Gas LPG Langka dan Mulai 01 Februari 2025 Layanan Penjualan LPG 3kg Ke Pengecer Distop

Avatar photo

Sabtu, 1 Februari 2025 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antrian pembelian Gas LPG 3kg di pangkalan khusus penjualan Gas LPG

Antrian pembelian Gas LPG 3kg di pangkalan khusus penjualan Gas LPG

Metrosir, Indonesia – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan bahwa mulai 1 Februari 2025, agen resmi Pertamina tidak lagi diperbolehkan menjual LPG 3 Kilo Gram (Kg) kepada pengecer.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menjelaskan kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya penataan distribusi LPG 3 kg agar lebih tepat sasaran. Selain itu, harga yang diterima masyarakat diharapkan sesuai dengan batasan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Ini kita kan lagi menata. Bagaimana harga yang diterima oleh masyarakat bisa sesuai dengan batasan harga yang ditetapkan oleh pemerintah. Jadi yang pengecer, justru kita jadikan pangkalan. Itu ada formal untuk mereka mendaftarkan nomor induk berusaha terlebih dulu,” kata Yuliot di Gedung Kementerian ESDM, Jumat (31/1/2025).

Kalau beli banyak itu ada maksud lain ini. Nah ini yang kita tata, supaya LPG ini betul-betul tepat sasaran. Kalau yang untuk LPG industri, ya pakai lah LPG industri. Jangan pakai LPG 3 kilogram, karena 3 kilogram itu kan subsidi pemerintah,” ujarnya ditemui di Jakarta, Kamis (30/1/2025).

Baca juga:  Syarat dan Susunan Pengurus Koperasi Merah Putih, Simak Cara Daftarnya!

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus berupaya menggalakkan strategi untuk menekan impor LPG di Indonesia. Salah satunya melalui pengoptimalan penggunaan gas bumi dalam negeri.

Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung menjelaskan bahwa prioritas pemanfaatan gas domestik dilakukan dengan melakukan integrasi pipa transmisi gas bumi dari Pulau Sumatera hingga pulau Jawa.

“Prioritas gas domestik dilakukan dengan integrasi pipa gas sepanjang Sumatera, dan integrasi Sumatera-Jawa,” kata Yuliot dalam acara Hilir Migas Conference, Expo & Awards 2024, Kamis (12/12/2024).

Menurut dia, pipa transmisi yang menghubungkan pulau Sumatera dengan pulau Jawa dilakukan guna menyalurkan potensi gas bumi yang berasal dari Wilayah Kerja (WK)Agung dan WK Andaman Aceh. Terutama untuk dimanfaatkan di Jawa dan Sumatera.

Baca juga:  Coretax dinilai sama sekali belum siap

Yuliot menilai, integrasi pipa gas dari Sumatera ke Jawa dilakukan antara lain melalui investasi pembangunan dua jalur transmisi yang belum tersambung, yaitu Cirebon-Semarang dan Dumai-Sei Mangkei.

“Manfaat dari pembangunan pipa gas bumi ini antara lain adalah mendukung harga gas yang lebih terjangkau dengan toll fee yang lebih rendah, memenuhi kebutuhan gas untuk industri, pembangkit listrik, komersil & rumah tangga, serta mendukung Program Jargas,” ujarnya.

Antrian pembelian Gas LPG 3kg di pangkalan khusus penjualan Gas LPG

Langkanya Gas LPG 3 kg mengakibatkan terjadinya antrean di setiap pangkalan Gas LPG dimanapun yang saat ini masih mempunyai sisa stok sebelum pemberlakuan kelangkaan itu terjadi, sehingga para pangkalan yang masih mempunyai stok hanya bisa menjual barang sisaannya saja.

 

Sumber Berita: CNBC

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bangkok Bank Bawa 37 Investor Thailand, Ada Apa dengan Indonesia?
Empat Jalan Tangerang Tuntas, Akses Warga Kembali Lancar
Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas
Indonesia Bidik Investor Data Center, Potensi Listrik Papua 23 GW
AMDAL Jadi Kunci Proyek Aman, Ini Risiko Jika Diabaikan!
Pakons Prime Hotel Tangerang Gelar Wedding Showcase, Paket Pernikahan Mulai Rp32 Juta!
Akses Keuangan 92,76%, Annisa Mahesa Bongkar Masalah yang Masih Mengintai!
Green SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast MeluncurGreen SM Gebrak Jakarta, 1.500 Motor Listrik VinFast Meluncur
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Bangkok Bank Bawa 37 Investor Thailand, Ada Apa dengan Indonesia?

Selasa, 29 September 2026 - 13:19 WIB

Empat Jalan Tangerang Tuntas, Akses Warga Kembali Lancar

Selasa, 29 September 2026 - 13:10 WIB

Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas

Senin, 28 September 2026 - 09:29 WIB

Indonesia Bidik Investor Data Center, Potensi Listrik Papua 23 GW

Senin, 28 September 2026 - 08:29 WIB

AMDAL Jadi Kunci Proyek Aman, Ini Risiko Jika Diabaikan!

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Fotografer dan Penghulu Memanas Usai Akad, Gara-Gara Posisi Mempelai

Selasa, 13 Okt 2026 - 10:49 WIB

Hukum & Kriminal

Dadang Hartanto Naik Bintang Tiga, Kini Pimpin Polda Metro Jaya

Minggu, 11 Okt 2026 - 12:24 WIB