Laporan Dokter Kecantikan Reza Gladys Terhadap Nikita Mirzani dan Asistennya Mencapai Titik Terang, Dokter S Diduga Terlibat

Avatar photo

Kamis, 6 Maret 2025 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Reza Gladys memberikan pernyataan terkait penahanan Nikita Mirzani dan asistennya, Mail Syahputra, serta berharap penegakan hukum yang adil dalam kasus ini. (kolase instagram.com/rezagladys dan nikitamirzanimawardi_172)

Reza Gladys memberikan pernyataan terkait penahanan Nikita Mirzani dan asistennya, Mail Syahputra, serta berharap penegakan hukum yang adil dalam kasus ini. (kolase instagram.com/rezagladys dan nikitamirzanimawardi_172)

 

Metrosiar – Laporan dokter kecantikan Reza Gladys terhadap Nikita Mirzani dan asistennya akhirnya menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Pada Selasa, 4 Maret 2025, Nikita Mirzani dan asistennya, Mail Syahputra, resmi ditahan karena dugaan pemerasan, ancaman, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang dilaporkan oleh Reza Gladys.

Keduanya akan menjalani penahanan selama 20 hari.

Reza Gladys Tidak Menyimpan Dendam Terhadap Nikita Mirzani

Menanggapi penahanan tersebut, Reza Gladys menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki dendam pribadi terhadap Nikita Mirzani.

Pernyataan ini disampaikan melalui kuasa hukumnya, Julianus P Sembiring.

“Klien kami ingin menegaskan bahwa dia tidak memiliki dendam terhadap para tersangka,” kata Julianus, seperti yang dikutip pada Kamis, 6 Maret 2025.

“Hal ini perlu dipahami bersama-sama,” tambahnya.

Baca juga:  Profil Maharani Kemala yang Dituduh Rogoh Rp 10 Miliar Agar Nikita Mirzani Dipenjara, Bunda Corla Nangis Bantah Isu Tersebut

Julianus menegaskan kliennya hanya menginginkan agar hukum ditegakkan secara adil dan sesuai prosedur, sehingga pelaku kejahatan mendapat hukuman yang setimpal.

Apresiasi Reza Gladys terhadap Kinerja Penyidik Polda Metro Jaya

Sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja penyidik, Reza juga mengungkapkan rasa terima kasih atas langkah hukum yang telah diambil oleh Polda Metro Jaya.

“Dan ternyata pada hari ini (Selasa), hal tersebut telah terbukti, sehingga klien kami menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada penyidik,” jelas Julianus.

Harapan Reza Gladys: Penambahan Tersangka dalam Kasus Ini

Selain itu, Reza berharap agar kepolisian tidak hanya menahan Nikita dan Mail, tetapi juga menetapkan satu orang lagi sebagai tersangka, yang sebelumnya telah diperiksa dalam kasus ini.

Baca juga:  Reaksi Razman Nasution Terkait Penahanan Nikita Mirzani, Prihatin dan Sedih, Tapi...

“Tidak lupa kami juga mengingatkan tentang laporan kami sebelumnya mengenai tiga orang yang kami laporkan,” tambahnya.

“Kami berharap tidak hanya ada dua tersangka,” lanjut Julianus.

Keterlibatan Dokter S dalam Kasus Nikita Mirzani: Bukti Baru yang Ditemukan

Menurut Julianus, terdapat cukup bukti yang mengarah pada keterlibatan seorang individu ketiga dalam kasus ini. Sosok tersebut, yang berprofesi sebagai dokter, dikenal dengan inisial S.

“Sejak awal, kami berpendapat bahwa berdasarkan barang bukti yang kami berikan kepada penyidik, yang telah diverifikasi sebagai alat bukti, tidak hanya dua tersangka yang terlibat,” katanya.

“Seperti yang diketahui, saat ketiga terlapor dipanggil, ada satu orang lagi yang dipanggil oleh penyidik untuk mengembangkan penyelidikan, yaitu dokter dengan inisial S,” tutupnya.(*)

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku
Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea
Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Pemda Ngada Lepas PSN Ngada ke Liga 3 Nusantara, 30 Slot Pemain Disiapkan untuk Berburu Prestasi
Sentuh Hati Lansia di Desa Tarawali, Bhabinkamtibmas dan Dokkes Polres Ngada Turun Berbagi Sembako
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:10 WIB

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:20 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, unsur pemerintah kelurahan, tokoh lingkungan, dan para pemuda RW 003 berfoto bersama usai kegiatan Deklarasi Damai Pemuda di halaman Kantor Kelurahan Kutabumi, Sabtu (31/10/2026).

Sosial Kemasyarakatan

Tak Ingin Pemuda Terjerumus Tawuran, Lurah Kutabumi Tegaskan Lima Komitmen Damai!

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:55 WIB

Pengurus dan anggota Laskar Merah Putih (LMP) MAC Rajeg bersama jajaran Mada Banten serta perwakilan UPTD Puskesmas Rajeg berfoto bersama usai kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangka HUT ke-26 LMP di Balai Warga RW 10 Perumahan Pondok Permata Rajeg, Sabtu (31/10/2026).

Sosial Kemasyarakatan

HUT ke-26 LMP, Cek Kesehatan Gratis di Rajeg Diserbu Warga

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:01 WIB

Proses penggantian atap rumah warga dengan asbes serta perbaikan konstruksi kayu yang melibatkan Lurah Kutabumi, Ade Sunaryo, S.Pd., M.M. (kaos oranye), bersama warga setempat secara gotong royong.

Sosial Kemasyarakatan

Atap Rumah Warga Nyaris Ambruk, Pak Lurah Kutabumi Turun Tangan!

Minggu, 1 Nov 2026 - 08:41 WIB