Metrosiar – Tak terasa jika hari ini Sabtu (15/3/2025), kita sudah memasuki puasa di hari yang ke-14.
Dan besok Minggu (16/3/2025) sudah masuk Malam Qunutan atau hari ke -15 hari berpuasa di bulan. Ramadan, istilah ini sangat kental sekali di kampung-kampung dan pedesaan juga di kota-kota.
Tradisi Qunutan biasanya dibarengi dengan makan bareng bersama keluarga,jemaah di mesjid dan di surau – surau atau mushola dengan ciri khasnya ketupat beserta sayurnya dan juga lauk pauknya sebagai wujud syukur dapat berpuasa selama 15 hari penuh.
Dengan tetap berdoa dan berharap, mudah-mudahan puasanya di hari-hari berikutnya pun terus diberikan kemudahan dan kelancaran.
Saat menjankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan ini, kita akan melaksanakan beragam amalan ibadah.
Salah satu yang paling ditunggu oleh umat muslim di bulan suci Ramadhan ini adalah malam Lailatul Qadar.
Nuzulul Quran merupakan salah satu malam istimewa dalam bulan Ramadan.
Malam ini diperingati peristiwa turunnya wahyu pertama dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.
Karena kemuliaannya, umat Islam banyak yang ber’itikaf di Mesjid-mesjid dengan menghidupkan malam ini dengan berbagai ibadah, seperti membaca Al-Quran, berzikir, dan mendirikan shalat malam.
Di tahun 2025 ini, Nuzulul Quran diperingati pada Senin, 17 Maret atau bertepatan dengan 17 Ramadan 1446 Hijriah.
Momen ini menjadi pengingat akan pentingnya Al-Quran sebagai pedoman hidup bagi umat Islam.
Malam Penuh Kemuliaan
Nuzulul Quran diyakini memiliki keutamaan luar biasa. Berdasarkan QS. Al-Qadr ayat 3, malam ini disebut lebih baik dari seribu bulan.
Artinya, ibadah yang dilakukan pada malam ini memiliki nilai yang lebih besar dibandingkan dengan ibadah selama seribu bulan atau sekitar 83 tahun.
Selain itu, malam ini juga menjadi kesempatan untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT.
Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari, Rasulullah SAW bersabda, siapa pun yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.
Keberkahan malam Nuzulul Quran juga disebutkan dalam QS. Al-Dukhan: 3, “Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi.”
Di malam ini, banyak malaikat turun ke bumi membawa kesejahteraan bagi mereka yang beribadah, sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al-Qadr [97]: 5.
Keutamaan lain dari malam ini adalah pencatatan takdir tahunan.
QS. Al-Dukhan: 4 menyebutkan, pada malam ini ditetapkan segala urusan yang penuh hikmah, termasuk rezeki, hidup, mati, serta ketentuan lainnya bagi setiap manusia.
Selain Al-Quran, sejumlah kitab suci lainnya juga diturunkan pada bulan Ramadan.(*)
Editor : Tim Metrosiar
Sumber Berita: Kompas










