pada Rabu, 13 Agustus 2025.

Baca juga:  Aktor Senior Korea Selatan Choi Jung-woo Meninggal Dunia, Dikenang Lewat Peran Ikonisnya

Meski begitu, Ifan tetap memberikan dukungan moral kepada tim pembuat “Merah Putih: One For All”.

“Memang, menurut kami di PFN, film ini jauh secara maksimal dari segi produksinya tapi bukankah kualitas produksi merupakan bagian dari pembelajaran?” tambahnya.

PFN Siap Angkat Standar Film Animasi Lokal

Dengan hadirnya “Pelangi di Mars”, PFN berharap dapat memberikan standar baru dalam produksi film animasi nasional, baik dari sisi teknologi maupun kualitas cerita.

Penggunaan teknologi XR diharapkan mampu memberikan pengalaman sinematik yang imersif, setara dengan film animasi kelas dunia.

Salah seorang pegawai PFN yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan harapan terkait Pelangi di Mars.

“Jika berjalan sesuai rencana, “Pelangi di Mars” bisa menjadi tonggak penting dalam sejarah animasi Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa karya anak bangsa mampu bersaing di kancah global”.*

Editor : KF

Sumber Berita: Siaran pers

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yadi Timo Meninggal Dunia, Kenangan Kritik Pedas Sang Aktor Bikin Haru
Jalankan Instruksi Gubernur, Sekda Provinsi Banten Mengundang dan Mengapresiasi Tim Banten Inovatif Expo 2026
Stadion Benteng Reborn, Tangerang: Gratis Masuk! Ini Rute dan Fasilitasnya
Stadion Benteng Reborn Makin Ramai, Sachrudin Dorong Tangerang Jadi Kota Sport Tourism
Pakons Prime Hotel Tangerang Gelar Wedding Showcase, Paket Pernikahan Mulai Rp32 Juta!
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia, PDIP Kehilangan Sosok Seniman Besar
Seru! Kids Coloring Competition Hadir di Pakons Prime Hotel, Total Hadiah Rp2 Juta
“Nothing” Hadir di Jakarta, Saat Kekosongan Justru Penuh Makna
Berita ini 40 kali dibaca
Produksi Film Negara (PFN) tengah menggarap film animasi “Pelangi di Mars” dengan teknologi XR karya sutradara Upie Guava. Film ini menampilkan petualangan robot dan manusia di luar angkasa dan dijadwalkan tayang pada 2026.

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Yadi Timo Meninggal Dunia, Kenangan Kritik Pedas Sang Aktor Bikin Haru

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Jalankan Instruksi Gubernur, Sekda Provinsi Banten Mengundang dan Mengapresiasi Tim Banten Inovatif Expo 2026

Selasa, 29 September 2026 - 12:52 WIB

Stadion Benteng Reborn, Tangerang: Gratis Masuk! Ini Rute dan Fasilitasnya

Selasa, 29 September 2026 - 09:05 WIB

Stadion Benteng Reborn Makin Ramai, Sachrudin Dorong Tangerang Jadi Kota Sport Tourism

Sabtu, 26 September 2026 - 09:23 WIB

Pakons Prime Hotel Tangerang Gelar Wedding Showcase, Paket Pernikahan Mulai Rp32 Juta!

Berita Terbaru