Serang, Metrosiar — Kapolda Banten Irjen Pol Hengki memimpin langsung Apel Besar Bhabinkamtibmas Tahun 2025 yang berlangsung di Lapangan Apel Polda Banten, Rabu (29/10/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, para Pejabat Utama Polda Banten, serta seluruh Kapolres dan Kasat Binmas jajaran. Suasana apel berlangsung khidmat dengan nuansa semangat pengabdian yang tinggi.
Apel besar ini menjadi momentum penting bagi jajaran Bhabinkamtibmas untuk memperkuat komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tingkat desa dan kelurahan, sekaligus mempertegas peran mereka sebagai garda terdepan Polri di tengah masyarakat.
Bhabinkamtibmas: Ujung Tombak Polri di Lapangan
Dalam amanatnya, Kapolda Banten menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas memiliki posisi strategis sebagai wajah dan ujung tombak Polri di lapangan.
“Rekan-rekan adalah representasi langsung institusi Polri di tengah masyarakat. Peran Bhabinkamtibmas sangat vital dalam mendeteksi potensi gangguan kamtibmas, menyelesaikan konflik sosial, serta memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat,” tegas Irjen Hengki.
Ia menambahkan, profesionalisme, empati, dan kemampuan problem solving menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap Polri, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Dorong Transformasi Digital dan Respons Cepat
Kapolda juga menyoroti pentingnya penguatan transformasi digital Polri, khususnya dalam sistem pelaporan berbasis teknologi.
“Manfaatkan aplikasi Binmas Online System (BOS V2) untuk mempercepat pelaporan kegiatan secara real time. Sistem ini membantu pimpinan dalam memantau kegiatan di lapangan sekaligus menampung aspirasi masyarakat secara langsung,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pemanfaatan teknologi bukan sekadar inovasi administratif, melainkan bagian dari komitmen Polri menuju institusi yang prediktif, responsif, dan transparan dalam pelayanan publik.
Delapan Penekanan Kapolda Banten
Dalam arahannya, Kapolda memberikan delapan poin penekanan penting bagi seluruh personel Bhabinkamtibmas:
-
Menjadi tolok ukur kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
-
Tampil berwibawa, rapi, dan humanis, karena penampilan mencerminkan kehormatan institusi.
-
Perkuat wawasan dan pemahaman pedoman tugas, agar mampu bertindak cepat dan tepat.
-
Kuasai wilayah binaan, pahami karakter masyarakat, dan lakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.
-
Laporan kegiatan harus disampaikan berjenjang dan tepat waktu.
-
Pimpinan wajib melakukan pengawasan langsung dan evaluasi berkala.
-
Jadi motor penggerak program pemerintah di tingkat bawah, seperti ketahanan pangan, makan bergizi gratis, dan gerakan pangan murah.
-
Ikuti dinamika sosial dan isu terkini agar dapat memberikan solusi yang bijak dan kontekstual bagi masyarakat.
Meneguhkan Komitmen Bersama
Di akhir sambutannya, Kapolda Banten mengajak seluruh peserta apel untuk menjadikan kegiatan ini sebagai wahana memperkuat soliditas dan semangat pengabdian.
“Mari jadikan Apel Besar Bhabinkamtibmas ini sebagai momentum memperkuat tekad mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polda Banten. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatan kepada kita semua dalam menjalankan tugas,” pungkas Irjen Hengki.
Apel Besar Bhabinkamtibmas 2025 ini menjadi simbol kesatuan semangat jajaran Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih humanis, adaptif, dan berintegritas di era digital.











