Bajawa.Metrosiar- Dukungan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Ngada terus berdatangan. Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) bersama sejumlah mitra menyalurkan bantuan dengan total nilai mencapai Rp1,2 miliar.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Staf Ahli Menteri Bidang Transformasi Digital dan Hubungan Antar Lembaga Kemenko Pangan, Bara Krisnha Hasibuan, bersama Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Konektivitas, Prayudo Syamsuri, kepada Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, Kamis (24/9/2026).
Bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi Flores pada 15 Agustus 2026, sekaligus membantu proses pemulihan masyarakat di sejumlah wilayah yang terdampak.
Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu menyampaikan apresiasi kepada Kemenko Pangan dan seluruh mitra yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat terdampak bencana.
“Atas nama Pemda Ngada kami menyampaikan terima kasih banyak atas kehadiran dan bantuan dari Kemenko Pangan. Ini luar biasa bagi kami masyarakat Ngada,” ujar Berni Dhey saat menyambut kedatangan tim Kemenko Pangan.
Menurutnya, bantuan tersebut tidak hanya dirasakan masyarakat di wilayah Kabupaten Ngada, tetapi juga menjangkau sejumlah komunitas dan rumah ibadah yang terdampak di wilayah sekitar.
Bantuan tersebut antara lain menyasar masyarakat di Paroki Soa, Masjid Maumbawa, Masjid Aimere, masyarakat Desa Turamuri, serta sejumlah wilayah terdampak lainnya.

Bantuan Rp1,2 Miliar Disalurkan ke Sejumlah Sasaran
Bantuan yang disalurkan Kemenko Pangan dan mitra terdiri atas bantuan tunai, logistik, serta paket sembako untuk masyarakat terdampak.
Dari total bantuan tersebut, Rp500 juta diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Ngada untuk mendukung penanganan dampak bencana.
Selain itu, terdapat bantuan logistik senilai Rp480 juta yang diperuntukkan bagi kebutuhan penanganan bencana dan masyarakat terdampak.
Dukungan juga diberikan kepada sejumlah rumah ibadah. Paroki Soa menerima Rp50 juta, sedangkan Masjid Maubawa dan Masjid Aimere masing-masing menerima Rp25 juta.
Kemenko Pangan bersama para mitra juga menyalurkan bantuan sembako secara langsung kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Soa dan Desa Turamuri, Kecamatan Bajawa Utara.
Bantuan bahkan diperluas hingga wilayah sekitar Ngada. Paroki Gako di Kabupaten Nagekeo dan Paroki Ropa di Kabupaten Ende masing-masing menerima bantuan tunai Rp50 juta untuk mendukung perbaikan gereja.
Kemenko Pangan Gandeng BUMN dan Swasta
Staf Ahli Menteri Bidang Transformasi Digital dan Hubungan Antar Lembaga Kemenko Pangan, Bara Krisnha Hasibuan, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah bersama para mitra terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Ia menjelaskan, Kemenko Pangan berinisiatif menghimpun dukungan dari berbagai pihak, termasuk perusahaan swasta dan BUMN, untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami di Kemenko Pangan mempunyai inisiatif untuk membantu saudara-saudara yang terdampak bencana. Kami terpanggil untuk mengumpulkan bantuan dan menyalurkan bantuan untuk saudara-saudara kita di Kabupaten Ngada ini,” kata Bara.
Ia berharap bantuan yang diberikan, khususnya untuk Paroki Gako dan Paroki Ropa, dapat membantu mempercepat perbaikan rumah ibadah yang terdampak gempa.
“Mudah-mudahan bisa membantu memperbaiki gereja sehingga ibadah bisa kembali normal di dalam gereja,” ujarnya.
Uskup Agung Ende: Jangan Tenggelam dalam Musibah
Uskup Agung Ende, Mgr. Budi Kleden, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat sejak gempa melanda Flores pada 15 Agustus 2026.

Ia mengajak masyarakat untuk tetap bersyukur atas kepedulian dan dukungan yang terus mengalir dari berbagai pihak.
“Kita harus selalu merasa bersyukur kalau ada orang datang mengunjungi kita seperti ini. Sejak tanggal 15 Agustus sudah banyak donatur dan saat ini dari Kemenko Pangan,” ungkapnya.
Mgr. Budi juga mengajak masyarakat untuk tidak larut dalam kesedihan akibat bencana, tetapi terus membangun semangat untuk bangkit dan memulihkan kehidupan.
“Sebagai umat beriman, orang berbudaya, kami berusaha untuk bangkit, tidak tenggelam dalam musibah. Kebangkitan itu tidak terlepas dari dukungan para donatur, termasuk Kemenko Pangan,” katanya.
Tinjau Lokasi Terdampak Gempa
Setelah penyerahan bantuan, tim Kemenko Pangan bersama Wakil Bupati Ngada meninjau sejumlah lokasi yang terdampak gempa.
Lokasi yang dikunjungi di antaranya Gereja Salib Suci Soa dan Desa Turamuri.
Dalam kunjungan tersebut, tim juga menyerahkan bantuan sembako secara langsung kepada masyarakat terdampak.
Peninjauan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan yang dihimpun tidak berhenti pada seremoni penyerahan, tetapi benar-benar diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang masih membutuhkan dukungan dalam proses pemulihan pascabencana.*









