Perhatian! Siklon Tropis dan Gelombang Dingin Pengaruhi Cuaca Indonesia dalam Seminggu Ke Depan, Berikut Pemantauan Siklon Tropis oleh BMKG

Avatar photo

Rabu, 5 Maret 2025 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG pantau Siklon Tropis Vince & Taliah, serta Bibit Siklon 92W. Waspada hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di beberapa wilayah. (Foto: BMKG)

BMKG pantau Siklon Tropis Vince & Taliah, serta Bibit Siklon 92W. Waspada hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di beberapa wilayah. (Foto: BMKG)

Metrosiar – Dalam beberapa hari terakhir, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta terus mengawasi perkembangan Siklon Tropis Vince dan Taliah yang muncul di Samudra Hindia Selatan Indonesia.

Berdasarkan analisis terbaru, Siklon Tropis Vince telah bergerak menjauh dari Indonesia dan tidak lagi mempengaruhi kondisi cuaca di dalam negeri.

Sementara itu, Siklon Tropis Taliah masih berada di Samudra Hindia Selatan, sekitar 920 km di barat daya Cilacap, Jawa Tengah.

Siklon ini diperkirakan tetap aktif dalam 24 hingga 72 jam ke depan dengan pergerakan ke arah barat yang semakin menjauhi wilayah Indonesia.

Kemunculan Bibit Siklon 92W di Samudra Pasifik Barat

Selain memantau dua siklon yang sedang aktif, BMKG juga mengidentifikasi potensi bibit siklon baru di Samudra Pasifik Barat, tepatnya di sebelah utara Papua Barat.

Sistem ini dinamai Bibit Siklon 92W dan diprediksi bergerak ke arah barat hingga barat laut menuju wilayah selatan Kepulauan Filipina.

“Dalam periode 2 hingga 3 hari mendatang, Bibit Siklon Tropis 92W diprediksikan masih konsisten dan berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara,” jelas Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto, Rabu (5/2).

“Selain itu juga berdampak meningkatkan ketinggian gelombang hingga mencapai 2,5 meter di Laut Maluku, Perairan Kepulauan Sangihe-Talaud, Perairan Halmahera, Laut Halmahera, serta perairan utara Papua Barat Daya hingga Papua,” lanjut Guswanto.

Baca juga:  Polresta Tangerang Perketat Pengamanan di Tempat Wisata Pulo Cangkir Kronjo Selama Libur Lebaran

Dampak Siklon Tropis Taliah terhadap Cuaca dan Gelombang Laut

Siklon Tropis Taliah diperkirakan dapat menyebabkan hujan dengan intensitas sedang yang berpotensi disertai angin kencang di sepanjang pesisir selatan Banten hingga Jawa Timur.

Selain itu, gelombang tinggi dengan ketinggian antara 2,5 hingga 4 meter diprediksi terjadi di perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, Selat Sunda bagian selatan, serta perairan selatan Jawa hingga Pulau Rote.

Bahkan, gelombang dengan ketinggian lebih dari 4 hingga 6 meter diperkirakan terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa Barat dalam dua hari ke depan.

“Oleh karena itu, BMKG mengingatkan masyarakat pesisir, nelayan, dan operator transportasi laut untuk memperhatikan peringatan dini cuaca ekstrem, mengingat gelombang tinggi di beberapa perairan selatan Indonesia berisiko terhadap keselamatan pelayaran,” tambahnya.

Faktor Lain yang Meningkatkan Curah Hujan

Direktur Meteorologi Publik, Andri Ramdhani, menambahkan peningkatan curah hujan dalam sepekan ke depan tidak hanya dipengaruhi oleh keberadaan Bibit Siklon 92W dan Siklon Tropis Taliah.

Faktor lain seperti meningkatnya aktivitas monsun dan seruakan dingin dari Asia turut berperan dalam memperkuat intensitas hujan di berbagai wilayah selama beberapa hari ke depan.

“Monsun dan seruakan dingin dari Asia turut berkontribusi pada peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia, khususnya di bagian barat dan tengah,” ungkap Andri Ramdhani dalam siaran pers BMKG yang dikutip Metrosiar.com.

