AHP Tantang Mahasiswa STIPER Jadi Bos Muda! Urus Badan Usaha Kini Makin Mudah, Legalitas Bukan Lagi Hambatan

Avatar photo

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andreas Hugo Pareira Tantang Mahasiswa STIPER Jadi Bos Muda! Urus Badan Usaha Kini Makin Mudah, Legalitas Bukan Lagi Hambatan. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Andreas Hugo Pareira Tantang Mahasiswa STIPER Jadi Bos Muda! Urus Badan Usaha Kini Makin Mudah, Legalitas Bukan Lagi Hambatan. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dr. Andreas Hugo Pareira (AHP), mengajak mahasiswa STIPER Flores Bajawa untuk berani bertransformasi dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja.

Ia menegaskan, kini mengurus badan usaha tidak lagi rumit karena layanan administrasi hukum telah bertransformasi secara digital sehingga legalitas usaha dapat diakses dengan cepat, mudah, dan transparan.

Pesan tersebut disampaikan Andreas saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi Layanan Administrasi Hukum tentang Kemudahan Pembentukan Badan Usaha di Kampus STIPER Flores Bajawa, Senin (29/6/2026).

Menurut Andreas, anggapan bahwa mendirikan badan usaha identik dengan birokrasi panjang dan proses yang berbelit sudah tidak relevan. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum terus melakukan reformasi pelayanan agar masyarakat semakin mudah memperoleh legalitas usaha.

“Selama ini masih banyak masyarakat yang enggan memulai usaha karena menganggap proses pengurusan izin terlalu rumit. Kondisi ini harus diubah. Negara harus hadir dengan pelayanan yang sederhana, cepat, dan mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat,” tegas Andreas.

Baca juga:  Hadiri Wisuda STIPER FB Angkatan ke-2, Ketua DPRD Ngada Tekankan Pentingnya Jadi SDM Unggul

Ia menjelaskan, digitalisasi layanan administrasi hukum merupakan langkah strategis pemerintah untuk menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus mendorong tumbuhnya pelaku usaha baru. Dengan sistem yang semakin modern, proses pendirian badan usaha kini dapat dilakukan secara praktis tanpa harus terjebak dalam birokrasi yang panjang.

Mahasiswa Harus Berani Jadi Pengusaha
Dalam kesempatan itu, Andreas juga memberikan motivasi kepada mahasiswa agar mulai membangun usaha sejak masih berada di bangku kuliah. Menurutnya, generasi muda memiliki potensi besar menjadi motor penggerak ekonomi apabila berani berwirausaha dengan landasan hukum yang kuat.

“Jangan hanya bercita-cita menjadi pencari kerja. Jadilah pencipta lapangan kerja. Bangun usaha yang profesional dengan legalitas yang jelas agar memiliki kepastian hukum dan mampu bersaing di tengah persaingan usaha yang semakin ketat,” pesannya.

Baca juga:  My Medical My Adventure PMI Tak Sekadar Bawa Obat, Pulihkan Harapan Warga Turamuri yang Masih Trauma Gempa Flores

Ia menegaskan, legalitas usaha bukan sekadar memenuhi aturan, tetapi menjadi modal penting untuk mengembangkan bisnis. Badan usaha yang sah secara hukum akan lebih mudah memperoleh akses pembiayaan, memperluas jaringan kemitraan, serta meningkatkan kepercayaan investor maupun konsumen.

Antusias Bertanya Soal Legalitas Usaha
Sosialisasi berlangsung dinamis dengan sesi dialog yang dipenuhi antusiasme mahasiswa. Beragam pertanyaan disampaikan, mulai dari mekanisme pendirian badan usaha, pelayanan administrasi hukum berbasis digital, hingga berbagai kendala yang masih dihadapi masyarakat dalam mengurus legalitas usaha.

Melalui kegiatan tersebut, Andreas berharap semakin banyak generasi muda, khususnya mahasiswa STIPER Flores Bajawa, yang memahami pentingnya legalitas usaha sejak awal. Dengan demikian, lahir wirausahawan muda yang profesional, berdaya saing, dan mampu menciptakan lapangan kerja serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Ngada dan Nusa Tenggara Timur.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tapal Batas Ngada-Manggarai Timur Segera Dipatok, Pilar 1-4 Ditargetkan Terpasang Oktober
7.855 Rumah Rusak Akibat Gempa Ngada Masuk Tahap I, BNPB Segera Tindak Lanjuti
Gerindra DPR RI Gerak Cepat, Salurkan 10.000 Paket Sembako dan Selimut untuk Warga Terdampak Gempa NTT
Yunus Takandewa di Tengah Luka Gempa: Dari Beras, Telur hingga Kepedulian
Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028
545 Calon Jemaah Haji Jalani Tes Kebugaran dan Pemeriksaan Gratis
Kemenko Pangan Salurkan Rp1,2 Miliar, Korban Gempa Ngada Dapat Bantuan Tunai hingga Logistik
Naas! Minibus EB 1539 DI Terjun ke Jurang 50 Meter di Golewa Selatan, 2 Tewas
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:29 WIB

Tapal Batas Ngada-Manggarai Timur Segera Dipatok, Pilar 1-4 Ditargetkan Terpasang Oktober

Selasa, 29 September 2026 - 17:16 WIB

7.855 Rumah Rusak Akibat Gempa Ngada Masuk Tahap I, BNPB Segera Tindak Lanjuti

Selasa, 29 September 2026 - 12:54 WIB

Gerindra DPR RI Gerak Cepat, Salurkan 10.000 Paket Sembako dan Selimut untuk Warga Terdampak Gempa NTT

Selasa, 29 September 2026 - 08:25 WIB

Yunus Takandewa di Tengah Luka Gempa: Dari Beras, Telur hingga Kepedulian

Minggu, 27 September 2026 - 23:37 WIB

Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028

Berita Terbaru

Religi

Umroh Sambil Dukung Timnas, Ini Kesempatan Langka!

Selasa, 29 Sep 2026 - 15:34 WIB

Foto udara kondisi perbaikan Jalan Bayur Sangego, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Selasa (15/9/26). (Sumber : Dinas Kominfo Kota Tangerang) (NOVAN NANDA AJITA)

Bisnis & Investasi

Empat Jalan Tangerang Tuntas, Akses Warga Kembali Lancar

Selasa, 29 Sep 2026 - 13:19 WIB