Metrosiar – Kapolres Nagekeo, AKBP Andrey Valentino, saat ini telah dipindahtugaskan dengan menjabat sebagai Kapolres Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur.
Sementara itu, AKBP Rachmad Muchamad Salihi, yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kapolres Ngada, kini resmi menduduki posisi Kapolres Nagekeo.
Terkait dengan Kapolres Ngada sebelumnya, AKBP Fajar, yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus narkoba dan asusila oleh Mabes Polri, proses hukum terkait pelanggaran kode etiknya sedang berlangsung.
AKBP Fajar sudah ditahan dan setelah proses pelanggaran kode etik selesai, ia akan dipindahkan ke Polda NTT untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus narkoba dan asusila yang sedang dituduhkan kepadanya.
Dalam pernyataannya, Kapolres Ngada yang baru, AKBP Andrey Valentino, mengungkapkan kasus yang melibatkan AKBP Fajar menimbulkan reaksi negatif dari masyarakat terhadap Polri.
Tetapi ia menilai meskipun ada tanggapan negatif, hal tersebut masih dalam batas wajar.
“Kemarahan masyarakat terhadap Polri saya terima itu sebagai kaca benggala untuk introspeksi diri,” ujarnya.(*)










