Ungkap Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Rendah, Ini yang Dilakukan Pemda Ngada

Kamis, 7 Agustus 2025 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemda Ngada optimalkan pengelolaan pajak dan retribusi lewat pendataan ulang objek pajak guna tingkatkan PAD dan sinergi antar lembaga. Potret suasana rapat. (Foto: Frans Dhena)

Pemda Ngada optimalkan pengelolaan pajak dan retribusi lewat pendataan ulang objek pajak guna tingkatkan PAD dan sinergi antar lembaga. Potret suasana rapat. (Foto: Frans Dhena)

Metrosiar – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendorong optimalisasi pengelolaan pajak dan retribusi daerah melalui perbaikan database dan pendataan ulang objek pajak.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten tersebut.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, saat menyampaikan jawaban pemerintah atas pemandangan umum Fraksi PKB terhadap Ranperda Perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, pada Rabu (6/8/2025) di Bajawa.

Baca juga:  Aktif Kembangkan Potensi Budaya Lokal, Kabupaten Ngada Dipilih Jadi Tuan Rumah Festival Gayain 2025

“Sejalan dengan pandangan Fraksi PKB, pemerintah senantiasa berupaya meningkatkan pengelolaan pajak dan retribusi. Saat ini kami sedang melakukan pendataan ulang semua objek pajak dan retribusi melalui kegiatan Orientasi CPNSD,” ungkap Berni Dhey.

Pemda Ngada perbaiki database pajak dan retribusi melalui pendataan ulang CPNSD untuk dorong peningkatan PAD dan kepatuhan wajib pajak.
Pemda Ngada optimalkan pengelolaan pajak dan retribusi lewat pendataan ulang objek pajak guna tingkatkan PAD dan sinergi antar lembaga. Potret suasana rapat. (Foto: Frans Dhena)

Wabup Berni juga menjelaskan Pemda Ngada telah menjalin kerja sama lintas sektor, termasuk dengan KPP Ende, Bank NTT, PLN, BPN/ATR, notaris, serta aparat TNI dan Polri.

Baca juga:  Pemulihan Hutan Leuser Dimulai, Sawit Ilegal Ditumbangkan dan Diganti Tanaman Hutan

Langkah tersebut dinilai penting dalam pengawasan dan pemungutan pajak yang lebih efektif.

Selain itu, Pemda Ngada mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem pemungutan pajak dan retribusi, meskipun keterbatasan sumber daya masih menjadi tantangan.

“Pemerintah membutuhkan dukungan semua pihak agar pengelolaan pajak dan retribusi dapat lebih optimal. Salah satu kendala saat ini adalah rendahnya tingkat kepatuhan wajib pajak, dan itu akan kami atasi melalui edukasi dan sosialisasi,” tambahnya.

Pemerintah juga menyatakan komitmennya untuk mengevaluasi kebijakan pajak dan retribusi agar lebih sesuai dengan kondisi ekonomi dan sosial masyarakat di Kabupaten Ngada.* (Frans Dhena)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minggu Kasih Tigaraksa Bikin Heboh, Kehadiran Polisi Jadi Sorotan
Kartini Belum Usai! Srikandi Banten Siapkan Perayaan Spektakuler Penuh Kejutan
Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma
Gudang Packaging di Sepatan Tangerang Dilalap Api, 8 Unit Damkar Dikerahkan!
TNI Perketat Keamanan di Wilayah PT Freeport Indonesia Usai Gangguan KKB
Muscab PKB Tiga Daerah: Nama Lama Mendominasi, Siapa yang Akan Terpilih?
Sampah Jadi Uang! Warga RW 12 Kutabumi Siap Jalankan Program Bank Sampah
Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah
Pemda Ngada, Flores, NTT, mengoptimalkan pengelolaan pajak dan retribusi daerah melalui perbaikan database dan pendataan ulang objek pajak. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat sinergi dengan instansi terkait, serta mendorong kepatuhan wajib pajak melalui edukasi dan sosialisasi

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 21:09 WIB

Minggu Kasih Tigaraksa Bikin Heboh, Kehadiran Polisi Jadi Sorotan

Minggu, 26 April 2026 - 18:56 WIB

Kartini Belum Usai! Srikandi Banten Siapkan Perayaan Spektakuler Penuh Kejutan

Minggu, 26 April 2026 - 17:28 WIB

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 April 2026 - 17:07 WIB

Gudang Packaging di Sepatan Tangerang Dilalap Api, 8 Unit Damkar Dikerahkan!

Minggu, 26 April 2026 - 11:40 WIB

Muscab PKB Tiga Daerah: Nama Lama Mendominasi, Siapa yang Akan Terpilih?

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi/Gemini

Hukum & Kriminal

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:28 WIB