Lapangan Kerja Melimpah! Paket Ekonomi 2025 Targetkan Serap Jutaan Pekerja dari Kota hingga Desa

Selasa, 16 September 2025 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usulan Program Paket Ekonomi 2025 dan Penyerapan Tenaga Kerja.

Usulan Program Paket Ekonomi 2025 dan Penyerapan Tenaga Kerja.

Metrosiar – Kabar baik untuk masyarakat Indonesia! Pemerintah lewat Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian baru saja mengumumkan Program Paket Ekonomi 2025. Program ini jadi andalan baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka jutaan lapangan kerja. Jakarta (16/09/25).

Dengan anggaran jumbo mencapai Rp16,23 triliun, pemerintah menyiapkan sederet program yang menyentuh berbagai sektor, mulai dari pendidikan, pangan, transportasi, UMKM, hingga kelautan.

Apa Saja Isi Program Paket Ekonomi 2025?

Beberapa program yang siap digulirkan antara lain:

  • Magang Lulusan Perguruan Tinggi: 20 ribu fresh graduate bakal dapat uang saku Rp3,3 juta per bulan selama 6 bulan.
  • PPh 21 Ditanggung Pemerintah (DTP): keringanan pajak untuk 552 ribu pekerja sektor pariwisata.
  • Bantuan Pangan: 18,3 juta keluarga penerima manfaat akan dapat 10 kg beras selama Oktober–November 2025.
  • Diskon Iuran Jaminan Sosial: 731 ribu pengemudi ojol, ojek pangkalan, kurir, hingga supir logistik dapat potongan iuran JKK dan JKM.
  • Program Padat Karya Tunai: menyerap lebih dari 600 ribu tenaga kerja lewat proyek infrastruktur.
Baca juga:  Praktisi Komunikasi Gunawan Raharjo: Sufmi Dasco Pemersatu Tokoh Bangsa

Selain itu, ada juga program perkotaan yang dimulai dari DKI Jakarta untuk perbaikan pemukiman sekaligus wadah pemasaran UMKM dan pekerja gig economy.

Fokus ke Lapangan Kerja Baru

Pemerintah serius membuka peluang kerja di sektor riil. Beberapa program andalan di antaranya:

  • Koperasi Merah Putih: target serap lebih dari 1 juta pekerja.
  • Replanting Perkebunan Rakyat: membuka 1,6 juta lapangan kerja lewat tanaman tebu, kakao, kopi, kelapa, dan lainnya.
  • Kampung Nelayan Merah Putih: ciptakan hingga 200 ribu pekerjaan baru.
  • Revitalisasi Tambak Pantura: serap 168 ribu pekerja.
  • Modernisasi Kapal Nelayan: hampir 200 ribu lapangan kerja baru di sektor perikanan.
Baca juga:  Syarat dan Susunan Pengurus Koperasi Merah Putih, Simak Cara Daftarnya!

Likuiditas Rp200 Triliun Lewat KUR Perumahan

Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan dengan total likuiditas Rp200 triliun. Targetnya pembangunan lebih dari 400 ribu rumah dengan bunga ringan mulai 5% per tahun.

Harapan Pemerintah

Lewat Program Paket Ekonomi 2025, pemerintah ingin memastikan masyarakat bisa merasakan langsung manfaatnya: harga pangan lebih terjangkau, beban pajak lebih ringan, hingga lapangan kerja baru yang terbuka lebar.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
Optimalkan Layanan Jasa Perbankan, Pemkab Ngada dan Bank NTT Teken PKS
Kritik Tajam AWN Soroti LKPJ Bupati Ngada Dalam Rapat Kerja Komisi 2
Gelora Panaskan Mesin 2029, Program Rahasia DPD Mulai Digeber!
Alarm Bahaya! Harga Minyak Bisa Guncang Ekonomi Indonesia
Viral Pungli Pulau Cangkir Disetop! Ini Langkah Tegas Aparat Kronjo
Kritisi Program Strategis Nasional, Patris Lali Wolo Sentil MBG, KMP dan Sekolah Rakyat: Masyarakat Butuh Pendidikan Gratis
Tanggapi Dinamika Pelantikan Sekda Ngada, Pimpinan DPRD Rekomendasikan RDP

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:46 WIB

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu

Kamis, 9 April 2026 - 18:50 WIB

Optimalkan Layanan Jasa Perbankan, Pemkab Ngada dan Bank NTT Teken PKS

Selasa, 7 April 2026 - 21:46 WIB

Kritik Tajam AWN Soroti LKPJ Bupati Ngada Dalam Rapat Kerja Komisi 2

Senin, 6 April 2026 - 09:02 WIB

Gelora Panaskan Mesin 2029, Program Rahasia DPD Mulai Digeber!

Sabtu, 4 April 2026 - 22:17 WIB

Alarm Bahaya! Harga Minyak Bisa Guncang Ekonomi Indonesia

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB