Respons Cepat Laporan Warga, Pemdes Klebet dan Pemcam Kemiri Tinjau Lokasi Genangan

Avatar photo

Senin, 12 Januari 2026 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Kabupaten Tangerang – Metrosiar Merespons keluhan yang disampaikan oleh masyarakat setempat, Pemerintah Desa Klebet bergerak cepat melakukan peninjauan lapangan. Langkah ini diambil guna memastikan kondisi terkini pemukiman yang sempat terdampak oleh luapan air akibat cuaca ekstrem hujan deras.

​Dalam kegiatan tersebut, jajaran Pemdes Klebet tidak datang sendiri, melainkan didampingi oleh tim gabungan dari Pemerintah Kecamatan Kemiri dari Satpol PP serta relawan Pemadam Kebakaran (REDKAR) memperkuat koordinasi di lapangan untuk mengantisipasi potensi susulan.

​Tim gabungan tersebut terlihat menyambangi langsung titik-titik rawan Banjir yang berada di wilayah RT 02/06 dan RT 05/06, Kampung Benyawakan Jaya, Desa Klebet, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang. Kehadiran petugas pada Senin siang (12/01/26) ini bertujuan untuk memetakan dampak kerusakan serta mencari akar permasalahan banjir.

​Berdasarkan pantauan di lokasi, volume air yang sebelumnya membanjiri jalanan dan teras rumah warga terpantau sudah mulai menyusut. Kondisi ini membawa angin segar bagi penduduk yang sejak pagi sempat merasa khawatir akan adanya kenaikan debit air jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

​Seiring dengan surutnya air tersebut, denyut nadi kehidupan masyarakat di Kampung Benyawakan Jaya berangsur-angsur normal. Warga mulai terlihat sibuk membersihkan terasnya dan kembali menjalankan rutinitas harian mereka sebagaimana mestinya tanpa hambatan yang berarti.

Baca juga:  Ketua UPK Gunung Kaler Apresiasi Kegiatan PWGK-KRESEK

Camat Kemiri Rudi HK menyampaikan berdasarkan hasil inspeksi yang dilakukan di lapangan hari ini, menunjukkan bahwa penambahan infrastruktur drainase di wilayah tersebut. Ketiadaan jalur pembuangan akhir ini menjadi penyebab utama terjadinya genangan yang kerap mengganggu kenyamanan masyarakat saat hujan turun. Oleh karena itu, kami dari pihak Kecamatan Kemiri bersama Pemerintah Desa Klebet berkomitmen untuk segera mengalokasikan anggaran pada tahun 2026 ini. Fokus utama kami adalah memprioritaskan pembangunan saluran pembuangan yang representatif guna memastikan aliran air dapat mengalir dengan lancar. Dan Kami memohon doa serta dukungan dari seluruh warga agar rencana konstruksi ini dapat segera terealisasi tanpa kendala. Kami berupaya semaksimal mungkin agar persoalan ini mendapat penyelesaian permanen melalui penganggaran tahun ini, demi meningkatkan kualitas lingkungan hidup bagi penduduk di Kampung Benyawakan Jaya.” Ujarnya.

Tak sampai disitu Orang nomor satu di Kecamatan Kemiri ini juga mengimbau agar seluruh elemen masyarakat senantiasa waspada terhadap perubahan cuaca yang fluktuatif. Beliau menegaskan bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah kunci utama untuk mencegah tersumbatnya drainase yang menjadi pemicu utama meluapnya air ke pemukiman.​

Baca juga:  Bupati dan DPRD Kabupaten Tangerang Sepakati Ranwal RPJMD 2025–2029

Di sisi lain, Kepala Desa Klebet (Jamarudin) memberikan pesan kepada warganya agar tidak membuang sampah ke aliran sungai atau selokan. Menurutnya, kesadaran kolektif dalam memelihara sarana pembuangan air akan sangat membantu desa dalam meminimalisir risiko banjir tahunan di wilayah tersebut.

​Ketua RT setempat pun(Ubay) turut memberikan seruan kepada warga di lingkungan nya untuk proaktif melakukan kerja bakti secara rutin. Ia berharap koordinasi antara warga dan pihak desa tetap terjaga dengan baik.

​Sinergi antara pemerintah dan relawan dalam inspeksi mendadak ini mendapat apresiasi positif dari warga. Kehadiran negara di tengah musibah memberikan rasa aman bagi masyarakat Benyawakan Jaya yang seringkali merasa cemas setiap kali musim penghujan tiba.

​Sebagai penutup, seluruh pihak berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi di titik-titik rawan banjir lainnya. Upaya preventif dan respons kilat terhadap laporan warga akan terus menjadi prioritas utama demi menciptakan lingkungan Desa Klebet yang nyaman, aman, dan bebas dari ancaman genangan air.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?
35 Tahun Menanti, Indonesia Akhirnya Taklukkan Thailand dan Juara!
Indonesia Juara! Drama 120 Menit Berakhir di Adu Penalti
Amukan Keluarga Nyaris Pecah di Faobata, Buser Polres Ngada Amankan Terduga Pelaku
Jokowi Soroti Agus Flores: Bukan Pemburu Jabatan, Lebih Memilih Berkarya untuk Negeri
Dari Tangerang ke Purworejo, 86 Pemain Sepak Bola Muda Bawa Misi di Turnamen Nasional
Tapal Batas Ngada-Manggarai Timur Segera Dipatok, Pilar 1-4 Ditargetkan Terpasang Oktober
7.855 Rumah Rusak Akibat Gempa Ngada Masuk Tahap I, BNPB Segera Tindak Lanjuti
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:25 WIB

BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:10 WIB

35 Tahun Menanti, Indonesia Akhirnya Taklukkan Thailand dan Juara!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Indonesia Juara! Drama 120 Menit Berakhir di Adu Penalti

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Amukan Keluarga Nyaris Pecah di Faobata, Buser Polres Ngada Amankan Terduga Pelaku

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:04 WIB

Jokowi Soroti Agus Flores: Bukan Pemburu Jabatan, Lebih Memilih Berkarya untuk Negeri

Berita Terbaru

Foto: Arsip Humas UMY

Hukum & Kriminal

Vape Ini Bukan Vape Biasa, Pakar UMY Ungkap Risiko Napas Berhenti

Kamis, 8 Okt 2026 - 06:33 WIB