Di Kampus STIPER Flores Bajawa, Nicolaus Noywuli: Badan Usaha Berlegalitas Jadi Kunci Lompatan Ekonomi Ngada

Avatar photo

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten 2 Setda Ngada, Nicolaus Noywuli (kiri) ketika menjadi Narasumber dalam Forum Komunikasi Masyarakat terkait Layanan Hukum Badan Usaha. (Foto: Elfrat Fran Dhena)

Asisten 2 Setda Ngada, Nicolaus Noywuli (kiri) ketika menjadi Narasumber dalam Forum Komunikasi Masyarakat terkait Layanan Hukum Badan Usaha. (Foto: Elfrat Fran Dhena)

Bajawa.Metrosiar- Masa depan perekonomian Kabupaten Ngada sangat ditentukan oleh lahirnya badan usaha yang kuat, profesional, dan memiliki legalitas. Pesan itu ditegaskan Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Ngada, Nicolaus Noywuli, saat menjadi narasumber dalam Forum Komunikasi Masyarakat Terkait Layanan Hukum Badan Usaha di Kampus STIPER Flores Bajawa, Senin (29/6/2026).

Mengangkat materi “Badan Usaha dalam Perekonomian Nasional dan Daerah”, Nicolaus menekankan bahwa badan usaha bukan hanya instrumen untuk meraih keuntungan, tetapi merupakan motor utama yang menggerakkan roda ekonomi, menciptakan lapangan kerja, menarik investasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Semakin banyak badan usaha yang legal dan dikelola secara profesional, semakin besar pula peluang daerah untuk tumbuh dan berkembang. Legalitas bukan sekadar memenuhi aturan, tetapi menjadi fondasi membangun ekonomi yang sehat dan berkelanjutan,” tegasnya.

Baca juga:  Dokter Spesialis Tapi Tak Waras? Kalau Mau Riset Psikologi, Jangan Korbankan Privasi Orang!

Menurut Nicolaus, Kabupaten Ngada memiliki kekayaan potensi di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, pariwisata, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, potensi tersebut tidak akan memberikan nilai tambah yang maksimal apabila para pelaku usaha masih menjalankan usahanya tanpa legalitas yang jelas.

Ia menjelaskan, legalitas usaha membuka banyak peluang strategis, mulai dari akses terhadap pembiayaan dan permodalan, kemudahan menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, meningkatnya kepercayaan pasar, hingga terbukanya kesempatan memperoleh investasi yang lebih besar.

“Legalitas adalah pintu masuk menuju usaha yang lebih maju, lebih dipercaya, dan mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif,” ujarnya.

Nicolaus juga mengajak pelaku usaha, akademisi, mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya membentuk badan usaha yang tertib administrasi, taat regulasi, dan memiliki tata kelola yang baik.

Baca juga:  Jadikan Kampus Pusat Edukasi dan Informasi Modal, STIPER FB Luncurkan Galeri Investasi Digital BEI

Menurutnya, forum komunikasi tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat, aman, dan berdaya saing.

“Melalui forum ini, masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya layanan hukum bagi badan usaha. Harapannya, semakin banyak usaha di Ngada yang memiliki legalitas sehingga mampu berkembang, bersaing, dan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Forum yang berlangsung di Kampus STIPER Flores Bajawa itu diikuti mahasiswa, pelaku usaha, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi hukum sekaligus mendorong lahirnya badan usaha yang profesional, tangguh, dan siap menjadi lokomotif pembangunan ekonomi Kabupaten Ngada.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tapal Batas Ngada-Manggarai Timur Segera Dipatok, Pilar 1-4 Ditargetkan Terpasang Oktober
7.855 Rumah Rusak Akibat Gempa Ngada Masuk Tahap I, BNPB Segera Tindak Lanjuti
Gerindra DPR RI Gerak Cepat, Salurkan 10.000 Paket Sembako dan Selimut untuk Warga Terdampak Gempa NTT
Yunus Takandewa di Tengah Luka Gempa: Dari Beras, Telur hingga Kepedulian
Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028
545 Calon Jemaah Haji Jalani Tes Kebugaran dan Pemeriksaan Gratis
Kemenko Pangan Salurkan Rp1,2 Miliar, Korban Gempa Ngada Dapat Bantuan Tunai hingga Logistik
Naas! Minibus EB 1539 DI Terjun ke Jurang 50 Meter di Golewa Selatan, 2 Tewas
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:29 WIB

Tapal Batas Ngada-Manggarai Timur Segera Dipatok, Pilar 1-4 Ditargetkan Terpasang Oktober

Selasa, 29 September 2026 - 17:16 WIB

7.855 Rumah Rusak Akibat Gempa Ngada Masuk Tahap I, BNPB Segera Tindak Lanjuti

Selasa, 29 September 2026 - 12:54 WIB

Gerindra DPR RI Gerak Cepat, Salurkan 10.000 Paket Sembako dan Selimut untuk Warga Terdampak Gempa NTT

Selasa, 29 September 2026 - 08:25 WIB

Yunus Takandewa di Tengah Luka Gempa: Dari Beras, Telur hingga Kepedulian

Minggu, 27 September 2026 - 23:37 WIB

Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028

Berita Terbaru

Religi

Umroh Sambil Dukung Timnas, Ini Kesempatan Langka!

Selasa, 29 Sep 2026 - 15:34 WIB

Foto udara kondisi perbaikan Jalan Bayur Sangego, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Selasa (15/9/26). (Sumber : Dinas Kominfo Kota Tangerang) (NOVAN NANDA AJITA)

Bisnis & Investasi

Empat Jalan Tangerang Tuntas, Akses Warga Kembali Lancar

Selasa, 29 Sep 2026 - 13:19 WIB