Metrosiar – Pertandingan babak 16 besar Liga Champions akan mempertemukan PSV Eindhoven dengan Arsenal.
Leg pertama akan digelar di Stadion Philips, Eindhoven, pada Rabu (5/3) pukul 03.00 WIB.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, berharap timnya bisa bangkit setelah mengalami penurunan performa di Liga Primer Inggris.
Harapan untuk meraih gelar Liga Inggris pertama dalam 21 tahun semakin sulit tercapai setelah tertinggal 13 poin dari pemuncak klasemen, Liverpool.
Kini, Liga Champions menjadi satu-satunya kesempatan bagi Arsenal untuk mengakhiri kekeringan trofi yang sudah berlangsung lima tahun.
Masalah Cedera dan Krisis Striker di Arsenal
Namun, Arsenal kini menghadapi masalah besar dengan absennya sejumlah striker akibat cedera.
Pada dua pertandingan terakhir di Liga Primer, Arsenal gagal mencetak gol, dan Arteta semakin terbebani dengan cedera yang menimpa pemain penting seperti Kai Havertz dan Gabriel Jesus.
Keduanya dipastikan absen sepanjang sisa musim ini karena cedera serius. Bukayo Saka dan Gabriel Martinelli mungkin bisa kembali bermain di perempat final jika Arsenal berhasil lolos.
Absennya empat penyerang membuat Arsenal kesulitan menciptakan peluang. Sebagai solusi sementara, Mikel Merino dan pemain muda Ethan Nwaneri dipaksa mengisi posisi penyerang.
Tantangan bagi Arsenal dan PSV
Mikel Arteta mengakui kurangnya kreativitas dan ketajaman di depan gawang sebagai masalah yang harus segera diatasi.
“Kami tahu yang kurang adalah bagian di atas sana (penyerang). Ada banyak hal yang harus diperjuangkan dan kami perlu menemukan solusi untuk membukanya,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih PSV, Peter Bosz, menganggap Arsenal tetap sebagai lawan yang tangguh, karena pada pertemuan sebelumnya di fase grup Liga Champions musim lalu, Arsenal sukses meraih kemenangan 4-0 di Emirates.
Bosz mengakui sulitnya menembus pertahanan Arsenal, yang sejauh ini tercatat sebagai salah satu yang terbaik di Liga Champions, hanya kebobolan 3 gol dalam delapan pertandingan.
PSV Bertekad Beri Kejutan
PSV bertekad memberikan kejutan meskipun mereka sedang dalam performa buruk di liga domestik.
Dalam seminggu terakhir, tim asal Belanda ini mengalami dua kekalahan dari Go Ahead Eagles dan belum meraih kemenangan dalam empat pertandingan liga.
Walau begitu, tekad untuk memberi perlawanan sengit terhadap Arsenal tetap menjadi motivasi mereka dalam laga ini.
Apalagi Feyenord sukses menghentikan langkah AC Milan yang memiliki sejarah hebat di Liga Champions Eropa.(*)










