Kapolsek Kresek Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Hibrida

Avatar photo

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Kresek pimpin penanaman jagung hibrida di Desa Talok sebagai dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional(PWGK/Metrosiar)

Kapolsek Kresek pimpin penanaman jagung hibrida di Desa Talok sebagai dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional(PWGK/Metrosiar)

Tangerang, Metrosiar — Kepolisian Sektor (Polsek) Kresek, Polresta Tangerang, melaksanakan kegiatan penanaman jagung hibrida dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional melalui program 1 Desa 2 Hektare Kuartal I Tahun 2026 di Desa Talok, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Sabtu (7/3/2026).

 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kresek AKP Sitta Mardongan Sagala, SH bersama jajaran personel Polsek Kresek, unsur Forkopimcam Kresek, Koramil 07 Kresek, aparatur Desa Talok, serta kelompok tani setempat.

 

Penanaman jagung hibrida dilakukan di lahan seluas kurang lebih 10.000 meter persegi atau sekitar 1 hektare yang dikelola oleh kelompok tani Desa Talok dengan menggunakan bibit jagung hibrida mandiri.

Baca juga:  Banjir Rendam Jalur Semarang-Surabaya, Sejumlah Perjalanan Kereta Api Dibatalkan dan Dialihkan

 

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penanaman jagung secara simbolis oleh unsur Forkopimcam dan para peserta kegiatan, yang kemudian dilanjutkan dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar program tersebut dapat memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat.

 

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi M. Indra Waspada Amirulloh melalui Kapolsek Kresek AKP Sitta Mardongan Sagala menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah, khususnya dalam sektor ketahanan pangan.

Baca juga:  Dini Hari Digerebek Polisi, Aksi Balap Liar di Pandeglang Gagal Total

 

“Polri siap mendukung setiap program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui program ketahanan pangan seperti penanaman jagung hibrida ini,” ujar AKP Sitta.

 

Ia berharap program tersebut dapat meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kecamatan Kresek.

 

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan lancar, aman, dan kondusif serta mendapat dukungan dari berbagai pihak yang terlibat dalam upaya penguatan sektor pertanian di daerah.

Sumber Berita: PWGK

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?
35 Tahun Menanti, Indonesia Akhirnya Taklukkan Thailand dan Juara!
Indonesia Juara! Drama 120 Menit Berakhir di Adu Penalti
Amukan Keluarga Nyaris Pecah di Faobata, Buser Polres Ngada Amankan Terduga Pelaku
Jokowi Soroti Agus Flores: Bukan Pemburu Jabatan, Lebih Memilih Berkarya untuk Negeri
Dari Tangerang ke Purworejo, 86 Pemain Sepak Bola Muda Bawa Misi di Turnamen Nasional
Tapal Batas Ngada-Manggarai Timur Segera Dipatok, Pilar 1-4 Ditargetkan Terpasang Oktober
7.855 Rumah Rusak Akibat Gempa Ngada Masuk Tahap I, BNPB Segera Tindak Lanjuti
Berita ini 21 kali dibaca
Kapolsek Kresek pimpin penanaman jagung hibrida di Desa Talok sebagai dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:25 WIB

BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:10 WIB

35 Tahun Menanti, Indonesia Akhirnya Taklukkan Thailand dan Juara!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Indonesia Juara! Drama 120 Menit Berakhir di Adu Penalti

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Amukan Keluarga Nyaris Pecah di Faobata, Buser Polres Ngada Amankan Terduga Pelaku

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:04 WIB

Jokowi Soroti Agus Flores: Bukan Pemburu Jabatan, Lebih Memilih Berkarya untuk Negeri

Berita Terbaru

Foto: Arsip Humas UMY

Hukum & Kriminal

Vape Ini Bukan Vape Biasa, Pakar UMY Ungkap Risiko Napas Berhenti

Kamis, 8 Okt 2026 - 06:33 WIB