Update KPK Tangkap Wamenaker Immanuel Ebenezer Lewat OTT, 14 Orang Diperiksa dan 22 Kendaraan Disita

Jumat, 22 Agustus 2025 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KPK tangkap Wamenaker Immanuel Ebenezer lewat OTT. 14 orang diperiksa, 22 kendaraan disita, dan uang tunai ikut diamankan. Potret Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Tangkapan layar YouTube KPK RI)

KPK tangkap Wamenaker Immanuel Ebenezer lewat OTT. 14 orang diperiksa, 22 kendaraan disita, dan uang tunai ikut diamankan. Potret Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Tangkapan layar YouTube KPK RI)

Metrosiar – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Budi Prasetyo, memberikan penjelasan resmi terkait operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer pada Rabu malam, (20/8/25), di Jakarta.

Dalam operasi senyap tersebut, KPK awalnya mengamankan 10 orang. Namun, update terbaru menyebutkan jumlah yang diperiksa bertambah menjadi 14 orang.

Hingga kini, identitas mereka belum diungkap secara rinci.

“Ada penyelenggara negara, ada juga pihak swasta, nanti kami detailkan ya, berapanya,” kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (21/8/25).

Baca Juga :  Premanisme Ormas di Indonesia Lebih Parah dari Vietnam, Menanti Janji Polisi Tindak Tegas

Selain itu, penyidik juga menyita 22 kendaraan sebagai barang bukti, terdiri dari 15 mobil dan 7 sepeda motor.

Budi menegaskan bahwa penyitaan ini merupakan bagian dari langkah awal asset recovery dalam penanganan kasus dugaan korupsi tersebut.

Tak hanya kendaraan, sejumlah uang tunai turut diamankan dari operasi tersebut. Namun jumlah pastinya belum diumumkan.

Baca Juga :  Viral! Oknum Dokter Kandungan di Garut Diduga Lakukan Pelecehan Saat Pemeriksaan USG

“Untuk uang, ada sejumlah uang yang memang diamankan dalam kegiatan tangkap tangan ini, namun jumlahnya berapa belum bisa kami sampaikan, masih dihitung,” ujar Budi.

Budi menambahkan bahwa semua pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif.

“Masih dilakukan pemeriksaan, nanti detailnya kami sampaikan saat konferensi pers,” tandasnya.

Immanuel Ebenezer, yang akrab disapa Noel, diduga terlibat dalam praktik pemerasan terkait penerbitan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) kepada sejumlah perusahaan.*

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: Metrosiar

Berita Terkait

Sungai Cisadane Tercemar, Aktivis Desak KLH dan Polisi Tetapkan Tersangka: PT Biotek dan Pengelola Taman Tekno BSD Diduga Lalai
Polresta Tangerang Lakukan Penyelidikan Kasus Pembunuhan Suami Diduga oleh Istri di Tigaraksa
Terungkap! Modus Lowongan Kerja Restoran Berujung Perdagangan Orang, Pasutri di Banten Ditangkap
Komisi III DPR RI Meminta Polri Dan Kejaksaan Tidak Menghentikan Kasus Penjambretan Di Sleman
Kawal Kasus Mafia Tanah Kupang Timur, Hendrikus Djawa LP2TRI Desak Kepastian Hukum di Polda NTT, Soroti Kinerja Pengacara
Vape dan Minuman Energi Ternyata Berisi Narkotika, Sindikat Internasional Dibongkar di Bandara
Reaksi Pemerintah RI Setelah Pemerintah AS Menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro
Nadiem Jalankan Pengadaan Chromebook Semata Untuk Kepentingan Bisnis Pribadi
Berita ini 11 kali dibaca
Update KPK tangkap Wamenaker Immanuel Ebenezer lewat OTT, 14 orang diperiksa, 22 kendaraan disita, dan uang tunai ikut diamankan.

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 17:52 WIB

Sungai Cisadane Tercemar, Aktivis Desak KLH dan Polisi Tetapkan Tersangka: PT Biotek dan Pengelola Taman Tekno BSD Diduga Lalai

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:48 WIB

Polresta Tangerang Lakukan Penyelidikan Kasus Pembunuhan Suami Diduga oleh Istri di Tigaraksa

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:56 WIB

Terungkap! Modus Lowongan Kerja Restoran Berujung Perdagangan Orang, Pasutri di Banten Ditangkap

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:32 WIB

Komisi III DPR RI Meminta Polri Dan Kejaksaan Tidak Menghentikan Kasus Penjambretan Di Sleman

Kamis, 8 Januari 2026 - 02:20 WIB

Kawal Kasus Mafia Tanah Kupang Timur, Hendrikus Djawa LP2TRI Desak Kepastian Hukum di Polda NTT, Soroti Kinerja Pengacara

Berita Terbaru

Sertu Warno bersama pekerja bangunan saat proses pemasangan bata ringan (hebel) dalam program perbaikan rumah tidak layak huni milik Ibu Asih di Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

Daerah

35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali

Rabu, 15 Apr 2026 - 07:27 WIB