Kabupaten Tangerang, Metrosiar – Lingkungan belajar yang aman dan nyaman menjadi hak setiap peserta didik. Prinsip tersebut menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pendidikan (Disdik) dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Sepanjang tahun 2025, Disdik Kabupaten Tangerang merealisasikan rehabilitasi total sekolah dan ruang belajar. Langkah ini dilakukan untuk menunjang kenyamanan kegiatan belajar mengajar (KBM) sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan
di wilayah Kabupaten Tangerang.
Kepala Bidang Sekolah Dasar (Kabid SD) Disdik Kabupaten Tangerang, Dilly Windu, mengatakan rehabilitasi dilakukan dengan pengawasan ketat guna memastikan kualitas bangunan sesuai standar. Hal itu dilakukan agar proses belajar mengajar berjalan optimal dan menyenangkan bagi siswa.
“Sepanjang 2025, Disdik Kabupaten Tangerang telah melakukan rehabilitasi total ruang belajar. Dalam pelaksanaannya, kami melakukan pengawasan ketat untuk menjamin kualitas bangunan. Tujuannya agar ke depan proses KBM lebih nyaman, maksimal, dan menyenangkan demi meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar Dilly saat ditemui di lingkungan Pemkab Tangerang, Senin (19/1/2026).
Dilly memaparkan, capaian pembangunan sarana pendidikan sepanjang 2025 mencakup berbagai jenjang. Untuk tingkat Sekolah Dasar (SD), Disdik membangun empat Unit Sekolah Baru (USB), 120 Ruang Kelas Baru (RKB), serta merehabilitasi 312 ruang kelas. Selain itu, dilakukan pemagaran sepanjang 2.831 meter dan paving atau betonisasi halaman seluas 5.241 meter persegi.
Sementara pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Disdik membangun dua Unit Sekolah Baru, 120 Ruang Kelas Baru, merehabilitasi 84 ruang, membangun satu ruang guru baru, serta melakukan pemagaran sepanjang 1.112 meter dan paving atau betonisasi halaman seluas 12.957 meter persegi.
Lebih lanjut, Dilly menegaskan pihaknya akan terus berupaya maksimal menciptakan kenyamanan KBM di seluruh sekolah. Disdik juga membuka ruang informasi dan masukan terkait kondisi sekolah yang masih membutuhkan perbaikan, baik dari masyarakat maupun pihak sekolah.
“Kami akan terus menampung informasi terkait sekolah yang dinilai kurang nyaman untuk KBM. Meski tidak jarang mendapat kritik atau pemberitaan miring, hal itu tidak akan menyurutkan semangat kami untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tangerang,” tegasnya.
Dilly menambahkan, Disdik Kabupaten Tangerang tidak anti kritik selama disampaikan secara beretika, sesuai fakta, dan dilandasi pemahaman yang benar.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pihak sekolah untuk bersama-sama menjaga fasilitas pendidikan demi masa depan generasi penerus.
“Kami terbuka terhadap kritik yang membangun. Mari bersama-sama menjaga dan memperhatikan fasilitas pendidikan demi masa depan generasi Kabupaten Tangerang yang lebih gemilang,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala SDN Balaraja 3, Mulyadi, M.Pd, mewakili guru, siswa, serta orang tua murid, menyampaikan apresiasi kepada Disdik Kabupaten Tangerang atas pembangunan dua Ruang Kelas Baru di sekolahnya.
“Dengan tambahan dua RKB ini, kami cukup terbantu untuk mengurai kepadatan jumlah siswa di kelas agar proses belajar lebih nyaman,” kata Mulyadi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (20/1/2026).
Namun demikian, Mulyadi mengungkapkan SDN Balaraja 3 masih membutuhkan tambahan ruang kelas. Lokasi sekolah yang berada di kawasan padat penduduk menyebabkan jumlah siswa terus meningkat setiap tahun.
“Setiap penerimaan peserta didik baru, kami terpaksa menolak calon siswa karena keterbatasan ruang kelas. Kami berharap pada 2026 ini bisa kembali mendapatkan pembangunan RKB,” ujarnya.









