Jokowi Soroti Agus Flores: Bukan Pemburu Jabatan, Lebih Memilih Berkarya untuk Negeri
JAKARTA 2 Oktober 2026 Kiprah Ketua Umum Fast Respon (FRN) Agus Flores kembali menjadi perhatian. Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), dalam pemberitaan yang terbit September 2026 disebut memberikan apresiasi terhadap aktivitas Agus Flores yang dinilai aktif membangun komunikasi dengan masyarakat dan mendukung hubungan positif antara masyarakat dengan institusi Polri.
Dalam pemberitaan tersebut, Jokowi disebut memantau aktivitas Agus Flores dan menilai dirinya sebagai sosok yang terus bergerak dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.
“Semua saya monitor Adinda AF. Dia hebat pada dunia shalawat,” demikian pernyataan yang dikutip sejumlah media dari keterangan terkait.
Yang menarik, ketika muncul pembahasan mengenai kemungkinan Agus Flores mendapatkan posisi pemerintahan, Jokowi disebut memberikan penilaian bahwa Agus Flores bukan sosok yang mengejar jabatan.
“AF bukan orang kejar jabatan, sukanya di-support jalan se-Nusantara,” demikian kutipan yang dimuat dalam pemberitaan tersebut.
Pernyataan itu menggambarkan Agus Flores lebih memilih menjalankan aktivitasnya melalui Fast Respon, turun ke berbagai daerah, membangun komunikasi dengan masyarakat serta mengawal berbagai aspirasi yang diterima organisasi.
Sikap tersebut juga sejalan dengan sejumlah pemberitaan sebelumnya yang mencatat pesan Jokowi kepada Agus Flores agar tetap rendah hati dan terus bersemangat dalam menjalankan aktivitasnya.
Bagi Agus Flores, posisi atau jabatan bukan menjadi ukuran utama dalam sebuah pengabdian. Yang lebih penting adalah bagaimana seseorang dapat memberikan manfaat, menjaga kepercayaan masyarakat, serta terus bekerja untuk kepentingan bangsa dan negara.
Dengan jaringan Fast Respon yang melakukan aktivitas di berbagai daerah, Agus Flores selama ini dikenal aktif melakukan kunjungan lapangan dan membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat maupun institusi.
Pesan yang kemudian mengemuka adalah bahwa pengabdian tidak selalu harus berujung pada sebuah kursi atau jabatan. Bagi seorang aktivis organisasi seperti Agus Flores, ruang pengabdian dapat dilakukan melalui kerja sosial, kontrol masyarakat, komunikasi publik, serta kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Bukan soal mengejar jabatan, tetapi bagaimana terus berkarya dan memberikan manfaat untuk negeri,” menjadi garis besar narasi yang berkembang mengenai sikap Agus Flores.
Redaksi









