Metrosiar – Indonesia kini telah bergabung secara resmi sebagai anggota penuh dalam blok ekonomi BRICS, efektif mulai 6 Januari 2025.
Pengumuman ini disampaikan oleh Brasil, yang saat ini memegang kepemimpinan kelompok negara berkembang dengan ekonomi besar tersebut.
BRICS merupakan singkatan dari lima negara pendiri: Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan.
Dengan bergabungnya Indonesia, negara ini diharapkan mendapatkan sejumlah manfaat strategis, antara lain:
- Akses yang lebih luas ke pasar internasional,
- Peningkatan perdagangan antar sesama negara anggota,
- Berkurangnya dominasi negara-negara OECD,
- Menurunnya ketergantungan pada Dolar AS,
- Meningkatnya transaksi serta arus investasi,
- Penguatan di sektor pertahanan dan keamanan.
BRICS sendiri adalah forum informal negara-negara berkembang yang bertujuan memperkuat posisi mereka dalam tatanan global.
Koalisi ini bertujuan untuk menyinergikan kebijakan ekonomi dan diplomatik demi kepentingan bersama, sekaligus mengurangi ketergantungan pada mata uang Dolar AS dalam transaksi internasional.
Hingga saat ini, jumlah anggota BRICS telah bertambah menjadi sembilan negara, yang secara kolektif mewakili kekuatan besar di tingkat global.
Berdasarkan data dari otoritas federal Amerika Serikat, negara-negara BRICS mencakup sekitar 45% populasi dunia, 47% cadangan minyak mentah global, dan menyumbang 28% dari total output ekonomi dunia.(*)
Editor : Konrad










