Asap Sampah Sebabkan Bentrokan Antar Kelompok di Kelapa Gading, Satu Orang Terluka Parah

Avatar photo

Minggu, 23 Februari 2025 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi (Pixabay)

Ilustrasi (Pixabay)

 

Metrosiar – Jakarta, Satu orang mengalami luka serius akibat bentrokan antar kelompok di sebuah lahan kosong di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Insiden ini dipicu oleh asap pembakaran sampah yang menimbulkan ketegangan antar penghuni lahan sengketa tersebut.

Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Seto Handoko, mengungkapkan bahwa pertikaian bermula saat salah satu pihak membakar sampah, yang asapnya mengganggu kelompok lainnya.

“Awalnya karena ada yang membakar sampah,” ujar Seto saat dikonfirmasi, Sabtu (22/2/2025).

Korban berinisial M mengalami luka serius, termasuk sobekan di kepala dan telinga, gigi yang tanggal, serta memar akibat dipukul balok kayu.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat sore (21/2), saat korban bersama dua rekannya, WU dan WE, mendatangi lokasi yang dikuasai kelompok lain untuk menyampaikan keberatan terhadap asap pembakaran.

Baca juga:  Gubernur Banten Respons Serius Dugaan Pungli di Samsat Balaraja, Proses Hukum

Menurut keterangan, kedua kelompok mendiami lahan yang sama namun terbagi oleh tumpukan puing bangunan.

Lahan tersebut diketahui merupakan objek sengketa, dan kerap dijadikan tempat pembuangan puing.

Kronologi Kejadian Bentrokan

Pada pukul 15.30 WIB, korban M melihat asap hitam tebal berasal dari area lahan sengketa, yang kemudian masuk ke dalam rumahnya dan memicu serangan asma pada salah satu anggota keluarga.

Bersama dua saksi, M mendatangi lokasi untuk menegur kelompok yang dianggap sebagai pemicu pembakaran.

Namun, saat korban tiba di depan bangunan semi permanen di lokasi, ia tiba-tiba diserang dari belakang menggunakan senjata tajam.

Baca juga:  Sambut Nataru, PAC Squad Nusantara Kecamatan Pagedangan Berbagi Kasih

Dua orang lainnya juga memukul korban dengan kayu dan balok, menyebabkan luka serius.

Setelah insiden tersebut, korban dan para saksi langsung meninggalkan lokasi dan melapor ke Polsek Kelapa Gading.

Polisi yang dibantu personel TNI kemudian mengamankan lokasi kejadian.

“Situasi pada Jumat malam sudah berhasil dikendalikan,” kata Kompol Seto.

Polisi Masih Melakukan Penyelidikan

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kasus dan memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap pelaku penyerangan.

Warga diminta untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi, mengingat status lahan yang masih menjadi objek sengketa.(*)

Editor : Ndaya Coya Wodo

Sumber Berita: detiknews

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?
35 Tahun Menanti, Indonesia Akhirnya Taklukkan Thailand dan Juara!
Indonesia Juara! Drama 120 Menit Berakhir di Adu Penalti
Amukan Keluarga Nyaris Pecah di Faobata, Buser Polres Ngada Amankan Terduga Pelaku
Jokowi Soroti Agus Flores: Bukan Pemburu Jabatan, Lebih Memilih Berkarya untuk Negeri
Dari Tangerang ke Purworejo, 86 Pemain Sepak Bola Muda Bawa Misi di Turnamen Nasional
Tapal Batas Ngada-Manggarai Timur Segera Dipatok, Pilar 1-4 Ditargetkan Terpasang Oktober
7.855 Rumah Rusak Akibat Gempa Ngada Masuk Tahap I, BNPB Segera Tindak Lanjuti
Berita ini 40 kali dibaca
Bentrokan antar kelompok terjadi di lahan sengketa Kelapa Gading, Jakarta Utara, akibat asap pembakaran sampah. Satu orang mengalami luka serius akibat serangan brutal.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:25 WIB

BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:10 WIB

35 Tahun Menanti, Indonesia Akhirnya Taklukkan Thailand dan Juara!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Indonesia Juara! Drama 120 Menit Berakhir di Adu Penalti

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Amukan Keluarga Nyaris Pecah di Faobata, Buser Polres Ngada Amankan Terduga Pelaku

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:04 WIB

Jokowi Soroti Agus Flores: Bukan Pemburu Jabatan, Lebih Memilih Berkarya untuk Negeri

Berita Terbaru

Foto: Arsip Humas UMY

Hukum & Kriminal

Vape Ini Bukan Vape Biasa, Pakar UMY Ungkap Risiko Napas Berhenti

Kamis, 8 Okt 2026 - 06:33 WIB