Pendidikan Menembus Pelosok! Wabup Ngada Resmikan SMPS Matago Christian College, Sekolah Berasrama Buka Harapan Baru bagi Anak Desa

Avatar photo

Jumat, 10 Juli 2026 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bajawa.Metrosiar- Sebuah babak baru pemerataan pendidikan di Kabupaten Ngada resmi dimulai. Wakil Bupati Ngada meresmikan SMPS Matago Christian College di Desa Kezewea I, Kecamatan Golewa Selatan, Kamis (9/7/2026), menandai hadirnya sekolah berasrama yang diproyeksikan menjadi pusat lahirnya generasi unggul dari wilayah-wilayah pedesaan dan pelosok.

Peresmian gedung sekolah berlangsung khidmat dan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Ngada, anggota DPRD, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas PMDP3A, para kepala desa, pengurus Yayasan Flores Village Development Foundation, tokoh masyarakat, guru, serta warga setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati, Bernadinus Dhey Ngebu yang akrab disapa Berni Dhey menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi paling berharga dalam membangun masa depan daerah.

Karena itu, kehadiran SMPS Matago Christian College dinilai bukan sekadar pembangunan fisik sebuah sekolah, melainkan wujud nyata kolaborasi untuk membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak yang selama ini tinggal jauh dari pusat layanan pendidikan.

“Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Yayasan Flores Village Development Foundation, para mitra, dan seluruh donatur yang telah menghadirkan investasi besar di bidang pendidikan di Kabupaten Ngada. Sekolah ini menjadi simbol harapan baru bagi anak-anak desa untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.

Berni menambahkan, Pemerintah Kabupaten Ngada siap mengawal seluruh proses administrasi agar izin operasional sekolah dapat segera diterbitkan. Dengan legalitas tersebut, sekolah akan memiliki peluang lebih besar memperoleh dukungan pemerintah, baik dalam pengembangan sarana-prasarana maupun peningkatan mutu pendidikan.

Baca juga:  Truk LPG dan Gabah Tabrakan di Tol Jakarta–Merak, Polisi Gerak Cepat Amankan Lalu Lintas

“Kami ingin sekolah ini segera beroperasi sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Pemerintah akan terus mendampingi agar seluruh persyaratan dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Pengelola Yayasan Flores Village Development Foundation, Moses Jala Watu, menjelaskan bahwa SMPS Matago Christian College dibangun dengan konsep sekolah berasrama. Gedung tiga lantai itu memiliki lima ruang, dengan lantai pertama difungsikan sebagai asrama bagi siswa dari daerah terpencil, sementara lantai dua dan tiga menjadi ruang belajar.

Hingga saat ini tercatat 36 siswa telah mendaftar, sebagian besar berasal dari Kampung Nio. Menurut Moses, perjalanan pembangunan sekolah tidak selalu mudah. Keraguan dari sebagian masyarakat sempat muncul pada tahap awal, namun dukungan Pemerintah Kabupaten Ngada membuat pembangunan terus berjalan hingga akhirnya dapat diresmikan.

“Kami berharap izin operasional segera terbit agar proses belajar mengajar bisa dimulai. Kami juga berharap pemerintah terus mendukung keberlangsungan sekolah ini demi meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat pedesaan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Flores Village Development Foundation, Mr. Stev, menyampaikan bahwa yayasan tidak hanya berfokus pada sektor pendidikan, tetapi juga aktif menjalankan berbagai program kemanusiaan di Kabupaten Ngada, mulai dari operasi katarak gratis hingga penyediaan akses air bersih bagi masyarakat.

Baca juga:  INFORMASI LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DAERAH (ILPPD) KABUPATEN NGADA TAHUN 2024

Ia berharap kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Ngada terus diperkuat sehingga seluruh program sosial dan pendidikan dapat berjalan berkelanjutan.

Ketua DPRD Kabupaten Ngada turut mengapresiasi berdirinya sekolah tersebut. Menurutnya, SMPS Matago Christian College menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah, yayasan, masyarakat, dan para donatur mampu menghadirkan perubahan nyata bagi masa depan pendidikan di daerah.

“Atas nama DPRD Kabupaten Ngada, kami menyampaikan profisiat kepada Yayasan Flores Village Development Foundation beserta seluruh mitra dan donatur. Semoga sekolah ini melahirkan generasi Ngada yang cerdas, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” ujar Romilus Juji.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wakil Bupati Ngada, dilanjutkan ritual adat serta peninjauan seluruh fasilitas sekolah.

Hadirnya SMPS Matago Christian College menjadi lebih dari sekadar penambahan satuan pendidikan baru. Sekolah ini membawa harapan baru bagi anak-anak dari desa-desa terpencil untuk mengenyam pendidikan yang layak tanpa harus meninggalkan cita-cita mereka.

Di tengah tantangan geografis Kabupaten Ngada, berdirinya sekolah berasrama ini menjadi simbol bahwa kualitas pendidikan kini mulai menjangkau hingga ke pelosok.*

 

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pascagempa Ngada, Riung Berbenah: Rumah Dipulihkan, Ekonomi Digerakkan, Harapan Dibangun
Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?
BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?
35 Tahun Menanti, Indonesia Akhirnya Taklukkan Thailand dan Juara!
Indonesia Juara! Drama 120 Menit Berakhir di Adu Penalti
Amukan Keluarga Nyaris Pecah di Faobata, Buser Polres Ngada Amankan Terduga Pelaku
Jokowi Soroti Agus Flores: Bukan Pemburu Jabatan, Lebih Memilih Berkarya untuk Negeri
Dari Tangerang ke Purworejo, 86 Pemain Sepak Bola Muda Bawa Misi di Turnamen Nasional
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Pascagempa Ngada, Riung Berbenah: Rumah Dipulihkan, Ekonomi Digerakkan, Harapan Dibangun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:25 WIB

BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:10 WIB

35 Tahun Menanti, Indonesia Akhirnya Taklukkan Thailand dan Juara!

Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Indonesia Juara! Drama 120 Menit Berakhir di Adu Penalti

Berita Terbaru

Sosial Kemasyarakatan

Perpres Ojol Resmi Terbit, Hak Pengemudi Kini Diatur

Jumat, 9 Okt 2026 - 01:34 WIB

Peristiwa & Bencana

Kebakaran Hebat di Kramat, 30 Unit Damkar Dikerahkan!

Kamis, 8 Okt 2026 - 23:19 WIB