Reshuffle Kabinet Merah Putih 2025: Gerindra Dominan, Ini Daftar Lengkap Menteri Baru

Kamis, 18 September 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret para menteri saat dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta (17/9/25). (Foto: BPMI Setpres)

Potret para menteri saat dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta (17/9/25). (Foto: BPMI Setpres)

Metrosiar – Perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih pada Rabu (17/9/25) membawa perubahan signifikan terhadap peta politik di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Sebanyak 11 pejabat baru dilantik, terdiri dari tokoh partai politik dan nonpartai.

Hal ini sekaligus mengubah distribusi kursi di antara partai-partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju.

Gerindra Dapat Tambahan Pos Strategis

Partai Gerindra sebagai tulang punggung koalisi mendapat tambahan kursi strategis, salah satunya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan yang kini dijabat Djamari Chaniago.

Selain itu, sejumlah nama kader Gerindra seperti Prasetyo Hadi, Sugiono, hingga Fadli Zon juga memperkuat jajaran kementerian dan wakil menteri.

PDI-P Kehilangan Kursi

Berbeda dengan Gerindra, PDI-P yang berada di luar pemerintahan justru kehilangan posisi penting.

Baca juga:  Penandatanganan MOU 1 Juta Rumah dari Qatar.

Jabatan Kepala LKPP yang sebelumnya dipegang Hendrar Prihadi kini tidak lagi ditempati kader PDI-P.

Komposisi Kabinet Merah Putih Pasca-Reshuffle

Berikut distribusi kursi partai politik di Kabinet Merah Putih setelah reshuffle jilid ketiga:

  • Partai Gerindra: Djamari Chaniago (Menko Polhukam), Prasetyo Hadi (Mensesneg), Sugiono (Menlu), Fadli Zon (Menteri Kebudayaan), Maruarar Sirait (Menteri Perumahan), serta sejumlah wakil menteri termasuk Thomas Djiwandono dan Dahnil Anzar Simanjuntak.
  • Partai Golkar: Airlangga Hartarto (Menko Perekonomian), Agus Gumiwang (Menperin), Bahlil Lahadalia (Menteri ESDM), Meutya Hafid (Menkomdig), Nusron Wahid (Menteri ATR/BPN), hingga Dyah Roro Esti (Wamendag).
  • PAN: Zulkifli Hasan (Mendag), Yandri Susanto (Menteri Desa), Sakti Wahyu Trenggono (Menteri KKP), hingga Bima Arya (Wamendagri).
  • Partai Demokrat: Agus Harimurti Yudhoyono (Menko Infrastruktur), Teuku Riefky (Menteri Ekonomi Kreatif), Dody Hanggodo (Menteri PUPR), serta Ossy Dermawan (Wamen ATR/BPN).
  • PKB: Muhaimin Iskandar (Menko Pemberdayaan Masyarakat), Saifullah Yusuf (Menteri Sosial).
  • PKS: Yassierli dipercaya sebagai Menteri Ketenagakerjaan.
  • PBB: Yusril Ihza Mahendra menjabat Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan.
  • PSI: Raja Juli Antoni (Menteri Kehutanan), Giring Ganesha (Wamendikbud).
  • Partai Gelora: Anis Matta (Wamenlu), Fahri Hamzah (Wamen Perumahan).
  • Partai Rakyat Adil Makmur: Agus Jabo Priyono (Wamen Sosial).
  • PKP: Diaz Hendropriyono (Wamen Lingkungan Hidup).
  • PPP: Muhammad Mardiono (Utusan Khusus Presiden Ketahanan Pangan).
  • Partai Garda Perubahan Indonesia: Ahmad Ridha Sabana (UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Digital).*

Editor : Konradus Fedhu

Sumber Berita: Kompas.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kritik Tajam AWN Soroti LKPJ Bupati Ngada Dalam Rapat Kerja Komisi 2
Gelora Panaskan Mesin 2029, Program Rahasia DPD Mulai Digeber!
Alarm Bahaya! Harga Minyak Bisa Guncang Ekonomi Indonesia
Kritisi Program Strategis Nasional, Patris Lali Wolo Sentil MBG, KMP dan Sekolah Rakyat: Masyarakat Butuh Pendidikan Gratis
Tanggapi Dinamika Pelantikan Sekda Ngada, Pimpinan DPRD Rekomendasikan RDP
Perang Iran–Israel Makin Membara, Benarkah Israel Akan Jadi Musuh Bersama di Kawasan?
Dinamika Pelantikan Sekda Ngada, Fraksi Gerindra Tekankan Pentingnya Etika Komunikasi
Anis Matta Buka OK Gelora, Soroti Ketidakpastian Dunia dan Masa Depan Indonesia
Reshuffle Kabinet Merah Putih 2025 mengubah peta kekuatan politik di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Gerindra semakin dominan dengan tambahan kursi strategis, sementara Golkar, PAN, Demokrat, PKB, PKS, PBB, PSI, Gelora, PPP, hingga partai-partai baru ikut memperkuat barisan kabinet. Perubahan ini jadi konsolidasi politik menuju agenda nasional.

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 21:46 WIB

Kritik Tajam AWN Soroti LKPJ Bupati Ngada Dalam Rapat Kerja Komisi 2

Senin, 6 April 2026 - 09:02 WIB

Gelora Panaskan Mesin 2029, Program Rahasia DPD Mulai Digeber!

Sabtu, 4 April 2026 - 22:17 WIB

Alarm Bahaya! Harga Minyak Bisa Guncang Ekonomi Indonesia

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:51 WIB

Kritisi Program Strategis Nasional, Patris Lali Wolo Sentil MBG, KMP dan Sekolah Rakyat: Masyarakat Butuh Pendidikan Gratis

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:28 WIB

Tanggapi Dinamika Pelantikan Sekda Ngada, Pimpinan DPRD Rekomendasikan RDP

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB