Bajawa.Metrosiar- Di tengah upaya pemulihan pascagempa yang masih berlangsung, Bupati Ngada Raymundus Bena kembali turun langsung menjangkau warga terdampak.
Tidak hanya menyambangi satu wilayah, Bupati bersama rombongan bergerak dari Desa Alowulan, Kecamatan Bajawa Utara, hingga Desa Ize, Kecamatan Wolomeze, Kamis (20/8/2026), untuk memastikan bantuan darurat benar-benar sampai ke tangan masyarakat.
Sebanyak 89 paket bantuan darurat disalurkan kepada 89 kepala keluarga (KK) di dua desa tersebut. Rinciannya, 64 paket bantuan untuk 64 KK di Desa Alowulan dan 25 paket bantuan untuk 25 KK di Desa Ize.

Di Desa Alowulan, Bupati Raymundus Bena didampingi Anggota DPRD Kabupaten Ngada dari Fraksi NasDem, Kristoforus Mbora, menyerahkan langsung bantuan kepada warga yang terdampak bencana gempa bumi.
Kehadiran langsung Bupati di tengah warga menjadi bukti bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam menghadapi dampak bencana yang masih dirasakan masyarakat. Bantuan darurat tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga dalam masa pemulihan.

Usai dari Alowulan, Bupati Ray Bena bersama rombongan kembali bergerak menuju Desa Ize, Kecamatan Wolomeze. Di wilayah tersebut, sebanyak 25 kepala keluarga menerima paket bantuan darurat.
Penyaluran bantuan di dua wilayah berbeda dalam satu hari ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Ngada untuk terus hadir dan bergerak menjangkau masyarakat terdampak, termasuk warga di wilayah yang membutuhkan perhatian segera.
Pemerintah Kabupaten Ngada juga terus melakukan pendataan serta penanganan terhadap dampak gempa bumi, sembari memastikan distribusi bantuan dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran.

Dengan tambahan penyaluran bantuan di Desa Alowulan dan Desa Ize, total 89 KK menerima bantuan darurat pada Kamis (20/8/2026).
Pemkab Ngada menegaskan, penanganan terhadap warga terdampak tidak berhenti pada penyaluran bantuan hari ini. Pemerintah akan terus mendampingi masyarakat selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana, terutama bagi warga yang mengalami dampak paling besar.
Bupati Ray Bena kembali membuktikan, ketika warga membutuhkan, pemerintah harus hadir dan turun langsung ke lapangan.*










