Serang, Metrosiar — Menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026, Polda Banten menggelar silaturahmi sekaligus diskusi strategis bersama insan media di Aula Bidhumas Polda Banten, Kamis (20/11/2025). Pertemuan ini menjadi ruang komunikasi terbuka antara kepolisian dan pers untuk memperkuat kolaborasi menghadapi potensi gangguan akhir tahun.
Plh Kabidhumas Polda Banten, AKBP Meryadi, menegaskan bahwa media memegang peran vital dalam penyampaian informasi publik. Ia menyebut media bukan hanya penyampai kabar, tetapi juga pengarah perilaku masyarakat melalui konten informasi, edukasi, hingga hiburan.
“Sinergi kita harus semakin kuat. Kolaborasi ini penting untuk memastikan informasi publik tersampaikan dengan cepat dan tepat,” ujar Meryadi.
Potensi Gangguan di Momen Nataru Jadi Sorotan
Meryadi memaparkan bahwa berbagai potensi gangguan diprediksi muncul menjelang Nataru, baik akibat cuaca ekstrem maupun situasi kamtibmas yang sifatnya insidental dan sulit diprediksi. Karena itu, Polda Banten membuka ruang dialog agar media dapat memberikan masukan sekaligus menyamakan langkah dalam strategi komunikasi publik.
“Selain belanja masalah dari rekan media, kita ingin mencari solusi bersama agar informasi ke masyarakat lebih efektif,” tambahnya.
Masukan Wartawan: Humas Perlu Lebih Responsif
Dalam forum itu, perwakilan wartawan Radar Banten, Fahmi, menyampaikan sejumlah evaluasi terkait optimalisasi peran kehumasan. Ia menilai hubungan kerja lapangan masih perlu ditingkatkan, terutama soal penyediaan informasi yang cepat dan lengkap.
“Kami di lapangan sering mencari informasi sendiri. Idealnya, setiap pengungkapan kasus dilengkapi foto dan video agar publik mendapatkan gambaran yang utuh,” ujarnya.
Bangun Sinergi Menjelang Akhir Tahun
Forum berjalan hangat dan terbuka. Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat koordinasi antara Polda Banten dan insan pers, agar informasi publik menjelang Nataru tersampaikan lebih efektif, akurat, dan berimbang.










