12 Kapal Disiagakan, Menhub dan Kapolda Banten Pastikan Arus Mudik Aman

Avatar photo

Selasa, 17 Maret 2026 - 01:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Kapolda Banten Irjen Pol Hengki dan jajaran meninjau langsung aktivitas penyeberangan di kawasan pelabuhan untuk memastikan kesiapan pelayanan bagi para pemudik menuju Sumatera.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Kapolda Banten Irjen Pol Hengki dan jajaran meninjau langsung aktivitas penyeberangan di kawasan pelabuhan untuk memastikan kesiapan pelayanan bagi para pemudik menuju Sumatera.

Cilegon, Metrosiar – Kapolda Banten Hengki mendampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau kesiapan sejumlah pelabuhan di wilayah Banten, yakni Pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ), Pelabuhan Ciwandan, dan Pelabuhan Merak pada Minggu (15/03). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor KSOP Kelas I Banten Irjen Pol Hermanta, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, serta pejabat utama Polda Banten dan stakeholder terkait.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan mengecek langsung kesiapan dermaga, operasional kapal, pengaturan kendaraan, serta kesiapan petugas di lapangan. Langkah ini dilakukan guna memastikan proses pelayanan penyeberangan bagi para pemudik dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi didampingi Kapolda Banten Irjen Pol Hengki memberikan keterangan kepada awak media saat meninjau kesiapan Pelabuhan Merak guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran 2026.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai strategi untuk mengurai dan mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan di kawasan pelabuhan, khususnya di wilayah Pelabuhan Merak.

Menhub menjelaskan bahwa Pelabuhan Bandar Bakau Jaya difokuskan untuk melayani kendaraan logistik besar golongan VII, VIII, dan IX (sumbu tiga ke atas) sehingga distribusi kendaraan dapat lebih terurai dan tidak menumpuk di satu titik. Saat ini juga telah dioperasikan 12 kapal untuk melayani penyeberangan kendaraan dan penumpang.

Baca juga:  MTQ Ke-1 Desa Kemiri 2025, Kafilah Kejaroan 03 Teguhkan Komitmen Dukung Syiar Al-Qur’an

“Operasional penyeberangan berjalan dengan baik. Kendaraan memang menunggu antrean untuk naik kapal, namun semuanya masih dalam batas normal dan tidak sampai terjadi antrean berhari-hari. Seluruh stakeholder telah melakukan pengaturan dengan baik sehingga arus kendaraan tetap mengalir,” ujar Menhub.

Sementara itu Kapolda Banten menjelaskan bahwa Polda Banten bersama para stakeholder telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna mengantisipasi kepadatan kendaraan menuju kawasan pelabuhan.

Ia menyampaikan bahwa khusus kendaraan roda dua telah disiapkan tenda penampungan di kawasan Pelindo yang mampu menampung hingga 4.800 sepeda motor.

“Selain itu, apabila antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ciwandan telah melebihi sekitar 500 kendaraan, maka kendaraan tersebut akan diarahkan untuk menunggu di jalur yang telah ditentukan sambil menunggu jadwal kapal yang telah disiapkan oleh ASDP Indonesia Ferry,” jelasnya.

Baca juga:  Mudik Lebaran 2025 Semakin Mudah! PELNI Buka Penjualan Tiket, Siap Layani 781.723 Penumpang

Lebih lanjut Kapolda Banten mengungkapkan bahwa apabila terjadi peningkatan antrean kendaraan secara signifikan menuju penyeberangan ke Pulau Sumatera, maka akan diberlakukan delay system sebagai langkah pengendalian arus kendaraan.

“Delay system akan diberlakukan dengan mengarahkan kendaraan menuju buffer zone di Kilometer 43 dan Kilometer 68 serta kantong parkir lainnya hingga kondisi di pelabuhan kembali normal,” ungkap Kapolda Banten.

Selain itu, Kapolda Banten juga menyampaikan bahwa telah disiapkan kantong parkir khusus untuk kendaraan logistik golongan VII, VIII, dan IX di kawasan PT BAM dengan kapasitas hingga 4.000 kendaraan. Sementara kapasitas kendaraan di dalam Pelabuhan Bandar Bakau Jaya mencapai sekitar 1.600 kendaraan dan hingga saat ini baru terisi sekitar 50 persen.

Dengan berbagai langkah antisipasi yang telah disiapkan tersebut, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Banten, khususnya di kawasan penyeberangan menuju Sumatera, dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan nyaman.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tapal Batas Ngada-Manggarai Timur Segera Dipatok, Pilar 1-4 Ditargetkan Terpasang Oktober
7.855 Rumah Rusak Akibat Gempa Ngada Masuk Tahap I, BNPB Segera Tindak Lanjuti
Gerindra DPR RI Gerak Cepat, Salurkan 10.000 Paket Sembako dan Selimut untuk Warga Terdampak Gempa NTT
Yunus Takandewa di Tengah Luka Gempa: Dari Beras, Telur hingga Kepedulian
Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028
545 Calon Jemaah Haji Jalani Tes Kebugaran dan Pemeriksaan Gratis
Kemenko Pangan Salurkan Rp1,2 Miliar, Korban Gempa Ngada Dapat Bantuan Tunai hingga Logistik
Naas! Minibus EB 1539 DI Terjun ke Jurang 50 Meter di Golewa Selatan, 2 Tewas
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:29 WIB

Tapal Batas Ngada-Manggarai Timur Segera Dipatok, Pilar 1-4 Ditargetkan Terpasang Oktober

Selasa, 29 September 2026 - 17:16 WIB

7.855 Rumah Rusak Akibat Gempa Ngada Masuk Tahap I, BNPB Segera Tindak Lanjuti

Selasa, 29 September 2026 - 12:54 WIB

Gerindra DPR RI Gerak Cepat, Salurkan 10.000 Paket Sembako dan Selimut untuk Warga Terdampak Gempa NTT

Selasa, 29 September 2026 - 08:25 WIB

Yunus Takandewa di Tengah Luka Gempa: Dari Beras, Telur hingga Kepedulian

Minggu, 27 September 2026 - 23:37 WIB

Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028

Berita Terbaru

Pemerintahan

Lurah Kutabaru Purna Tugas, Pesan Haru Warga

Rabu, 30 Sep 2026 - 13:34 WIB