Metrosiar — Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dengan agenda utama pembahasan Bantuan Keuangan Provinsi (Banprov) kepada Pemerintah Desa yang bersumber dari APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Kemiri pada Selasa (07/10).
Musdes tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Kemiri beserta perangkat desa, Babinsa, Anggota BPD, perwakilan lembaga kemasyarakatan desa, Perwakilan Koperasi Merah putih,Para Rt/Rw ,Tokoh Pemuda,serta tokoh masyarakat setempat. Agenda musyawarah difokuskan pada penyampaian informasi, pembahasan rencana penggunaan dana bantuan, dan sinkronisasi program desa agar selaras dengan prioritas pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Kemiri Suhud menyampaikan bahwa Musdes ini menjadi forum penting untuk memastikan transparansi dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dana bantuan provinsi.
“Telah disampaikan kepada kami terkait bantuan,sedikit memaparkan Desa kita dikasih alokasi bantuan provinsi, bantuan sekitar 100 juta.
Nah itu, anggaran tersebut dialokasikan untuk apa saja, itu semuanya sudah ada aturannya, sudah ada mekanismenya.
salah satu di antaranya, alokasinya yaitu untuk administrasi desa, ada untuk operasional transformasi posyandu,untuk ketahanan pangan, dan juga untuk penyetelan modal remunis, ada juga disitu di bantuan ini untuk pencegahan anti narkoba, dan sisanya ada untuk pembangunan infrastruktur”, Ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa sebagian anggaran akan digunakan untuk mendukung program Koperasi Merah Putih, serta pengembangan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Bantuan ini menjadi peluang bagi desa untuk memperkuat perekonomian masyarakat dan meningkatkan pelayanan publik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kemiri Suhud menambahkan bahwa Pemerintah Desa akan menindaklanjuti hasil musyawarah dengan menyusun perencanaan kegiatan yang tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu ketua BPD atau yang diwakilkan oleh Wawan anggota BPD Desa Kemiri menyampaikan “Harapan kami, BUMDes yang dibentuk tidak hanya menjadi formalitas atau slogan, tetapi mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat Desa Kemiri,” ujar Wawan.
Acara ditutup dengan sesi tanya-jawab Melalui kegiatan ini, BPD dan Pemerintah Desa Kemiri menegaskan komitmen untuk terus menjaga akuntabilitas, transparansi, serta partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan desa.









