Metrosiar – Tempat wisata religi Sumur Sentul yang terletak di Kampung Santri, Desa Klebet, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Banten, menjadi salah satu tujuan favorit masyarakat untuk wisata religi saat libur Idulfitri 2025.
Meski harus berjalan kaki sejauh 200 meter dari jalan utama, antusiasme masyarakat tak surut untuk mengunjungi tapak tilas ulama Banten tersebut.

Sayangnya, fasilitas penunjang di lokasi tersebut masih jauh dari kata layak.
Area parkir seadanya dan kondisi lingkungan yang terlihat kumuh menjadi sorotan para pengunjung.
Salah satu peziarah, Salbiyah (35) asal Sepatan, mengungkapkan bahwa ini adalah kali pertama ia berkunjung ke Sumur Sentul bersama keluarganya.
“Tempat ini punya nilai sejarah dan spiritual yang tinggi, sayangnya kurang dikelola dengan baik. Padahal suasananya asri, di tengah perkampungan yang dikelilingi sawah,” ucapnya.
Ia berharap ke depan pemerintah daerah bisa lebih serius memperhatikan potensi wisata religi tersebut.
“Kalau dikelola dengan benar, tempat ini bisa jadi destinasi wisata yang bernilai ekonomi dan budaya,” tambahnya.
Pengelola Sumur Sentul, Suwanta (80), menyampaikan sejak hari pertama Lebaran, peziarah berdatangan dari berbagai daerah.
“Banyak yang datang dari luar Tangerang, seperti Jakarta, Lampung, dan Palembang. Selain ziarah, mereka juga mandi di sumur untuk mencari keberkahan,” jelasnya.
Menurut Suwanta, tradisi mandi di Sumur Sentul dipercaya bisa membawa berkah dan mengabulkan hajat.
Ia berharap perhatian dari pemerintah bisa membantu memperbaiki sarana dan prasarana yang ada agar pengunjung merasa lebih nyaman.(*)
Editor : Ahmad
Sumber Berita: Media Siber










