Banjir Rendam Mega Mall Bekasi, Pedagang Berjuang Selamatkan Dagangan

Selasa, 4 Maret 2025 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir merendam Mega Mall di Bekasi, Jawa Barat, para pedagang kewalahan selamatkan barang dagangannya, kini evakuasi masih berlangsung. (Istimewa)

Banjir merendam Mega Mall di Bekasi, Jawa Barat, para pedagang kewalahan selamatkan barang dagangannya, kini evakuasi masih berlangsung. (Istimewa)

Metrosiar – Sejak pagi, pusat perbelanjaan Mega Mall di Bekasi, Jawa Barat, terendam banjir.

Para pedagang masih berusaha menyelamatkan barang dagangan mereka hingga sore hari.

Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa pedagang keluar masuk gedung melalui satu-satunya akses yang dibuka, yakni pintu Walet.

Dengan kondisi tubuh basah kuyup, mereka mengangkut barang dagangan seadanya menggunakan ember, plastik kresek, dan troli.

Banyak barang yang berhasil diselamatkan dalam keadaan basah dan tidak tertata rapi.

Kesaksian Pedagang yang Terkena Dampak

Sri, seorang penjaga toko busana muslim, hanya bisa menyelamatkan sebagian kecil barang dagangannya karena air masuk secara tiba-tiba dan cepat.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Tegaskan Penanganan Siswa Nakal Harus Sesuai Aturan Hukum, Kenapa Harus Ngarang?

Ia yang saat itu sedang berjaga bersama rekannya tidak mampu menahan derasnya arus air.

“Basah semua barang pajangan. Ada yang hanyut, sebagian bisa diselamatkan, sebagian lagi tidak. Barang seperti patung dan rak tidak bisa kami selamatkan. Kalau stok barang baru, tadi sempat kami coba amankan,” ujar Sri.

Toko tempat Sri bekerja berada di lantai dasar, yang menjadi area utama terendam banjir. Ia dan rekannya hanya bisa duduk di selasar pusat perbelanjaan setelah berjuang menyelamatkan barang.

Baca Juga :  Polres Jakbar Amankan Sopir Nakal Penggelap 15 Ton Beras Premium, AKP Dimitri Mahendra sebut Pelaku Diamankan di Balaraja

“Sekitar jam sembilan pagi air mulai masuk. Kami saat itu baru bersiap membuka toko. Awalnya tidak sadar, sampai ada pedagang lain yang berteriak banjir,” ungkapnya.

Sri mengaku panik karena tidak menyangka akan menghadapi banjir besar saat hanya berdua menjaga toko.

“Nggak kebayang bakal banjir. Panik banget, apalagi kami cuma berdua, sedangkan toko itu panjang dan harus dibereskan semuanya,” tambahnya.

Banjir yang terjadi secara tiba-tiba ini menghambat aktivitas perdagangan dan menyebabkan kerugian bagi banyak pedagang. Hingga kini, proses evakuasi barang masih terus berlangsung.(*)

Berita Terkait

PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Raih Peringkat Beyond Compliance Pada Ajang Pengelolaan Lingkungan PROPER 2025
Perpanjang Pajak Kendaraan Tanpa Harus Melampirkan KTP Pemilik Pertama
35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali
Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi
Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap
Ngada Mulai Dilirik! Dewi Cokorda Sentil Peluang Investasi Pariwisata
Lahan 1 Hektare Digarap! Polda Banten Tancap Gas Tanam Jagung
Camat Kemiri Rudi Hadikarsono Resmi Dilantik sebagai PPATS di Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:04 WIB

PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Raih Peringkat Beyond Compliance Pada Ajang Pengelolaan Lingkungan PROPER 2025

Rabu, 15 April 2026 - 10:40 WIB

Perpanjang Pajak Kendaraan Tanpa Harus Melampirkan KTP Pemilik Pertama

Rabu, 15 April 2026 - 07:27 WIB

35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali

Rabu, 15 April 2026 - 06:50 WIB

Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi

Rabu, 15 April 2026 - 00:41 WIB

Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap

Berita Terbaru

Sertu Warno bersama pekerja bangunan saat proses pemasangan bata ringan (hebel) dalam program perbaikan rumah tidak layak huni milik Ibu Asih di Desa Patrasana, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.

Daerah

35% Rampung! Rumah Nyaris Ambruk Ini Kini Bangkit Kembali

Rabu, 15 Apr 2026 - 07:27 WIB