RUPST Bank BJB 2024: Dedi Mulyadi Pilih Mardigu Wowiek dan Helmy Yahya untuk Jajaran Komisaris

Rabu, 16 April 2025 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUPST Bank bjb 2024, Mardigu Wowiek dan Helmy Yahya Resmi Jadi Komisaris Utama dan Independen (Dok. bjb)

RUPST Bank bjb 2024, Mardigu Wowiek dan Helmy Yahya Resmi Jadi Komisaris Utama dan Independen (Dok. bjb)

RUPST Bank BJB 2024, Mardigu Wowiek dan Helmy Yahya Resmi Jadi Komisaris Utama dan Independen

Metrosiar – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (bank bjb) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk Tahun Buku 2024 pada Rabu, 16 April 2025, di Menara bank bjb, Bandung.

Dalam kesempatan ini, dilakukan juga perubahan pada jajaran direksi dan komisaris Bank BJB, dengan penunjukan Mardigu Wowiek dan Helmy Yahya sebagai Komisaris Utama dan Komisaris Independen.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjelaskan alasan dibalik pemilihan Mardigu Wowiek, yang dikenal dengan julukan Bossman, dan Helmy Yahya untuk posisi strategis tersebut.

Baca Juga :  Ray Dalio Soroti Potensi dan Tantangan dalam Pelaksanaan BPI Danantara di Indonesia

Menurut Dedi, pilihan terhadap kedua tokoh influencer ini didasarkan pada profesionalisme mereka.

“Saya tidak pernah bertemu langsung atau membahas bisnis dengan mereka, hanya lewat telepon,” ujar Dedi setelah RUPST di Menara Bank BJB.

Dedi mengungkapkan kedua tokoh tersebut menerima tawaran untuk menjadi komisaris setelah melalui pertimbangan matang.

Mardigu, misalnya, meminta waktu untuk istikharah sebelum memberikan jawaban, sementara Helmy Yahya pun mengungkapkan perlunya waktu untuk berpikir lebih lanjut.

Dedi menekankan pemilihan ini bertujuan untuk memilih individu yang memiliki kepercayaan publik, pengetahuan mendalam, serta pengalaman yang kuat di bidang ekonomi dan keuangan.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Bank BJBl, KPK Geledah Rumah Ridwan Kamil: Terkuak Belanja Iklan Capai Rp 801 Miliar, Fantastis

Meskipun Dedi hanya berdiskusi beberapa kali dengan Mardigu, ia melihat pemahaman yang luas dari Bossman terkait berbagai aspek ekonomi, politik, dan perdagangan.

Dedi juga optimis hasil RUPST ini akan berdampak positif bagi pasar, dengan harga saham Bank BJB yang terus mengalami kenaikan.

Sejak pagi hari, harga saham Bank BJB telah mencapai angka Rp890, hampir menyentuh Rp900, meningkat signifikan dari angka Rp600 hingga Rp700 saat Dedi menjabat sebagai gubernur.

Ia berharap keputusan ini menjadi manfaat terbaik bagi masyarakat Jawa Barat, Banten, dan Indonesia secara keseluruhan.(*)

Editor : Wodo Ndaya Coya

Berita Terkait

Optimalkan Layanan Jasa Perbankan, Pemkab Ngada dan Bank NTT Teken PKS
Viral Pungli Pulau Cangkir Disetop! Ini Langkah Tegas Aparat Kronjo
Harga Emas semakin Menguat dalam 1 bulan terakhir
Bukan Lagi Beban, ATKARBONIST: Emisi Karbon Kini Jadi Aset Strategis Perusahaan!
Lupakan Greenwashing! Atkarbonist-Sucofindo Tegaskan Data Kredibel Adalah ‘Mata Uang’ Baru di Pasar Karbon
Ubah Beban Jadi Aset Melalui Strategi Monetisasi Emisi Karbon di Seminar Nasional ATKARBONIST
Gandeng Atkarbonist, Sucofindo Dorong Monetisasi Karbon di Seminar Nasional Perbanas
Danantara Targetkan Groundbreaking Proyek WtE pada Kuartal II-2026
Berita ini 21 kali dibaca
Pada RUPST Bank bjb 2024, Mardigu Wowiek dan Helmy Yahya resmi ditunjuk sebagai Komisaris Utama dan Komisaris Independen. Penunjukan ini dilakukan di Menara Bank BJB, Bandung, dan dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Dedi menjelaskan pemilihan ini berdasarkan profesionalisme dan kepercayaan publik dalam bidang ekonomi dan keuangan terhadap kedua figur tersebut.

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 18:50 WIB

Optimalkan Layanan Jasa Perbankan, Pemkab Ngada dan Bank NTT Teken PKS

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:07 WIB

Viral Pungli Pulau Cangkir Disetop! Ini Langkah Tegas Aparat Kronjo

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:25 WIB

Harga Emas semakin Menguat dalam 1 bulan terakhir

Rabu, 18 Februari 2026 - 02:16 WIB

Bukan Lagi Beban, ATKARBONIST: Emisi Karbon Kini Jadi Aset Strategis Perusahaan!

Senin, 16 Februari 2026 - 14:00 WIB

Lupakan Greenwashing! Atkarbonist-Sucofindo Tegaskan Data Kredibel Adalah ‘Mata Uang’ Baru di Pasar Karbon

Berita Terbaru