Selain itu, aktivitas gelombang Rossby Ekuatorial dan gelombang Kelvin diprediksi tetap aktif hingga pekan depan, terutama di wilayah Sumatra, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Sulawesi.

Baca juga:  Hati-Hati! Ini Bahaya dan Dampak Mematikan Motor Matic Menggunakan Standar Samping yang Perlu Diketahui

Imbauan BMKG bagi Masyarakat

BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang berada di daerah rawan longsor, untuk lebih waspada.

“Kami meminta masyarakat, terutama yang berada di daerah rawan longsor, untuk lebih waspada. Saat hujan deras terjadi, perhatikan tanda-tanda awal longsor seperti munculnya retakan tanah atau rembesan air. Hindari aktivitas di area berlereng curam dan pastikan sistem drainase berfungsi dengan baik guna mengurangi risiko genangan dan banjir,” jelas Direktur Meteorologi Publik, Andri Ramdhani, Rabu (5/2).

BMKG berkomitmen untuk terus memantau perkembangan sistem cuaca ini dan memberikan pembaruan informasi secara berkala.

Masyarakat diminta untuk selalu mengakses informasi resmi BMKG melalui situs web http://www.bmkg.go.id, media sosial @infobmkg, atau aplikasi InfoBMKG.

“Kami mengajak semua pihak untuk tidak mengabaikan potensi dampak dari sistem cuaca yang berkembang saat ini. Tetap waspada, siaga, dan selalu pantau informasi resmi BMKG agar kita bisa bersama-sama mengurangi risiko bencana hidrometeorologi,” tutup Direktur Meteorologi Publik, Andri Ramdhani.(*)

Editor : Konrad Wodo

Sumber Berita: bmkg.go.id

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

545 Calon Jemaah Haji Jalani Tes Kebugaran dan Pemeriksaan Gratis
Kemenko Pangan Salurkan Rp1,2 Miliar, Korban Gempa Ngada Dapat Bantuan Tunai hingga Logistik
Naas! Minibus EB 1539 DI Terjun ke Jurang 50 Meter di Golewa Selatan, 2 Tewas
Deputi BNPB Cek Gudang Logistik Ngada: Stok Sangat Memadai, Jangan Lama Disimpan!
3,6 Km Irigasi Dibangun di Ngada, Wabup Dorong Sawah Petani Makin Produktif
147 CPNS Ngada Resmi Lulus, Bupati Ray: Jangan Terjebak Rutinitas, Hadir untuk Masyarakat
Polantas Genap 71 Tahun, Polres Ngada Teguhkan Semangat “Presisi, Mengabdi untuk Negeri”
Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 12:07 WIB

545 Calon Jemaah Haji Jalani Tes Kebugaran dan Pemeriksaan Gratis

Kamis, 24 September 2026 - 20:45 WIB

Kemenko Pangan Salurkan Rp1,2 Miliar, Korban Gempa Ngada Dapat Bantuan Tunai hingga Logistik

Kamis, 24 September 2026 - 13:45 WIB

Naas! Minibus EB 1539 DI Terjun ke Jurang 50 Meter di Golewa Selatan, 2 Tewas

Rabu, 23 September 2026 - 14:15 WIB

Deputi BNPB Cek Gudang Logistik Ngada: Stok Sangat Memadai, Jangan Lama Disimpan!

Selasa, 22 September 2026 - 17:49 WIB

3,6 Km Irigasi Dibangun di Ngada, Wabup Dorong Sawah Petani Makin Produktif

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Tawuran dan Balap Liar Dibubarkan, Dua Pemuda Ditangkap di Jaktim

Minggu, 27 Sep 2026 - 12:06 WIB

Hukum & Kriminal

Lapas Cibinong Disorot, Temuan “Kluster Mewah” Picu Pertanyaan Besar

Minggu, 27 Sep 2026 - 10:27 WIB

Sosial Kemasyarakatan

Ribuan Ojol Padati Kodam Jaya, HUT TNI Diwarnai Aksi Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 - 11:14 WIB

Kesehatan

10 Sesat Pikir yang Diam-Diam Bisa Menjebak Cara Berpikir

Sabtu, 26 Sep 2026 - 09:41 WIB