Kabupaten Tangerang, Metrosiar – Anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi Partai Demokrat dari Dapil Tangerang B, Taufik Arahman, menyerap beragam aspirasi saat melaksanakan reses masa persidangan ke II tahun sidang 2025–2026.
Dalam pertemuan yang digelar di wilayah Desa Sukamantri Kutajaya, Rabu (11/2/2026), masyarakat menyampaikan sejumlah keluhan. Mulai dari banjir yang kerap datang saat musim penghujan, pemerataan infrastruktur lingkungan, sulitnya lapangan pekerjaan, minimnya informasi dana hibah, hingga layanan kesehatan.
“Banyak kalau aspirasi, ya tadi mungkin setiap kali reses masalahnya itu infrastruktur, pekerjaan. Tapi kali ini ada yang mengeluh soal kurangnya sosialisasi cara mendapatkan dana hibah dari pemerintah,” kata Taufik Arahman saat melaksanakan reses hari ke-6.
Anggota Komisi V DPRD Banten yang akrab disapa Bang Taufik itu mengungkapkan, masyarakat di daerah pemilihannya juga mempertanyakan perhatian Pemerintah Provinsi Banten terhadap pembangunan infrastruktur lingkungan di wilayah perkotaan yang dinilai berkurang.
“Ada juga yang bertanya tapi seolah protes, bahwa saat ini pembangunan infrastruktur lingkungan sudah seolah tidak dipedulikan, hanya desa-desa yang dipedulikan, anggapan masyarakat,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Taufik menjelaskan bahwa Pemprov Banten saat ini memang tengah memfokuskan pembangunan pada jalan-jalan desa guna menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Memang betul saya juga setiap reses tentu mengusulkan kepada Pemprov terkait aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan infrastruktur lingkungan, tapi hasilnya memang tidak maksimal,” ungkapnya.
Ia menambahkan, selain menyampaikan aspirasi ke Pemprov Banten, dirinya juga berkomunikasi dengan Fraksi Partai Demokrat di Kabupaten Tangerang agar aspirasi yang belum terealisasi di tingkat provinsi dapat diperjuangkan melalui pemerintah kabupaten.
“Karena tadi ada keterbatasan baik dari anggaran dan lain sebagainya, saya tentu tidak diam dan saya berkomunikasi dengan kawan-kawan fraksi Kabupaten Tangerang terutama yang satu dapil dengan saya untuk juga mendorong aspirasi masyarakat tersebut,” ujarnya.
Taufik berharap Pemprov Banten tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperhatikan jalan lingkungan di wilayah perkotaan.
“Saya tentu berharap Pemprov saat ini selain fokus pada pembangunan jalan desa juga memperhatikan jalan lingkungan di perkotaan,” harapnya.
Di sisi lain, Taufik mengapresiasi Pemprov Banten di masa kepemimpinan Andra–Dimyati yang dinilai memberi perhatian pada sektor pendidikan. Selain kebijakan sekolah gratis, pembangunan unit sekolah baru juga terus dilakukan.
“Alhamdulillah tahun 2025 kemarin dan tentu akan dilanjutkan pembangunan di tahun 2026 ada beberapa unit sekolah baru di berbagai kabupaten kota, di dapil saya ada dua, ada SMAN 30 dan SMKN 16,” tuturnya.
Diketahui, Taufik Arahman melaksanakan reses masa persidangan ke II tahun sidang 2025–2026 selama delapan hari kerja, sejak 4 Februari 2026 hingga 14 Februari 2026.









