Staf Ahli Gubernur Ungkap Festival Ana NTT Kreatif Muncul dari Ide Bernas Kaum Milenial

Jumat, 21 November 2025 - 22:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Ahli Gubernur Ungkap Festival Ana NTT Kreatif Muncul dari Ide Bernas Kaum Milenial. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Staf Ahli Gubernur Ungkap Festival Ana NTT Kreatif Muncul dari Ide Bernas Kaum Milenial. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Bajawa.Metrosiar- Staf Ahli Gubernur NTT Bidang Kesejahteraan Rakyat, Ady Endezon Mandala ungkap Festival Ana NTT Kreatif yang sering disebut AnTikFest ini muncul dari ide bernas kaum milenial.

“Festival ini melibatkan ide-ide berlian, pikiran bernas dari kalangan anak muda yang sudah dibuktikan sebelumnya yaitu di Kota Kupang dan Sumba Timur dan malam hari ini ada di Kota Bajawa ini,” ungkap Mandala ketika mewakili Gubernur NTT membuka AnTikfest Series III di Kabupaten Ngada, Jumat (21/11/25).

Ia mengatakan, Dinas Pariwisata Provinsi bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota telah mencurahkan seluruh pikiran dan dedikasinya untuk menyiapkan festival ini.

Untuk itu Mandala mengajak kepada kaum milenial agar menjadikan festival ini sebagai ajang untuk terus mengasah kreativitas, inovasi dan beride ria untuk bisa menghasilkan nilai tambah yang pada akhirnya berdampak bagi kesejahteraan bersama.

Didalam festival ini lanjut dia, terintegrasi pula pameran-pameran bagi pelaku-pelaku Ekraf, UMKM dan juga UKM.

Menurut Mandala, dari ribuan pelaku UMKM di NTT yang ada saat ini masih bergulat dengan 5 (lima) problem bersama yakni; keterbatasan modal untuk mengembangkan usaha, aspek pemasaran, belum tumbuhnya relationship bisnis antara usaha besar dan usaha kecil, keterbatasan sarana prasarana pendukung yang menghambat produktivitas, dan masih memerlukan dukungan fasilitasi pembinaan, pemberdayaan, dan pendampingan yang terukur baik dari pemerintah maupun stakeholder lainnya.

Baca juga:  Menko PMK, Kapolri dan Panglima TNI Sidak Pelabuhan Merak, Ini Strategi Atur Arus Mudik

Karena itu, melalui momentum festival AnTikFest yang ketiga kali ini, Mandala meminta untuk terus merajut kebersamaan, bekerja secara bersama-sama mendukung seluruh program yang telah dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota, agar makin hari kesejahteraan masyarakat NTT bisa terwujud.

“Semoga festival ini membawa manfaat yang besar, selanjutnya melahirkan karya-karya yang membanggakan dan menjadi cahaya yang menerangi langkah kita menuju NTT yang semakin sejahtera, mandiri dan bermartabat,” ucap Mandala.

Sementara itu Bupati Ngada, Raymundus Bena dalam sambutannya mengapresiasi Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan juga semua pihak yang telah terlibat dalam menginisiasi festival AnTikFest Series III di Kabupaten Ngada.

Ray Bena menjelaskan, AnTikFest adalah ruang untuk mengekspresikan kreativitas, menumbuhkan inovasi dan memperkuat ekonomi lokal. Festival ini lanjut dia bukan sekedar panggung pertunjukkan atau bazzar, tetapi wadah perjumpaan gagasan, tempat anak-anak muda NTT, khususnya anak-anak muda Ngada untuk menunjukkan kualitas, cerita dan warna yang membanggakan daerah ini.

Ia mengatakan, di Kabupaten Ngada, ekosistem kreatif terus hidup dan bertumbuh. Bahkan Ngada memiliki banyak agenda budaya dan kreatif setiap tahunnya. Terbaru, adalah Festival Gayain yang baru saja dilaksanakan.

