Geger! Pameran Seni Lukis Karya Cipta Yos Suprapto Dibatalkan

Senin, 30 Desember 2024 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrosiar — Belakangan ini dunia seni rupa Indonesia dihebohkan dengan adanya pembatalan pameran tunggal perupa Yos Suprapto di Galeri Nasional, Jakarta. Pameran yang dijadwalkan akan digelar dari 20 Desember 2024 hingga 19 Januari 2025 itu dibatalkan dengan alasan sejumlah karya dinilai vulgar dan berisi caci maki, sehingga dianggap tidak sesuai dengan tema yang ditetapkan oleh kurator, Suwarno Wisetrotomo.

Galeri Nasional Indonesia (GNI) membatalkan pameran tunggal bertajuk “Kebangkitan: Tanah Untuk Kedaulatan Pangan” tersebut di Gedung A Galeri Nasional hanya beberapa menit sebelum acara pembukaan pada Kamis malam, 19 Desember 2024.

Menurut Yos, pembatalan ini dipicu oleh permintaan Suwarno untuk menurunkan lima dari 30 lukisannya, permintaan yang ditolaknya. Kelima karya itu berkaitan dengan salah satu tokoh di Indonesia. Yos menyatakan bahwa jika lima lukisan tersebut tidak dapat dipamerkan, ia lebih memilih membatalkan pameran secara keseluruhan dan membawa pulang seluruh karyanya ke Yogyakarta.

“Saya tidak mau lagi berurusan dengan Galeri Nasional dan Kementerian Kebudayaan,” tegas Yos dalam pernyataannya.

Di sisi lain, Suwarno Wisetrotomo memutuskan mundur sebagai kurator pameran karena perbedaan pandangan terkait lima karya tersebut. Menurut Suwarno, dua dari lima lukisan itu menggambarkan opini Yos tentang praktik kekuasaan, yang menurutnya tidak sejalan dengan tema kuratorial. Ia berpendapat bahwa karya tersebut berpotensi mengaburkan pesan utama yang ingin disampaikan melalui tema pameran.

Baca Juga :  PELNI Buka Pendaftaran Program Tiket Gratis Lebaran 2025 Secara Online, Ini Linknya

“Dua karya tersebut ‘terdengar’ seperti makian semata, terlalu vulgar, sehingga kehilangan metafora, yang merupakan salah satu kekuatan seni dalam menyampaikan perspektifnya,” katanya.

Peran Pemilik Galeri dan Kurator dalam Pameran Seni

Kurator adalah sosok kunci dalam penyelenggaraan pameran seni.

Dikutip dari monayoussefgallery.com, tugas utamanya mencakup pemilihan karya seni, pengaturan tata letak karya, serta penyediaan informasi penting bagi seniman terkait pengiriman dan dokumentasi yang diperlukan. Selain itu, kurator juga bertanggung jawab untuk menulis label karya, tema pameran, katalog, dan konten pendukung lainnya. Biasanya, seorang kurator memiliki latar belakang akademis dalam seni atau sejarah seni, bahkan hingga tingkat pascasarjana, seperti gelar master.

Kurator dapat bekerja dalam berbagai kapasitas: sebagai staf tetap, direktur administratif, atau pekerja lepas. Mereka kerap memberikan ceramah publik, menerbitkan artikel, serta memiliki wawasan mendalam tentang pasar koleksi seni terkini. Pengetahuan mereka juga mencakup hukum dan etika yang terkait dengan pengelolaan koleksi seni.

Baca Juga :  19 ribu Narapidana Akan diberikan Amnesti, Diumumkan Sebelum Lebaran ujar Menkum

Sementara galleris, atau pemilik galeri, memiliki peran penting dalam dunia seni dengan fokus utama pada pemilihan seniman dan memberikan perhatian personal terhadap kebutuhan serta keinginan mereka. Tidak seperti pelaku seni lain yang berorientasi pada rotasi cepat proyek dan objek seni, seorang gallerist lebih terlibat secara mendalam dengan seniman yang mereka wakili. Contohnya, Sean Kelly, seorang gallerist ternama dari Chelsea, dikenal karena membangun hubungan yang erat dan suportif dengan para seniman di bawah naungannya.

Tugas utama pemilik galeri adalah mewakili dan mempromosikan seniman di pasar seni primer. Mereka menyediakan ruang pameran, baik fisik maupun daring, untuk memperkenalkan karya seniman kepada kolektor, kurator, dan penyelenggara seni. Selain itu, mereka juga sering mengatur penampilan seniman di pameran internasional. Sebagai bagian dari perannya, seorang gallerist juga bertindak layaknya kurator, dengan tanggung jawab meliputi pengaturan tata letak pameran, pengelolaan dokumentasi, hingga memberikan informasi yang diperlukan terkait pengiriman karya.

Penulis : Asmara'65

Sumber Berita: TEMPO.CO

Berita Terkait

Disdukcapil Kab Tangerang Jemput Bola Warga Merasa Puas. 
Rotasi Danramil Tigaraksa: Dua Perwira Berganti, Misi Baru Dimulai
Vape Dianggap Aman? Ini Fakta Mengejutkan dari Seminar Anti-Vape di Pesantren
Perpanjang Pajak Kendaraan Tanpa Harus Melampirkan KTP Pemilik Pertama
Gelora Panaskan Mesin 2029, Program Rahasia DPD Mulai Digeber!
Alarm Bahaya! Harga Minyak Bisa Guncang Ekonomi Indonesia
Lurah Kutabaru Monitoring Langsung Kegiatan Imunisasi Campak di Posyandu
Lebaran Betawi 2026 lebih beda, Semua Orang Bakal Berkumpul di Lapangan Banteng.
Berita ini 45 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:26 WIB

Disdukcapil Kab Tangerang Jemput Bola Warga Merasa Puas. 

Minggu, 19 April 2026 - 23:01 WIB

Rotasi Danramil Tigaraksa: Dua Perwira Berganti, Misi Baru Dimulai

Jumat, 17 April 2026 - 17:25 WIB

Vape Dianggap Aman? Ini Fakta Mengejutkan dari Seminar Anti-Vape di Pesantren

Rabu, 15 April 2026 - 10:40 WIB

Perpanjang Pajak Kendaraan Tanpa Harus Melampirkan KTP Pemilik Pertama

Senin, 6 April 2026 - 09:02 WIB

Gelora Panaskan Mesin 2029, Program Rahasia DPD Mulai Digeber!

Berita Terbaru

Foto1

Daerah

Home Prospek Nine Stars Buka Peluang Sehat dan Cuan

Senin, 20 Apr 2026 - 17:19 WIB

Daerah

Camat Pasar Kemis Mimpin kerja Bakti Di Sukamanti

Senin, 20 Apr 2026 - 00:53 WIB