Membidik Penyelenggara Bukan Investor, Gunawan: Praktisi Humas di Pemerintah Harus Menjalankan Kaidah Kehumasan

Sabtu, 1 Februari 2025 - 23:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunawan Raharjo, Praktisi Komunikasi & Praktisi Kebijakan Publik. (Foto: Luky/Metrosiar)

Gunawan Raharjo, Praktisi Komunikasi & Praktisi Kebijakan Publik. (Foto: Luky/Metrosiar)

Metrosiar – Jakarta, Perspektif IDN menyelenggarakan diskusi publik dengan tema “Membidik penyelenggara bukan Investor” di Hotel Akmani Jakarta, yang dihadiri oleh mahasiswa, masyarakat dan praktisi agraria, (1/2/25).

Diskusi publik ini membahas mengenai isu yang saat ini sedang beredar terkait kasus pemagaran laut di wilayah Tangerang Utara, Kabupaten Tangerang, Banten, yang dianggap merugikan banyak pihak terkhusus masyarakat pesisir yang bermata pencaharian sebagai nelayan.

Gunawan Raharjo memberikan pemaparan diskusi.  (Foto: Luky/Metrosiar)

Gunawan Raharjo, Praktisi Komunikasi & Praktisi Kebijakan Publik memberikan pandangannya terkait tema bahasan yang diselenggarakan.

Menurutnya, pemerintah terkhusus praktisi komunikasi kehumasan di pemerintah pusat dan daerah seharusnya menjunjung tinggi kaidah kehumasan yang didalamnya ada unsur jujur dan keterbukaan.

Baca Juga :  Chaos di Australia Demo Tolak Kunjungan Presiden Israel

“Saya memberikan saran kepada temen-temen kehumasan di pemerintahan baik pusat maupun daerah, jalankan kaidah kehumasan, salah satu diantaranya jujur dan keterbukaan,” ungkapnya.

“Jika memang ditemukan adanya kesalahan dalam sistem akui kesalahan tersebut kepada publik dan jelaskan permasalahan nya serta langkah langkah penyelesaian secara clean & clear” lanjutnya

Pernyataan tersebut diungkapkan karena didasari tidak adanya keterbukaan di dalam tubuh kementerian ATR/BPN, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid baru saja mencopot 6 pejabat di jajaran ATR/BPN Kabupaten Tangerang karena kasus pemagaran laut yang sedang terjadi hingga saat ini.

Baca Juga :  Harapan Netizen, Patrick Kluivert Bawa Sepak Bola Indonesia ke Pentas Dunia
Foto bersama Narasumber dengan peserta. (Luky/Metrosiar)

“6 pejabat di jajaran ATR/BPN Kabupaten Tangerang dicopot oleh Pak Nusron, tapi tidak ada informasi kejelasan siapa 6 pejabat tersebut dan apa keterlibatan nya di dalam kasus pemagaran laut ini” tutupnya.

Kasus pemagaran laut saat ini masih bergulir, melansir laporan terkini, TNI AL bersama instansi terkait dan nelayan telah membongkar pagar laut sepanjang 18,7 km per Senin (27/01). Kini pagar laut yang belum dibongkar tersisa 11,46 km dari total keseluruhan 30,16 km.(*)

Berita Terkait

PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Raih Peringkat Beyond Compliance Pada Ajang Pengelolaan Lingkungan PROPER 2025
Perpanjang Pajak Kendaraan Tanpa Harus Melampirkan KTP Pemilik Pertama
35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali
Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi
Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap
Ngada Mulai Dilirik! Dewi Cokorda Sentil Peluang Investasi Pariwisata
Lahan 1 Hektare Digarap! Polda Banten Tancap Gas Tanam Jagung
Camat Kemiri Rudi Hadikarsono Resmi Dilantik sebagai PPATS di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:04 WIB

PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Raih Peringkat Beyond Compliance Pada Ajang Pengelolaan Lingkungan PROPER 2025

Rabu, 15 April 2026 - 10:40 WIB

Perpanjang Pajak Kendaraan Tanpa Harus Melampirkan KTP Pemilik Pertama

Rabu, 15 April 2026 - 07:27 WIB

35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali

Rabu, 15 April 2026 - 06:50 WIB

Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi

Rabu, 15 April 2026 - 00:41 WIB

Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap

Berita Terbaru

Sertu Warno bersama pekerja bangunan saat proses pemasangan bata ringan (hebel) dalam program perbaikan rumah tidak layak huni milik Ibu Asih di Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

Daerah

35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali

Rabu, 15 Apr 2026 - 07:27 WIB