Puskesmas Natarandang Lumpuh Pascagempa, Legislator PAN NTT Turunkan Semen dan Pasir Bangun Lantai Tenda Darurat

Avatar photo

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Legislator PAN, Kristoforus Loko. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Legislator PAN, Kristoforus Loko. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Bajawa.Metrosiar- Di tengah bangunan Puskesmas Natarandang yang rusak berat akibat gempa bumi, pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kecamatan Wolomeze kini harus tetap berjalan dalam kondisi serba darurat.

Hampir seluruh ruangan di Puskesmas Natarandang tidak lagi bisa digunakan secara normal setelah gempa mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Tenaga kesehatan pun terpaksa mencari jalan keluar agar pelayanan kepada masyarakat tidak ikut lumpuh.

Melihat kondisi tersebut, Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dari Partai Amanat Nasional (PAN), Kristoforus Loko, turun memberikan bantuan material berupa pasir dan semen untuk pembangunan lantai tenda darurat.

Bantuan itu diharapkan dapat mempercepat penataan ruang pelayanan sementara, sehingga masyarakat tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan meski harus dilakukan di bawah tenda.

Kristoforus mengatakan, dirinya telah melihat langsung kondisi Puskesmas Natarandang pascagempa. Kerusakan yang terjadi, kata dia, sangat memprihatinkan karena sebagian besar bangunan tidak lagi layak digunakan untuk pelayanan.

“Saya sudah menyaksikan sendiri bahwa akibat gempa pada tanggal 15 Agustus kemarin, Puskesmas Natarandang ini dalam keadaan rusak berat. Dari pengamatan saya, hampir sebagian besar bangunan puskesmas sudah tidak bisa digunakan,” kata Kristoforus Loko kepada media ini melalui pesan WhatsApp, Jumat (28/8/2026).

Menurut politisi PAN tersebut, kerusakan fasilitas kesehatan tidak boleh sampai menghentikan pelayanan kepada masyarakat. Sebab, kebutuhan warga terhadap layanan medis tetap berjalan, bahkan semakin penting di tengah situasi pascabencana.

Baca juga:  Camat Kemiri Rudi Hadi Karsono Pimpin Aksi Bersih World Clean Up Day 2025, Lanjut Antar Siswa Penerima Beasiswa ke Swiss German University

Ia mengungkapkan, Kepala Puskesmas bersama para tenaga kesehatan sebelumnya telah berupaya mencari solusi dengan menyiapkan pelayanan darurat menggunakan tenda. Namun, kondisi tanah di lokasi menjadi persoalan tersendiri.

Tanah yang mudah retak, ditambah ancaman hujan, membuat tenda darurat membutuhkan lantai yang lebih layak agar aktivitas pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

“Saya dikomunikasikan oleh Ibu Kapus bahwa mereka sedang berupaya melakukan pelayanan darurat menggunakan tenda. Kalau melihat kondisi tanah di sana yang mudah retak, apalagi saat musim hujan, maka saya berinisiatif membantu material ini,” ujarnya.

Kristoforus menegaskan, pelayanan kesehatan tidak mungkin berhenti hanya karena bangunan permanen mengalami kerusakan. Menunggu proses rekonstruksi dari pemerintah, menurutnya, membutuhkan waktu, sementara masyarakat tidak bisa diminta menunda kebutuhan untuk berobat.

“Kalau kita berharap menunggu rekonstruksi dari pemerintah, tentu waktunya lama. Sementara pelayanan kesehatan ini sangat dibutuhkan masyarakat dan tidak bisa ditunda. Meskipun menggunakan tenda darurat, setidaknya lantainya bisa digunakan dengan baik, termasuk saat musim hujan,” katanya.

Ia mengakui bantuan pasir dan semen yang diberikan belum mampu menjawab seluruh kebutuhan Puskesmas Natarandang. Namun, bantuan tersebut diharapkan bisa menjadi langkah awal untuk menciptakan tempat pelayanan darurat yang lebih layak bagi masyarakat.

Baca juga:  Pemkab Ngada dan BNI Teken PKS, Tata Kelola Dana Penanganan Gempa Flores Diperkuat

Bagi Kristoforus, yang paling mendesak saat ini adalah memastikan pelayanan kesehatan tetap hidup dan masyarakat tidak kehilangan akses untuk mendapatkan pertolongan medis hanya karena fasilitas kesehatan mengalami kerusakan.

Di tengah keterbatasan itu, ia juga memberikan apresiasi kepada Kepala Puskesmas dan seluruh tenaga kesehatan yang tetap bertahan menjalankan tugas.

Para petugas kesehatan, kata dia, tidak hanya bekerja di tengah bangunan fasilitas pelayanan yang rusak, tetapi sebagian dari mereka juga merupakan penyintas bencana yang turut merasakan dampak gempa.

“Saya memberikan apresiasi kepada Ibu Kapus dan teman-teman petugas kesehatan yang tetap semangat memberikan pelayanan kepada pasien, meskipun secara pribadi mereka juga merupakan penyintas bencana,” tandasnya.

Pascagempa 15 Agustus 2026, Puskesmas Natarandang menjadi salah satu fasilitas pelayanan publik yang harus berjuang keras untuk tetap beroperasi di tengah kerusakan bangunan.

Kini, ketika bangunan permanen belum dapat digunakan dan proses penanganan jangka panjang masih membutuhkan waktu, tenda darurat menjadi harapan sementara agar pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kecamatan Wolomeze tidak ikut runtuh bersama bangunan yang rusak akibat gempa.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PMI Ngada Bergerak di Tengah Luka Gempa Flores, JK Kirim Lebih 100 Ton Bantuan untuk Korban Bencana
Muktamar NU 2026, Harapan KH Marsudi Suhud Membawa Gagasan NU Mandiri, Cerdas, dan Merakyat
Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained
Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained
Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained
Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained
Tradisi Korps Kodim Tigaraksa: Sambut Prajurit Baru, Lepas yang Bertugas dan Purna Tugas
7.689 Paket Logistik Sudah Disalurkan, Jerebuu Masih Nol Distribusi Bantuan Gempa
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:53 WIB

PMI Ngada Bergerak di Tengah Luka Gempa Flores, JK Kirim Lebih 100 Ton Bantuan untuk Korban Bencana

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:03 WIB

Muktamar NU 2026, Harapan KH Marsudi Suhud Membawa Gagasan NU Mandiri, Cerdas, dan Merakyat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Jumat, 28 Agustus 2026 - 23:06 WIB

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Berita Terbaru

Nusantara

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:06 WIB

Nusantara

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:06 WIB

Nusantara

Grand Ivy Casino NZ: Live Dealer Games Explained

Jumat, 28 Agu 2026 - 23:06 WIB