Ibrahim Sjarief Suami Najwa Shihab Tutup Usia, Dimakamkan di TPU Jeruk Purut

Avatar photo

Rabu, 21 Mei 2025 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendiang Ibrahim Sjarief (kiri) dan ayah dari Najwa Shihab yang penceramah Indonesia, Quraish Shihab (kanan). (Instagram.com / @ahp.id - @quraish.shihab)

Mendiang Ibrahim Sjarief (kiri) dan ayah dari Najwa Shihab yang penceramah Indonesia, Quraish Shihab (kanan). (Instagram.com / @ahp.id - @quraish.shihab)

Metrosiar – Dunia jurnalisme Indonesia berduka atas meninggalnya Ibrahim Sjarief bin Husein Ibrahim Assegaf, suami dari jurnalis ternama Najwa Shihab.

Jenazah almarhum telah dimakamkan di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, pada Rabu (21/5/2025) sekitar pukul 10.30 WIB.

Tokoh Politik Hadir Beri Dukungan

Prosesi pemakaman Ibrahim Sjarief dihadiri sejumlah tokoh politik, termasuk mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan politikus Partai Gerindra Ahmad Riza Patria.

Kehadiran mereka bertujuan untuk mendoakan almarhum sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga Najwa Shihab yang sedang berduka.

Quraish Shihab: “Keluarga Tetap Stabil dan Pasrah”

Ayah Najwa Shihab, Quraish Shihab, yang juga dikenal sebagai penceramah terkemuka di Indonesia, menyampaikan bahwa keluarganya menerima kepergian Ibrahim dengan penuh ketabahan.

Baca juga:  Pejabat Negara Berduka, Erick Thohir dan Menteri Lainnya Melayat ke Rumah Duka Suami Najwa Shihab

“Keluarga tetap stabil, baik, pasrah, legowo. Semua apa yang ditentukan Tuhan, itulah yang terbaik,” ungkap Quraish usai pemakaman.

Meski sedih, ia menegaskan pentingnya menerima takdir Ilahi.

“Hati memang sedih, air mata berlinang, tetapi kita tidak berucap kecuali apa yang dikehendaki oleh Tuhan,” sambungnya.

Ibrahim Sjarief Dikenal sebagai Orang Baik

Quraish Shihab juga memberikan kesaksian tentang kebaikan almarhum semasa hidup.

Ia menyoroti banyaknya orang yang hadir untuk mendoakan Ibrahim sebagai bukti bahwa menantunya itu adalah pribadi yang mulia.

“Kalau tanya saya, saya berkata dia orang baik. Kalau dia bukan orang baik, tidak sebanyak ini orang yang datang berkunjung, mendoakan,” jelasnya.

Baca juga:  Bikin SIM C Kini Lebih Gampang! Mulai 1 Mei 2025, Bisa Lewat HP Tanpa Harus ke SATPAS

Pelajaran dari Ucapan Belasungkawa dalam Islam

Sebagai seorang ulama, Quraish Shihab mengingatkan pentingnya mengucapkan kalimat Innalillahi wa Inna ilaihi Rojiun (Sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya kami kembali) saat menghadapi musibah.

“Ucapan belasungkawa yang paling diajarkan agama (Islam) itu, Innalillahi wa Inna ilaihi Rojiun. Dia (Ibrahim Sjarief) memang milik Allah, wajar kalau dipanggil. Dan kita semua akan kembali kepada-Nya,” ujarnya.

Meski kehilangan mendalam, Quraish mengingatkan setiap jiwa pada akhirnya akan kembali kepada Sang Pencipta.

“Tentu semua orang, pada awalnya tidak akan siap untuk kehilangan, tapi sadar akan menyadari bahwa itu milik Tuhan. Ketika dia dipanggil, ya memang semestinya dipanggil,” tutupnya.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raymundus Bena Beberkan Capaian Ngada di HUT RI ke-81: Dari Pertanian, Pendidikan hingga PSN Naik Liga 3
Saat Warga Ngada Diguncang Gempa, PDIP Turun Tangan: Bantuan Disalurkan, Solidaritas Bergerak hingga Hari Ini
Sambut HUT ke 81 RI, Spanduk Kemerdekaan di UPT Pakuhaji Curi Perhatian Warga
Pengurus PW FRN Banten Silaturahmi ke Polres Cilegon, Jalin Sinergi Kemitraan Media
100 Bendera Merah Putih Dibagikan, Aksi Polsek Pasar Kemis Tuai Apresiasi
Ajak UNDHI Kolaborasi Bupati Tangerang Perluas Jangkauan Beasiswa Tangerang Gemilang
Dari Dapur SPPG, Bantuan Bergerak: Relawan Trikora-Ngedukelu Turun Langsung Bantu Warga Korban Gempa
Serdik Sespimmen Polri Dikreg ke 67 Gelar Studi Audit Organisasi di Polresta Tangerang
Berita ini 20 kali dibaca
Kepergian Ibrahim Sjarief tidak hanya dirasakan oleh keluarga, tetapi juga oleh rekan-rekan di dunia jurnalisme dan masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok yang rendah hati. Prosesi pemakamannya menjadi momen refleksi bagi banyak pihak tentang arti kehidupan dan ketabahan dalam menghadapi ujian.

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:12 WIB

Raymundus Bena Beberkan Capaian Ngada di HUT RI ke-81: Dari Pertanian, Pendidikan hingga PSN Naik Liga 3

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Saat Warga Ngada Diguncang Gempa, PDIP Turun Tangan: Bantuan Disalurkan, Solidaritas Bergerak hingga Hari Ini

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Sambut HUT ke 81 RI, Spanduk Kemerdekaan di UPT Pakuhaji Curi Perhatian Warga

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:25 WIB

Pengurus PW FRN Banten Silaturahmi ke Polres Cilegon, Jalin Sinergi Kemitraan Media

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Ajak UNDHI Kolaborasi Bupati Tangerang Perluas Jangkauan Beasiswa Tangerang Gemilang

Berita Terbaru