Kapendam II Sriwijaya Selidiki Dugaan Keterlibatan TNI dalam Penembakan Tiga Polisi di Way Kanan

Avatar photo

Selasa, 18 Maret 2025 - 06:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga jenazah anggota polisi yang tewas saat gerebek judi sabung ayam di Kabupaten Way Kanan, Lampung, pada Senin 17 Maret 2025 sore hari. (Dok. Polisi)

Tiga jenazah anggota polisi yang tewas saat gerebek judi sabung ayam di Kabupaten Way Kanan, Lampung, pada Senin 17 Maret 2025 sore hari. (Dok. Polisi)

Metrosiar – Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) II/Sriwijaya, Kolonel Inf Eko Syah Putra Siregar, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah menyelidiki dugaan keterlibatan anggota TNI dalam penembakan yang menewaskan tiga polisi saat penggerebekan arena judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung, pada Senin sore (17/3/2025).

Eko menyatakan jika terbukti ada anggota TNI yang terlibat dalam insiden tersebut, sanksi tegas akan dijatuhkan.

“Jika ada oknum yang terbukti terlibat, kami pastikan akan memberikan sanksi yang sesuai,” ungkap Kapendam II/Sriwijaya saat diwawancarai oleh wartawan, Senin malam.

Baca juga:  Dana Fantastis!! 33 Poktan di Ngada Olah 1.341 Hektar Lahan Sawah, Kementan Gelontorkan 6 Miliar Lebih

Saat ini, pihaknya sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menggali informasi terkait insiden tersebut.

“Kami sedang mendalami informasi yang ada, dan kami harap publik menunggu konfirmasi resmi setelah penyelidikan lebih lanjut,” tambah Eko.

Tiga polisi yang tewas dalam kejadian ini adalah Inspektur Satu (Iptu) Lusiyanto, Brigadir Kepala (Bripka) Petrus Apriyanto, dan Brigadir Dua (Bripda) Ghalib Surya Ganta.

Mereka meninggal dunia akibat luka tembak saat menggerebek arena judi sabung ayam yang diduga milik anggota TNI. Penggerebekan tersebut berlangsung sekitar pukul 16.50 WIB.

Baca juga:  Panen Raya di Trimurjo Lampung Hasilkan 28.700 Ton Gabah

Menurut sumber internal di Polda Lampung, ketiga polisi tersebut meninggal di lokasi kejadian saat menjalankan tugas.

Jenazah mereka saat ini tengah dalam perjalanan menuju RS Bhayangkara Polda Lampung di Bandar Lampung untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian.

Upaya konfirmasi dari Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, dan Kapolres Way Kanan, AKBP Adanan Mangopang, belum mendapat respons.(*)

Editor : Konrad

Sumber Berita: Kompas.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Ray Bena Bergerak Tanpa Henti, 89 Paket Bantuan Darurat Tiba di Alowulan dan Ize
Gempa Flores Mengguncang Ngada: 6.898 Rumah Rusak, 3 Warga Meninggal dan Ribuan Mengungsi
PDIP Ngada Turun ke Desa, Pengobatan Gratis hingga Beasiswa dan Sembako Ringankan Beban Warga
Bank NTT Bergerak untuk Ngada, Bantuan Kemanusiaan Disalurkan Lewat Posko BPBD
Para Jenderal Dukung Sholawat Besuki, Agus Flores: “Hanya Allah yang Membalas”
Zasady rejestracji na Mostbet: Co musisz wiedzieć?
Zasady rejestracji na Mostbet: Co musisz wiedzieć?
Zasady rejestracji na Mostbet: Co musisz wiedzieć?
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Bupati Ray Bena Bergerak Tanpa Henti, 89 Paket Bantuan Darurat Tiba di Alowulan dan Ize

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:33 WIB

Gempa Flores Mengguncang Ngada: 6.898 Rumah Rusak, 3 Warga Meninggal dan Ribuan Mengungsi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:35 WIB

PDIP Ngada Turun ke Desa, Pengobatan Gratis hingga Beasiswa dan Sembako Ringankan Beban Warga

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Para Jenderal Dukung Sholawat Besuki, Agus Flores: “Hanya Allah yang Membalas”

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:11 WIB

Zasady rejestracji na Mostbet: Co musisz wiedzieć?

Berita Terbaru