Festival tersebut kata Ray Bena, menjadi bukti bahwa masyarakat Ngada tidak pernah berhenti merawat kreativitas sekaligus merayakan kekayaan budaya yang dimiliki. Kehadiran AnTikFest kali ini semakin melengkapi denyut krativitas dan membawa semangat baru bagi para pelaku ekonomi di daerah ini.

Baca juga:  Negara Sahabat Dapat Lahan Gratis di IKN, Kok Bisa?

Lebih lanjut tandas Ray Bena, tema taun ini “Merajut Kreativitas, Menguatkan Ekonomi Lokal Flores” sangat relevan dengan semangat pembangunan Kabupaten Ngada. UMKM, Kuliner, Tenunan, Musik, Fashion dan berbagai produk kreatif yang hadir hari ini adalah wajah kemajuan masyarakat.

Ketika kreativitas tumbuh, ekonomi lokal bergerak. Ketika ekonomi lokal bergerak, kesejahteraan masarakat pasti meningkat, ketus Ray Bena sembari menyatakan festival ini sebagai ruang belajar dan ruang tampil bagi generasi muda penentu masa depan Ngada dan NTT.

Pemerintah Kabupaten Ngada ujar dia, terus berupaya memperkuat ekosistem ekonomi melalui kebijakan pemberdayaan UKM, peningkatan kualitas produk lokal serta perluasan akses pasar. Kehadiran AnTikFest di Bajawa menjadi dorongan besar bagi Kabupaten Ngada untuk terus berbenah, terus mendukung dan terus membuka ruang kreativitas bagi masyarakat.

“Mari kita manfaatkan festival ini sebagai kesempatan untuk saling belajar, saling mendukung dan tentu saja menggunakan produk-produk lokal Bajawa dan Flores pada umumnya. Setiap tenunan yang kita beli, setiap kopi yang kita nikmati, setiap karya musik dan kuliner kita apresiasi adalah kontribusi nyata bagi ekonomi di daerah kita,” tutup Ray Bena.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minggu Kasih Tigaraksa Bikin Heboh, Kehadiran Polisi Jadi Sorotan
Kartini Belum Usai! Srikandi Banten Siapkan Perayaan Spektakuler Penuh Kejutan
TNI Perketat Keamanan di Wilayah PT Freeport Indonesia Usai Gangguan KKB
Muscab PKB Tiga Daerah: Nama Lama Mendominasi, Siapa yang Akan Terpilih?
Sampah Jadi Uang! Warga RW 12 Kutabumi Siap Jalankan Program Bank Sampah
Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
“Festival ini melibatkan ide-ide berlian, pikiran bernas dari kalangan anak muda yang sudah dibuktikan sebelumnya yaitu di Kota Kupang dan Sumba Timur dan malam hari ini ada di Kota Bajawa ini,” ungkap Mandala ketika mewakili Gubernur NTT membuka AnTikfest Series III di Kabupaten Ngada, Jumat (21/11/25). Ia mengatakan, Dinas Pariwisata Provinsi bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota telah mencurahkan seluruh pikiran dan dedikasinya untuk menyiapkan festival ini.

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 21:09 WIB

Minggu Kasih Tigaraksa Bikin Heboh, Kehadiran Polisi Jadi Sorotan

Minggu, 26 April 2026 - 18:56 WIB

Kartini Belum Usai! Srikandi Banten Siapkan Perayaan Spektakuler Penuh Kejutan

Minggu, 26 April 2026 - 11:40 WIB

Muscab PKB Tiga Daerah: Nama Lama Mendominasi, Siapa yang Akan Terpilih?

Sabtu, 25 April 2026 - 19:54 WIB

Sampah Jadi Uang! Warga RW 12 Kutabumi Siap Jalankan Program Bank Sampah

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi/Gemini

Hukum & Kriminal

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:28 WIB

Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang melalap area gudang, dengan kobaran api masih terlihat cukup besar di latar belakang.

Peristiwa & Bencana

Gudang Packaging di Sepatan Tangerang Dilalap Api, 8 Unit Damkar Dikerahkan!

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:07 WIB